Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang  




Senin 28 Mei 2018

06:40 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
@prfmnews

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
PRFMNewsChannel

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumat 17 Februari 2017, 18:47 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang




Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, tim Unit Sosial Respon (USR) yang saat ini berjumlah 20 orang dirasa masih kurang efektif untuk menangani para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalanan.

"Idealnya petugas USR itu harusnya 100 orang dibagi perkecamatan 5 orang, nanti kurangnya ditambah dari Dinsos," ucap Tono saat on air di 107,5 PRFM, Jumat (17/2/2017).

Perlunya penambahan petugas ini karena pihaknya sering menerima laporan terkait banyaknya para PMKS seperti pengamen dan pengemis yang kerap meresahkan masyarakat. Tono menyebut ada 15 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

"Banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh mereka, oleh karena itu kita membagi kedalam tiga tim, mereka (USR) bekerja 24 jam untuk sigap menangani PMKS di jalanan Kota Bandung," tuturnya.

Selain itu, menurutnya untuk mengurangi PMKS juga perlu adanya penegasan peraturan daerah yang mendenda masyarakat jika terbukti memberi sejumlah uang kepada mereka.

"Selama ini mereka terus ada di jalanan karena diberi uang, jadi kita akan tegaskan sanksi bagi masyrakat yang terbukti memberi mereka uang, kita akan tempat petugas untuk memantau, untuk besaran sanksinya akan kita koordinasikan dulu dengan dewan," tandasnya.



Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

BERITA TERKAIT


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
 

BERITA PILIHAN


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

BERITA LAINNYA

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jalan Tol Fungsional Ditargetkan Bisa Digunakan Paling Lambat H-10 Lebaran
Senin 28 Mei 2018


Tahan Imbang Bali United, Persib Masih Tertahan di Papan Tengah
Minggu 27 Mei 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang HT: Persib Tahan Imbang Bali United 0-0
Minggu 27 Mei 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Oded Hadiri Launching Warwaman Buatan Warga Bandung
Minggu 27 Mei 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Zulkifli Hasan Kunjungi Posko Pemenangan Nuruli
Minggu 27 Mei 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Ini Starting XI Persib Kontra Bali United
Minggu 27 Mei 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang ASYIKpreneur Gelar Workshop Kewirausahaan di Sukabumi
Minggu 27 Mei 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

 

BERITA TERKAIT

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumat 17 Februari 2017, 18:47 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, tim Unit Sosial Respon (USR) yang saat ini berjumlah 20 orang dirasa masih kurang efektif untuk menangani para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalanan.

"Idealnya petugas USR itu harusnya 100 orang dibagi perkecamatan 5 orang, nanti kurangnya ditambah dari Dinsos," ucap Tono saat on air di 107,5 PRFM, Jumat (17/2/2017).

Perlunya penambahan petugas ini karena pihaknya sering menerima laporan terkait banyaknya para PMKS seperti pengamen dan pengemis yang kerap meresahkan masyarakat. Tono menyebut ada 15 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

"Banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh mereka, oleh karena itu kita membagi kedalam tiga tim, mereka (USR) bekerja 24 jam untuk sigap menangani PMKS di jalanan Kota Bandung," tuturnya.

Selain itu, menurutnya untuk mengurangi PMKS juga perlu adanya penegasan peraturan daerah yang mendenda masyarakat jika terbukti memberi sejumlah uang kepada mereka.

"Selama ini mereka terus ada di jalanan karena diberi uang, jadi kita akan tegaskan sanksi bagi masyrakat yang terbukti memberi mereka uang, kita akan tempat petugas untuk memantau, untuk besaran sanksinya akan kita koordinasikan dulu dengan dewan," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

HT: Persib Tahan Imbang Bali United 0-0
Minggu 27 Mei 2018
PERSIB


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Oded Hadiri Launching Warwaman Buatan Warga Bandung
Minggu 27 Mei 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Zulkifli Hasan Kunjungi Posko Pemenangan Nuruli
Minggu 27 Mei 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang