Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016  




Jumat 28 Juli 2017

09:52 WIB

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
@prfmnews

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
PRFMNewsChannel

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Senin 16 Januari 2017, 14:49 WIB

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016




Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) – Terkait Peraturan Mendikbud Nomor 75 Tahun 2016, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dian Wahyuni meluruskan perlu adanya kepahaman bersama soal pungutan sekolah.

“Ada ketentuan umum di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, kita satu bahasakan dulu agar tidak ada kesimpangsiuran,”ujarnya kepada PFRM, Senin (16/1/2017).

Ia menjelaskan, bantuan pendidikan merupakan pemberian berupa uang, barang atau jasa pelakunya adalah pemangku kepentingan satuan pendidikan diluar peserta didik atau orangtua wali dengan kesepakatan bersama.

“Sumbangan juga pemberian berupa uang, barang atau jasa secara sukarela dan tidak mengikat. Sedangkan pungutan adalah penarikan uang oleh sekolah, mengikat dan jumlahnya ditentukan,” tuturnya.

Menurut Dian, Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 justru melarang komite sekolah untuk melakukan pungutan.

“Boleh menggalang dana melalui bantuan dan sumbangan, syaratnya harus ada proposal,” pungkasnya.

Ia menambahkan dalam penggalangan dana tersebut yang terpenting adalah transparansinya.




Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

 

BERITA TERKAIT


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
 

BERITA PILIHAN


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

 

BERITA LAINNYA

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Viral di Medsos, Dedi Mulyadi Undang Kakek Bernama Kanjut
Kamis 27 Juli 2017


Dedi : Segala Bentuk Kekerasan Mengatasnamakan Fans Harus Dihilangkan
Kamis 27 Juli 2017 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Jose Tegaskan Maung Bandung Siap Terkam Perseru Serui
Selasa 25 Juli 2017 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Diisukan Melatih Sriwijaya FC, Ini Kata Djanur
Senin 24 Juli 2017 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Tatap Paruh Kedua, Persib Fokus Berburu Striker
Minggu 23 Juli 2017 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

 

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Senin 16 Januari 2017, 14:49 WIB

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) – Terkait Peraturan Mendikbud Nomor 75 Tahun 2016, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dian Wahyuni meluruskan perlu adanya kepahaman bersama soal pungutan sekolah.

“Ada ketentuan umum di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, kita satu bahasakan dulu agar tidak ada kesimpangsiuran,”ujarnya kepada PFRM, Senin (16/1/2017).

Ia menjelaskan, bantuan pendidikan merupakan pemberian berupa uang, barang atau jasa pelakunya adalah pemangku kepentingan satuan pendidikan diluar peserta didik atau orangtua wali dengan kesepakatan bersama.

“Sumbangan juga pemberian berupa uang, barang atau jasa secara sukarela dan tidak mengikat. Sedangkan pungutan adalah penarikan uang oleh sekolah, mengikat dan jumlahnya ditentukan,” tuturnya.

Menurut Dian, Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 justru melarang komite sekolah untuk melakukan pungutan.

“Boleh menggalang dana melalui bantuan dan sumbangan, syaratnya harus ada proposal,” pungkasnya.

Ia menambahkan dalam penggalangan dana tersebut yang terpenting adalah transparansinya.




 

BERITA LAINNYA



Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Viral di Medsos, Dedi Mulyadi Undang Kakek Bernama Kanjut
Kamis 27 Juli 2017
Purwakarta Istimewa


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017
Purwakarta Istimewa


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017
Purwakarta Istimewa


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

 

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016