Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang  




Sabtu 20 Januari 2018

04:26 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
@prfmnews

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
PRFMNewsChannel

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumat 17 Februari 2017, 18:47 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang




Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, tim Unit Sosial Respon (USR) yang saat ini berjumlah 20 orang dirasa masih kurang efektif untuk menangani para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalanan.

"Idealnya petugas USR itu harusnya 100 orang dibagi perkecamatan 5 orang, nanti kurangnya ditambah dari Dinsos," ucap Tono saat on air di 107,5 PRFM, Jumat (17/2/2017).

Perlunya penambahan petugas ini karena pihaknya sering menerima laporan terkait banyaknya para PMKS seperti pengamen dan pengemis yang kerap meresahkan masyarakat. Tono menyebut ada 15 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

"Banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh mereka, oleh karena itu kita membagi kedalam tiga tim, mereka (USR) bekerja 24 jam untuk sigap menangani PMKS di jalanan Kota Bandung," tuturnya.

Selain itu, menurutnya untuk mengurangi PMKS juga perlu adanya penegasan peraturan daerah yang mendenda masyarakat jika terbukti memberi sejumlah uang kepada mereka.

"Selama ini mereka terus ada di jalanan karena diberi uang, jadi kita akan tegaskan sanksi bagi masyrakat yang terbukti memberi mereka uang, kita akan tempat petugas untuk memantau, untuk besaran sanksinya akan kita koordinasikan dulu dengan dewan," tandasnya.



Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

BERITA TERKAIT


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
 

BERITA PILIHAN


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

BERITA LAINNYA

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Balong Gede Mulai Ditata Jadi Pusat Kuliner
Jumat 19 Januari 2018


Bandros Baik untuk Pariwisata Bandung
Jumat 19 Januari 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Bandros Bisa Jadi Solusi Kemacetan
Jumat 19 Januari 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Besok Pelayanan SIM Polrestabes Bandung Buka Lebih Awal
Jumat 19 Januari 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Penyesuaian Perangkat Penyebab Pelayanan SIM Keliling 1 Polrestabes Bandung Lama
Jumat 19 Januari 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Aher Targetkan Partisipasi Masyarakat di Pilkada Capai 70%
Jumat 19 Januari 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Pemkot Gelontorkan 12 Miliar Untuk Bandros
Jumat 19 Januari 2018 Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

 

BERITA TERKAIT

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumat 17 Februari 2017, 18:47 WIB

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang
Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, tim Unit Sosial Respon (USR) yang saat ini berjumlah 20 orang dirasa masih kurang efektif untuk menangani para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalanan.

"Idealnya petugas USR itu harusnya 100 orang dibagi perkecamatan 5 orang, nanti kurangnya ditambah dari Dinsos," ucap Tono saat on air di 107,5 PRFM, Jumat (17/2/2017).

Perlunya penambahan petugas ini karena pihaknya sering menerima laporan terkait banyaknya para PMKS seperti pengamen dan pengemis yang kerap meresahkan masyarakat. Tono menyebut ada 15 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

"Banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh mereka, oleh karena itu kita membagi kedalam tiga tim, mereka (USR) bekerja 24 jam untuk sigap menangani PMKS di jalanan Kota Bandung," tuturnya.

Selain itu, menurutnya untuk mengurangi PMKS juga perlu adanya penegasan peraturan daerah yang mendenda masyarakat jika terbukti memberi sejumlah uang kepada mereka.

"Selama ini mereka terus ada di jalanan karena diberi uang, jadi kita akan tegaskan sanksi bagi masyrakat yang terbukti memberi mereka uang, kita akan tempat petugas untuk memantau, untuk besaran sanksinya akan kita koordinasikan dulu dengan dewan," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Balong Gede Mulai Ditata Jadi Pusat Kuliner
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Bandros Baik untuk Pariwisata Bandung
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Bandros Bisa Jadi Solusi Kemacetan
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang

 

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jumlah Petugas Penanganan Pengemis di Kota Bandung Masih Kurang