Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua  




Minggu 17 Februari 2019

11:08 WIB

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
@prfmnews

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
PRFMNewsChannel

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kamis 06 Desember 2018, 20:15 WIB

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua




Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : Sekretariat Kabinet

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menilai, akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok- bersenjata di Papua  lebih utama karena masalah pembangunan, masalah kesejahteraan.

“Kita melihat dulu, kelompok-kelompok bersenjata itu lebih banyak dulu awalnya di Papua Barat, di daerah Manokwari. Tapi dengan pembangunan yang sudah sangat bagus saat ini tidak ada lagi di daerah-daerah itu,” kata Kapolri dalam keterangan pers, Kamis (6/12/2018). 

Diakui Kapolri, memang pembangunan agak terlambat karena kondisi geografis yang sulit itu di Pegunungan Tengah dan Pegunungan Tengah bagian barat, mulai dari Puncak Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, kemudian Nduga, Yahukimo itu daerah pegunungan tengah. Pegunungan tengah bagian barat itu daerah Paniai, Daiyai, Intan Jaya, Dogiyai, itu 4 kabupaten itu ditambah dengan di daerah sekitar Timika.

Namun demikian, menurut Kapolri, Presiden Joko Widodo sudah memiliki tekad yang sangat kuat untuk membangun pegunungan tengah ini, salah satunya dengan cara membuka akses jalan Trans Papua, yang dari jaman dulu sulit diwujudkan.

“Beliau bertekad untuk itu. Beliau memerintahkan kepada Menteri PUPR untuk bekerja sama dengan semua stakeholder lain, termasuk TNI, Zeni membangun trans Papua itu,” ujar Tito.

Kapolri meyakini, kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun Papua disyukuri oleh masyarakat setempat. Hal ini diketahui Tito karena dirinya pernah jadi Kapolda di Papua selama 2 (dua) tahun.

Menurut Kapolri, kelompok-kelompok ini seringkali mereka tidak sabar, menunjukkan eksistensi, bersenjata, mungkin juga mereka menikmati karena ditakuti, memberikan status sosial bersenjata. Ia menyebutkan, kelompok Edianus Kogoya ini pada saat Pilkada juga menekan, meminta, memeras kepada pemerintah daerah, kepada pendatang, dan masyarakat lainnya. 



Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

BERITA TERKAIT


Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
 

BERITA PILIHAN


Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

BERITA LAINNYA

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Titik Kampanye Terbuka di Kota Bandung Dibagi 6 Zona
Rabu 13 Februari 2019


Perda Kewirausahaan Ditetapkan Dukung Milenial Jabar Berwirausaha
Selasa 12 Februari 2019 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Pemkot Pastikan Semua Pembangunan di Kota Bandung Sesuai dengan RTRW dan RDTR
Selasa 12 Februari 2019 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Tak Hanya Siapkan Logistik, KPU Kota Bandung pun Siapkan Penyelenggara Pemilu
Selasa 12 Februari 2019 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Siang Ini Bobotoh Mulai Padati Stadion Si Jalak Harupat
Senin 11 Februari 2019 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Kasus DBD di Bandung Barat Menurun
Senin 11 Februari 2019 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua KPAI Sayangkan Adanya Pelajar SMA yang Buat Industri Tembakau di Apartemen
Senin 11 Februari 2019 Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

 

BERITA TERKAIT

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kamis 06 Desember 2018, 20:15 WIB

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua
Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua


Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : Sekretariat Kabinet


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menilai, akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok- bersenjata di Papua  lebih utama karena masalah pembangunan, masalah kesejahteraan.

“Kita melihat dulu, kelompok-kelompok bersenjata itu lebih banyak dulu awalnya di Papua Barat, di daerah Manokwari. Tapi dengan pembangunan yang sudah sangat bagus saat ini tidak ada lagi di daerah-daerah itu,” kata Kapolri dalam keterangan pers, Kamis (6/12/2018). 

Diakui Kapolri, memang pembangunan agak terlambat karena kondisi geografis yang sulit itu di Pegunungan Tengah dan Pegunungan Tengah bagian barat, mulai dari Puncak Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, kemudian Nduga, Yahukimo itu daerah pegunungan tengah. Pegunungan tengah bagian barat itu daerah Paniai, Daiyai, Intan Jaya, Dogiyai, itu 4 kabupaten itu ditambah dengan di daerah sekitar Timika.

Namun demikian, menurut Kapolri, Presiden Joko Widodo sudah memiliki tekad yang sangat kuat untuk membangun pegunungan tengah ini, salah satunya dengan cara membuka akses jalan Trans Papua, yang dari jaman dulu sulit diwujudkan.

“Beliau bertekad untuk itu. Beliau memerintahkan kepada Menteri PUPR untuk bekerja sama dengan semua stakeholder lain, termasuk TNI, Zeni membangun trans Papua itu,” ujar Tito.

Kapolri meyakini, kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun Papua disyukuri oleh masyarakat setempat. Hal ini diketahui Tito karena dirinya pernah jadi Kapolda di Papua selama 2 (dua) tahun.

Menurut Kapolri, kelompok-kelompok ini seringkali mereka tidak sabar, menunjukkan eksistensi, bersenjata, mungkin juga mereka menikmati karena ditakuti, memberikan status sosial bersenjata. Ia menyebutkan, kelompok Edianus Kogoya ini pada saat Pilkada juga menekan, meminta, memeras kepada pemerintah daerah, kepada pendatang, dan masyarakat lainnya. 



 

BERITA LAINNYA



Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kasus DBD di Bandung Barat Menurun
Senin 11 Februari 2019
Jawa Barat


Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua

 

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kekerasan Bersenjata Disebabkan Masalah Kesejahtaraan di Papua