KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung  




Selasa 13 November 2018

00:50 WIB

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung
@prfmnews

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung
PRFMNewsChannel

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung
Senin 13 Agustus 2018, 12:53 WIB

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung
KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung




KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG,(PRFM) - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi lokasi pengolahan Sampah yang merupakan bagian dari program Kawasan Bebas Sampah (KBS) bersama tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung di RW 09 Kelurahan Sukaluyu Kecamatan Cibeunying Kaler, Senin (13/08/2018). Oded mengaku, pihaknya akan mereplikasi apa yang dilakukan warga tersebut ke semua wilayah di Kota Bandung.

"Ini harus menjadi contoh bagi wilayah lain," tegas Oded di sela-sela kunjungannya.

Di 30 kecamatan di Kota Bandung, kawasan bebas sampah (KBS) sudah ada. Hanya saja, sebut Oded, semua belum sama rata kualitasnya.

"Ke depan, 30 kecamatan ini KBSnya harus sama kualitasnya. Bahkan nanti bukan di setiap kecamatan bahkan di Setiap RW harus ada kawasan bebas sampah," harapnya.

Agar semua warga bisa merubah kebiasaan agar bisa mengolah sampah, Oded mengaku akan terus melakukan edukasi. Ini tentunya agar sampah di kota Bandung terus berkurang.

"Maka saya, ke depan akan menggerakan semua potensi masyarakat ini agar masyarakat punya persepsi yang sama dan mindset yang sama," paparnya.

Disebutkan Oded, dengan adanya pengolahan sampah, Pemkot Bandung bisa menghemat anggaran hingga Rp 150 miliar dalam satu tahun. Sehingga, pengolahan sampah ini akan terus digalakan.

"Nanti bisa kita alihkan anggaran itu untuk pembangunan yang lain," ujarnya.

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Muhammad Salman Fauzi mengaku siap menrealisasikan harapan Oded tersebut yang tahun depan akan menjadi Wali Kota Bandung. Menurut Salman, pengolahan sampah ini merupakan cara untuk menekan jumlah sampah dari sumber yang biayanya tidak terlalu mahal.

"Sebetulnya biayanya tidak terlalu besar untuk penyelesaian sampah di sumber, hanya memang membutuhkan kemauan saja," ucap Salman.

Menurutnya, ke depan para petugas Gorong-gorong Bersih (Gober), dan juga petugas kebersihan lainnya, akan diperintahkan untuk memilah sampah. Dan hal ini diharapkan agar tidak ada penambahan anggaran yang dikeluarkan oleh Pemkot Bandung.

"Para petugas Gober itu diberdayakan difungsikan, mereka akan memiliki kemampuan untuk memilah dan mengolah sampah, jadi ngga ada pengurangan dan sebagainya. Artinya, tidak perlu penambahan anggaran dari sini," ujarnya.

Selain pengolahan sampah, Salman mengaku jika pihaknya sudah diperintahkan untuk menyiapkan biodogester. Dan biodigester ini akan disiapkan mulai dari tingkat RW hingga tingkat kota.

"Nanti hitung-hitungannya akan coba dilakukan di DLHK, berapa kebutuhan untuk biodogester," ujarnya.

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

 

BERITA TERKAIT


KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung
 

BERITA PILIHAN


KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

 

BERITA LAINNYA

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

Jika Mekanismenya Benar, Penyelewengan Dana Hibah Tidak Akan Terjadi
Senin 12 November 2018


Atasi Banjir Kabupaten Bandung, Hulu Sungai Citarum Harus Diperhatikan
Senin 12 November 2018 KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung Pusat Ekonomi Kreatif Akan Hadir di 27 Kabupaten/Kota di Jabar
Senin 12 November 2018 KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung Disparbud Jabar Sambut Baik Rute Penerbangan Garuda Bandung-Singapura
Senin 12 November 2018 KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung Disparbud Jabar Sambut Baik Rute Penerbangan Garuda Bandung-Singapura
Senin 12 November 2018 KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung Penurunan APBD Tidak Akan Berpengaruh Terhadap Program Pembangunan
Senin 12 November 2018 KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung BPPD Kota Bandung Targetkan Pendapatan dari Pajak Hotel Tahun Ini Capai Rp 300 M
Senin 12 November 2018 KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

 

 

BERITA TERKAIT

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung
Senin 13 Agustus 2018, 12:53 WIB

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung
KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung


KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG,(PRFM) - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi lokasi pengolahan Sampah yang merupakan bagian dari program Kawasan Bebas Sampah (KBS) bersama tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung di RW 09 Kelurahan Sukaluyu Kecamatan Cibeunying Kaler, Senin (13/08/2018). Oded mengaku, pihaknya akan mereplikasi apa yang dilakukan warga tersebut ke semua wilayah di Kota Bandung.

"Ini harus menjadi contoh bagi wilayah lain," tegas Oded di sela-sela kunjungannya.

Di 30 kecamatan di Kota Bandung, kawasan bebas sampah (KBS) sudah ada. Hanya saja, sebut Oded, semua belum sama rata kualitasnya.

"Ke depan, 30 kecamatan ini KBSnya harus sama kualitasnya. Bahkan nanti bukan di setiap kecamatan bahkan di Setiap RW harus ada kawasan bebas sampah," harapnya.

Agar semua warga bisa merubah kebiasaan agar bisa mengolah sampah, Oded mengaku akan terus melakukan edukasi. Ini tentunya agar sampah di kota Bandung terus berkurang.

"Maka saya, ke depan akan menggerakan semua potensi masyarakat ini agar masyarakat punya persepsi yang sama dan mindset yang sama," paparnya.

Disebutkan Oded, dengan adanya pengolahan sampah, Pemkot Bandung bisa menghemat anggaran hingga Rp 150 miliar dalam satu tahun. Sehingga, pengolahan sampah ini akan terus digalakan.

"Nanti bisa kita alihkan anggaran itu untuk pembangunan yang lain," ujarnya.

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Muhammad Salman Fauzi mengaku siap menrealisasikan harapan Oded tersebut yang tahun depan akan menjadi Wali Kota Bandung. Menurut Salman, pengolahan sampah ini merupakan cara untuk menekan jumlah sampah dari sumber yang biayanya tidak terlalu mahal.

"Sebetulnya biayanya tidak terlalu besar untuk penyelesaian sampah di sumber, hanya memang membutuhkan kemauan saja," ucap Salman.

Menurutnya, ke depan para petugas Gorong-gorong Bersih (Gober), dan juga petugas kebersihan lainnya, akan diperintahkan untuk memilah sampah. Dan hal ini diharapkan agar tidak ada penambahan anggaran yang dikeluarkan oleh Pemkot Bandung.

"Para petugas Gober itu diberdayakan difungsikan, mereka akan memiliki kemampuan untuk memilah dan mengolah sampah, jadi ngga ada pengurangan dan sebagainya. Artinya, tidak perlu penambahan anggaran dari sini," ujarnya.

Selain pengolahan sampah, Salman mengaku jika pihaknya sudah diperintahkan untuk menyiapkan biodogester. Dan biodigester ini akan disiapkan mulai dari tingkat RW hingga tingkat kota.

"Nanti hitung-hitungannya akan coba dilakukan di DLHK, berapa kebutuhan untuk biodogester," ujarnya.


 

BERITA LAINNYA



KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung

 

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

KBS Harus Ada di Setiap RW di Kota Bandung