Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang  




Senin 25 Juni 2018

01:59 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
@prfmnews

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
PRFMNewsChannel

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumat 17 Februari 2017, 18:47 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang




Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, tim Unit Sosial Respon (USR) yang saat ini berjumlah 20 orang dirasa masih kurang efektif untuk menangani para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalanan.

"Idealnya petugas USR itu harusnya 100 orang dibagi perkecamatan 5 orang, nanti kurangnya ditambah dari Dinsos," ucap Tono saat on air di 107,5 PRFM, Jumat (17/2/2017).

Perlunya penambahan petugas ini karena pihaknya sering menerima laporan terkait banyaknya para PMKS seperti pengamen dan pengemis yang kerap meresahkan masyarakat. Tono menyebut ada 15 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

"Banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh mereka, oleh karena itu kita membagi kedalam tiga tim, mereka (USR) bekerja 24 jam untuk sigap menangani PMKS di jalanan Kota Bandung," tuturnya.

Selain itu, menurutnya untuk mengurangi PMKS juga perlu adanya penegasan peraturan daerah yang mendenda masyarakat jika terbukti memberi sejumlah uang kepada mereka.

"Selama ini mereka terus ada di jalanan karena diberi uang, jadi kita akan tegaskan sanksi bagi masyrakat yang terbukti memberi mereka uang, kita akan tempat petugas untuk memantau, untuk besaran sanksinya akan kita koordinasikan dulu dengan dewan," tandasnya.



Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

BERITA TERKAIT


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
 

BERITA PILIHAN


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

BERITA LAINNYA

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Program Carpooling, Jemput Anak Sekolah Via Aplikasi
Minggu 24 Juni 2018


Melenceng dari Tujuan Awal, Dishub Evaluasi CFD dan CFN
Minggu 24 Juni 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang PPDB 2018 Jalur Prestasi, Uji Kompetensi dan Perhitungan Skor Akhir
Minggu 24 Juni 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Aksi Pura-Pura Neymar yang Memicu Perdebatan
Minggu 24 Juni 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Ada Sanksi Pidana Bagi Pelaku Kampanye di Masa Tenang
Minggu 24 Juni 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Panwaslu Kabupaten Bandung Bersihkan Alat Peraga Kampanye
Minggu 24 Juni 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Antrean Online Permohonan Paspor Dibuka Kembali 24 Juni 2018
Sabtu 23 Juni 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

 

BERITA TERKAIT

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumat 17 Februari 2017, 18:47 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, tim Unit Sosial Respon (USR) yang saat ini berjumlah 20 orang dirasa masih kurang efektif untuk menangani para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalanan.

"Idealnya petugas USR itu harusnya 100 orang dibagi perkecamatan 5 orang, nanti kurangnya ditambah dari Dinsos," ucap Tono saat on air di 107,5 PRFM, Jumat (17/2/2017).

Perlunya penambahan petugas ini karena pihaknya sering menerima laporan terkait banyaknya para PMKS seperti pengamen dan pengemis yang kerap meresahkan masyarakat. Tono menyebut ada 15 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

"Banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh mereka, oleh karena itu kita membagi kedalam tiga tim, mereka (USR) bekerja 24 jam untuk sigap menangani PMKS di jalanan Kota Bandung," tuturnya.

Selain itu, menurutnya untuk mengurangi PMKS juga perlu adanya penegasan peraturan daerah yang mendenda masyarakat jika terbukti memberi sejumlah uang kepada mereka.

"Selama ini mereka terus ada di jalanan karena diberi uang, jadi kita akan tegaskan sanksi bagi masyrakat yang terbukti memberi mereka uang, kita akan tempat petugas untuk memantau, untuk besaran sanksinya akan kita koordinasikan dulu dengan dewan," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Aksi Pura-Pura Neymar yang Memicu Perdebatan
Minggu 24 Juni 2018
Piala Dunia 2018


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang