Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua  




Senin 10 Desember 2018

20:47 WIB

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
@prfmnews

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
PRFMNewsChannel

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kamis 06 Desember 2018, 20:15 WIB

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua




Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : Sekretariat Kabinet

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menilai, akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok- bersenjata di Papua  lebih utama karena masalah pembangunan, masalah kesejahteraan.

“Kita melihat dulu, kelompok-kelompok bersenjata itu lebih banyak dulu awalnya di Papua Barat, di daerah Manokwari. Tapi dengan pembangunan yang sudah sangat bagus saat ini tidak ada lagi di daerah-daerah itu,” kata Kapolri dalam keterangan pers, Kamis (6/12/2018). 

Diakui Kapolri, memang pembangunan agak terlambat karena kondisi geografis yang sulit itu di Pegunungan Tengah dan Pegunungan Tengah bagian barat, mulai dari Puncak Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, kemudian Nduga, Yahukimo itu daerah pegunungan tengah. Pegunungan tengah bagian barat itu daerah Paniai, Daiyai, Intan Jaya, Dogiyai, itu 4 kabupaten itu ditambah dengan di daerah sekitar Timika.

Namun demikian, menurut Kapolri, Presiden Joko Widodo sudah memiliki tekad yang sangat kuat untuk membangun pegunungan tengah ini, salah satunya dengan cara membuka akses jalan Trans Papua, yang dari jaman dulu sulit diwujudkan.

“Beliau bertekad untuk itu. Beliau memerintahkan kepada Menteri PUPR untuk bekerja sama dengan semua stakeholder lain, termasuk TNI, Zeni membangun trans Papua itu,” ujar Tito.

Kapolri meyakini, kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun Papua disyukuri oleh masyarakat setempat. Hal ini diketahui Tito karena dirinya pernah jadi Kapolda di Papua selama 2 (dua) tahun.

Menurut Kapolri, kelompok-kelompok ini seringkali mereka tidak sabar, menunjukkan eksistensi, bersenjata, mungkin juga mereka menikmati karena ditakuti, memberikan status sosial bersenjata. Ia menyebutkan, kelompok Edianus Kogoya ini pada saat Pilkada juga menekan, meminta, memeras kepada pemerintah daerah, kepada pendatang, dan masyarakat lainnya. 



Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

BERITA TERKAIT


Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
 

BERITA PILIHAN


Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

BERITA LAINNYA

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Desa Digital Bakal Dikembangkan ke 5.300 Desa di Seluruh Jabar
Senin 10 Desember 2018


Wabup Sumedang Cek Kehadiran ASN Saat Peringatan Hari HAM
Senin 10 Desember 2018 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Selebrasi Double Winner Persib U-19 dan U-16, Jalan Sulanjana Bakal Ditutup
Senin 10 Desember 2018 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Jelang Natal dan Tahun Baru Dinsosnangkis Terus Pantau PMKS
Senin 10 Desember 2018 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Disparbud Kab. Bandung Akan Launching Pasar Digital Cimenyan Akhir Tahun Ini
Senin 10 Desember 2018 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Sambut Tahun Baru, Kecamatan Gedebage Gelar Bazar Kepokmas Murah
Senin 10 Desember 2018 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua River Plate Juara Copa Libertadores 2018
Senin 10 Desember 2018 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

 

BERITA TERKAIT

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kamis 06 Desember 2018, 20:15 WIB

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua


Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : Sekretariat Kabinet


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menilai, akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok- bersenjata di Papua  lebih utama karena masalah pembangunan, masalah kesejahteraan.

“Kita melihat dulu, kelompok-kelompok bersenjata itu lebih banyak dulu awalnya di Papua Barat, di daerah Manokwari. Tapi dengan pembangunan yang sudah sangat bagus saat ini tidak ada lagi di daerah-daerah itu,” kata Kapolri dalam keterangan pers, Kamis (6/12/2018). 

Diakui Kapolri, memang pembangunan agak terlambat karena kondisi geografis yang sulit itu di Pegunungan Tengah dan Pegunungan Tengah bagian barat, mulai dari Puncak Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, kemudian Nduga, Yahukimo itu daerah pegunungan tengah. Pegunungan tengah bagian barat itu daerah Paniai, Daiyai, Intan Jaya, Dogiyai, itu 4 kabupaten itu ditambah dengan di daerah sekitar Timika.

Namun demikian, menurut Kapolri, Presiden Joko Widodo sudah memiliki tekad yang sangat kuat untuk membangun pegunungan tengah ini, salah satunya dengan cara membuka akses jalan Trans Papua, yang dari jaman dulu sulit diwujudkan.

“Beliau bertekad untuk itu. Beliau memerintahkan kepada Menteri PUPR untuk bekerja sama dengan semua stakeholder lain, termasuk TNI, Zeni membangun trans Papua itu,” ujar Tito.

Kapolri meyakini, kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun Papua disyukuri oleh masyarakat setempat. Hal ini diketahui Tito karena dirinya pernah jadi Kapolda di Papua selama 2 (dua) tahun.

Menurut Kapolri, kelompok-kelompok ini seringkali mereka tidak sabar, menunjukkan eksistensi, bersenjata, mungkin juga mereka menikmati karena ditakuti, memberikan status sosial bersenjata. Ia menyebutkan, kelompok Edianus Kogoya ini pada saat Pilkada juga menekan, meminta, memeras kepada pemerintah daerah, kepada pendatang, dan masyarakat lainnya. 



 

BERITA LAINNYA



Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua