Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia  




Sabtu 25 Februari 2017

02:25 WIB

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
@prfmnews

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
PRFMNewsChannel

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
Minggu 08 Januari 2017, 14:55 WIB

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia




Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : ayokeselayar.com

BANDUNG (PRFM) –Kapal Pinisi adalah perahu legendaris kebanggaan masyarakat bugis. Kapal ini terbilang istimewa karena 100 persen dibuat oleh tangan-tangan ahli alias handmade.Menariknya, seluruh bagian kapal terbuat dari kayu yang dirangkai dengan teknik tertentu tanpa menggunakan paku, seperti yang dilansir dari celebes.com, Minggu (8/1/2017).

Meskipun hanya berbahan dasar kayu, Kapal Pinisi dikenal sebagai penjelajah dunia karena mampu berlayarmenaklukkan samudera yang luas sejak abad ke-14.Kapal ini mampu bertahan dari terjangan ombak dan badai di lautan lepas.

Kapal Pinisi pun sanggup bertahan sebagai satu-satunya kapal kayu besar yang masih diproduksi sampai sekarang.Tempat pembuatannya berada di wilayah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Proses pembuatan kapal ini tergantung dari ukuran kapal, biasanya memakan waktu sekitar satu sampai dua tahun. Semakin besar kapal yang dibuat, maka waktu pembuatannya akan lebih lama.
Bahan utama untuk membuat kapal ini biasanya dari kayu jati, kayu besi, atau kayu jati.

Pembuatan Kapal Pinisi melibatkan adat istiadat yang secara turun temurun selalu dijaga.Mulai dari pemilihan kayu, penebangan, awal pembuatan, sampai peluncuran kapal ke perairan tak lepas dari upacara adat.Rangkaian upacara ini bertujuan agar kapal yang dibuat bisa berfungsi sampai lapuk kayunya dan selalu selamat ketika berlayar di lautan bebas.



Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

 

BERITA TERKAIT


C-Generation, Gaul Gak Musti Amburadul

Selasa 06 September 2016

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
 

BERITA PILIHAN


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

 

BERITA LAINNYA

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Soal Algojo Penalti, Ini Jawaban Sergio
Jumat 24 Februari 2017


Soal Algojo Penalti, Ini Jawaban Sergio
Jumat 24 Februari 2017 Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia Dedi Mulyadi Beri Kuis Untuk Roffi, Berhadiah Rp 10 Juta
Kamis 23 Februari 2017 Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia Pintu Dipasangi Police Line, Warga Minta Segera Dibuka
Rabu 22 Februari 2017 Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia Pintu Dipasangi Police Line, Warga Minta Segera Dibuka
Rabu 22 Februari 2017 Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia Bupati Purwakarta Berbagi Kebijakan Vokasional di Cirebon
Rabu 22 Februari 2017 Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia Pintu Masuk Ke Taman Air Mancur Sri Baduga Ditambah
Selasa 21 Februari 2017 Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

 

 

BERITA TERKAIT

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
Minggu 08 Januari 2017, 14:55 WIB

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia
Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : ayokeselayar.com


BANDUNG (PRFM) –Kapal Pinisi adalah perahu legendaris kebanggaan masyarakat bugis. Kapal ini terbilang istimewa karena 100 persen dibuat oleh tangan-tangan ahli alias handmade.Menariknya, seluruh bagian kapal terbuat dari kayu yang dirangkai dengan teknik tertentu tanpa menggunakan paku, seperti yang dilansir dari celebes.com, Minggu (8/1/2017).

Meskipun hanya berbahan dasar kayu, Kapal Pinisi dikenal sebagai penjelajah dunia karena mampu berlayarmenaklukkan samudera yang luas sejak abad ke-14.Kapal ini mampu bertahan dari terjangan ombak dan badai di lautan lepas.

Kapal Pinisi pun sanggup bertahan sebagai satu-satunya kapal kayu besar yang masih diproduksi sampai sekarang.Tempat pembuatannya berada di wilayah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Proses pembuatan kapal ini tergantung dari ukuran kapal, biasanya memakan waktu sekitar satu sampai dua tahun. Semakin besar kapal yang dibuat, maka waktu pembuatannya akan lebih lama.
Bahan utama untuk membuat kapal ini biasanya dari kayu jati, kayu besi, atau kayu jati.

Pembuatan Kapal Pinisi melibatkan adat istiadat yang secara turun temurun selalu dijaga.Mulai dari pemilihan kayu, penebangan, awal pembuatan, sampai peluncuran kapal ke perairan tak lepas dari upacara adat.Rangkaian upacara ini bertujuan agar kapal yang dibuat bisa berfungsi sampai lapuk kayunya dan selalu selamat ketika berlayar di lautan bebas.



 

BERITA LAINNYA



Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Soal Algojo Penalti, Ini Jawaban Sergio
Jumat 24 Februari 2017
PERSIB


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Soal Algojo Penalti, Ini Jawaban Sergio
Jumat 24 Februari 2017
PERSIB


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Dedi Mulyadi Beri Kuis Untuk Roffi, Berhadiah Rp 10 Juta
Kamis 23 Februari 2017
Purwakarta Istimewa


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Pintu Dipasangi Police Line, Warga Minta Segera Dibuka
Rabu 22 Februari 2017
Purwakarta Istimewa


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Pintu Dipasangi Police Line, Warga Minta Segera Dibuka
Rabu 22 Februari 2017
Purwakarta Istimewa


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Bupati Purwakarta Berbagi Kebijakan Vokasional di Cirebon
Rabu 22 Februari 2017
Purwakarta Istimewa


Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia

 

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia   TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kapal Pinisi, Perahu Legendaris Penjelajah Dunia