Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila  




Kamis 21 November 2019

22:32 WIB

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila
@prfmnews

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila
PRFMNewsChannel

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila
Jumat 18 Oktober 2019, 07:59 WIB
NASIONAL
Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila
Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila




Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : Puspen Kemendagri

BANDUNG, (PRFM) - Pelaksana Tugas Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menegaskan tidak ada ruang dan kompromi bagi kelompok lain yang menyebarkan ideologi selain Pancasila. Hal itu ditegaskannya di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

"Tak ada kompromi terhadap kelompok maupun perorangan yang coba-coba menghasut dan menyebarkan ideologi lain selain Pancasila," tegas Bahtiar seperti dikutip dari siaran pers.

Pancasila selain menjadi dasar didirikannya NKRI, juga sebagai pedoman atau falsafah hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga kedudukannya sudah final sebagai kristalisasi tatanan sistem nilai bangsa Indonesia.

"Pancasila adalah final dan mengikat seluruh warga negara yang hidup dalam wilayah hukum NKRI dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," jelasnya.

Oleh karenanya, nilai-nilai atau mutiara Pancasila harus dihadirkan dan diimplementasikan dalam interaksi kehidupan masyarakat sehari-hari. Kewajiban aparatur negara juga diminta sebagai contoh atau role model dalam mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya, termasuk di lingkungan kerjanya, masyarakat dan keluarganya.

"Mendukung Mendagri, bahwa aparatur yang tak menerima Pancasila wajib diberi sanksi tegas karena yang bersangkutan tak pantas jadi aparatur NKRI yang berdasarkan Pancasila," pungkasnya.










 

BERITA TERKAIT


Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila
 

BERITA PILIHAN


Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

 

BERITA LAINNYA

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

LIPI Sediakan Fasilitas Co-working Space Bagi Pengusaha Startup
Kamis 21 November 2019


Ketum PSSI Iwan Bule Lepas Timnas U23 ke SEA Games 2019
Kamis 21 November 2019 Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila Ketum PSSI Iwan Bule Lepas Timnas U23 ke SEA Games 2019
Kamis 21 November 2019 Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila KPU Kabupaten Bandung Tunggu PKPU Larangan Mantan Koruptor Maju Pilkada Serentak
Kamis 21 November 2019 Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila Jokowi Perkenalkan 7 Staf Khusus dari Kalangan Millenial
Kamis 21 November 2019 Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila Pilkada 2020, Bawaslu Jabar Soroti Beban Kerja Petugas KPPS dan Pengawas
Kamis 21 November 2019 Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila Oded: Bus Sekolah dan TMB yang Tak Terpakai Dimodifikasi Jadi Shuttle
Kamis 21 November 2019 Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

 

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila
Jumat 18 Oktober 2019, 07:59 WIB
NASIONAL

Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila
Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila


Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : Puspen Kemendagri


BANDUNG, (PRFM) - Pelaksana Tugas Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menegaskan tidak ada ruang dan kompromi bagi kelompok lain yang menyebarkan ideologi selain Pancasila. Hal itu ditegaskannya di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

"Tak ada kompromi terhadap kelompok maupun perorangan yang coba-coba menghasut dan menyebarkan ideologi lain selain Pancasila," tegas Bahtiar seperti dikutip dari siaran pers.

Pancasila selain menjadi dasar didirikannya NKRI, juga sebagai pedoman atau falsafah hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga kedudukannya sudah final sebagai kristalisasi tatanan sistem nilai bangsa Indonesia.

"Pancasila adalah final dan mengikat seluruh warga negara yang hidup dalam wilayah hukum NKRI dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," jelasnya.

Oleh karenanya, nilai-nilai atau mutiara Pancasila harus dihadirkan dan diimplementasikan dalam interaksi kehidupan masyarakat sehari-hari. Kewajiban aparatur negara juga diminta sebagai contoh atau role model dalam mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya, termasuk di lingkungan kerjanya, masyarakat dan keluarganya.

"Mendukung Mendagri, bahwa aparatur yang tak menerima Pancasila wajib diberi sanksi tegas karena yang bersangkutan tak pantas jadi aparatur NKRI yang berdasarkan Pancasila," pungkasnya.






 

BERITA LAINNYA



Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

Ketum PSSI Iwan Bule Lepas Timnas U23 ke SEA Games 2019
Kamis 21 November 2019
SEA GAMES 2019


Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

Ketum PSSI Iwan Bule Lepas Timnas U23 ke SEA Games 2019
Kamis 21 November 2019
SEA GAMES 2019


Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

KPU Kabupaten Bandung Tunggu PKPU Larangan Mantan Koruptor Maju Pilkada Serentak
Kamis 21 November 2019
Larangan Mantan Koruptor Maju di Pilkada 2020


Kemendagri: Tak Ada Kompromi bagi Kelompok Penyebar Ideologi Selain Pancasila

Jokowi Perkenalkan 7 Staf Khusus dari Kalangan Millenial
Kamis 21 November 2019
Staf Khusus Presiden