Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol  




Senin 11 Desember 2017

10:55 WIB

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol
@prfmnews

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol
PRFMNewsChannel

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol
Minggu 13 Agustus 2017, 10:37 WIB

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol
Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol




Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Kasus duel bocah SD yang berujung kematian di Sukabumi menjadi sorotan Komnas Perlindungan Anak. Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait kejadian aini menyiratkan bobroknya manajemen yang dilakukan oleh pihak sekolah.


Hal ini terbukti dari hasil keterangan yang berbeda dari pihak sekolah dan autopsi. Dimana berdasarkan penuturan pihak sekolah, korban mengalami gangguan kesehatan sementara hasil autopsi didapatkan bekas luka lebam di tubuh korban.


"Kita sangat menyayangkan ketika kepala Dinas Pendidikan Sukabumi menyatakan bahwa kematian SR karena punya sejarah kesehatan. Sementara dari hasil autopsi tidak ditemukan," ujarnya saat on air di Radio PRFM, Minggu (13/8/2017). 


Menurut Arist, seharusnya pihak sekolah lebih melakukan pendekatan kepada siswa, dimana aksi kekerasan di sekolah rata-rata dilatarbelakangi oleh adanya konsumsi unsur kekerasan yang tidak terkontrol. 


"Maka pihak sekolah perlu mengubah pendekatan manajemen untuk melihat perkembangan yang terjadi. Ini sudah beberapa kali dilaporkan tapi tidak ada penyelesaian," imbuhnya.


Lebih lanjut Aris memaparkan, pengawasan dari keluarga menjadi hal lain yang perlu diperhatikan mengingat kebanyakan anak-anak kerap mengalami kekerasan di lingkungan tempat tinggal.  


"Orang tua harus ada perhatian dan ikut berkontribusi untuk mencegah perilaku kekerasan. Seperti contohnya demontrasi ini kan mengajarkan hal yang diluar kendali anak," tandasnya.




Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

 

BERITA TERKAIT


Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol
 

BERITA PILIHAN


Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

 

BERITA LAINNYA

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Usai Diperkenalkan, Gomez Diprediksi Bakal Berburu Pemain Handal
Minggu 10 Desember 2017


Roberto Carloz Mario Gomez Resmi Diperkenalkan Kepada Bobotoh
Minggu 10 Desember 2017 Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol Usai Diperkenalkan, Gomez Diprediksi Bakal Berburu Pemain Handal
Minggu 10 Desember 2017 Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol Fernando Soler Bisa Bantu Gomez Kenalkan Sepak Bola Indonesia
Minggu 10 Desember 2017 Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol Dirigen Viking Optimis Gomez Bawa Prestasi Bagi Persib
Minggu 10 Desember 2017 Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol Mario Gomez dan Asistennya Sudah Tiba di Jakarta
Sabtu 09 Desember 2017 Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol Mario Gomez dan Asistennya Sudah Tiba di Jakarta
Sabtu 09 Desember 2017 Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

 

 

BERITA TERKAIT

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol
Minggu 13 Agustus 2017, 10:37 WIB

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol
Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol


Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Kasus duel bocah SD yang berujung kematian di Sukabumi menjadi sorotan Komnas Perlindungan Anak. Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait kejadian aini menyiratkan bobroknya manajemen yang dilakukan oleh pihak sekolah.


Hal ini terbukti dari hasil keterangan yang berbeda dari pihak sekolah dan autopsi. Dimana berdasarkan penuturan pihak sekolah, korban mengalami gangguan kesehatan sementara hasil autopsi didapatkan bekas luka lebam di tubuh korban.


"Kita sangat menyayangkan ketika kepala Dinas Pendidikan Sukabumi menyatakan bahwa kematian SR karena punya sejarah kesehatan. Sementara dari hasil autopsi tidak ditemukan," ujarnya saat on air di Radio PRFM, Minggu (13/8/2017). 


Menurut Arist, seharusnya pihak sekolah lebih melakukan pendekatan kepada siswa, dimana aksi kekerasan di sekolah rata-rata dilatarbelakangi oleh adanya konsumsi unsur kekerasan yang tidak terkontrol. 


"Maka pihak sekolah perlu mengubah pendekatan manajemen untuk melihat perkembangan yang terjadi. Ini sudah beberapa kali dilaporkan tapi tidak ada penyelesaian," imbuhnya.


Lebih lanjut Aris memaparkan, pengawasan dari keluarga menjadi hal lain yang perlu diperhatikan mengingat kebanyakan anak-anak kerap mengalami kekerasan di lingkungan tempat tinggal.  


"Orang tua harus ada perhatian dan ikut berkontribusi untuk mencegah perilaku kekerasan. Seperti contohnya demontrasi ini kan mengajarkan hal yang diluar kendali anak," tandasnya.




 

BERITA LAINNYA



Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol

 

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kekerasan Pada Anak Akibat Konsumsi Kekerasan yang Tak Terkontrol