Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016  




Selasa 12 November 2019

09:10 WIB

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
@prfmnews

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
PRFMNewsChannel

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Senin 16 Januari 2017, 14:49 WIB

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016




Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) – Terkait Peraturan Mendikbud Nomor 75 Tahun 2016, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dian Wahyuni meluruskan perlu adanya kepahaman bersama soal pungutan sekolah.

“Ada ketentuan umum di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, kita satu bahasakan dulu agar tidak ada kesimpangsiuran,”ujarnya kepada PFRM, Senin (16/1/2017).

Ia menjelaskan, bantuan pendidikan merupakan pemberian berupa uang, barang atau jasa pelakunya adalah pemangku kepentingan satuan pendidikan diluar peserta didik atau orangtua wali dengan kesepakatan bersama.

“Sumbangan juga pemberian berupa uang, barang atau jasa secara sukarela dan tidak mengikat. Sedangkan pungutan adalah penarikan uang oleh sekolah, mengikat dan jumlahnya ditentukan,” tuturnya.

Menurut Dian, Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 justru melarang komite sekolah untuk melakukan pungutan.

“Boleh menggalang dana melalui bantuan dan sumbangan, syaratnya harus ada proposal,” pungkasnya.

Ia menambahkan dalam penggalangan dana tersebut yang terpenting adalah transparansinya.











 

BERITA TERKAIT


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
 

BERITA PILIHAN


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

 

BERITA LAINNYA

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Jangan Percaya dengan Oknum yang Janjikan Lolos CPNS 2019
Selasa 12 November 2019


Fabiano Tinggal Nunggu Paspor Indonesia
Selasa 12 November 2019 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Persib Lawan Arema, Eko Maung : Jangan Cuma Lihat Gengsinya
Selasa 12 November 2019 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Selasa 12 November 2019
Selasa 12 November 2019 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Renovasi Pasar Kosambi Rampung Bulan November Ini
Senin 11 November 2019 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Lima Perguruan Tinggi Bandung Jalin Kerja Sama dengan PT HBM
Senin 11 November 2019 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Persib vs Arema FC, Polres Bandung Siagakan Personil di Jalur Sekitar Stadion
Senin 11 November 2019 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

 

 

BERITA TERKAIT

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016 Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Senin 16 Januari 2017, 14:49 WIB

Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016
Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) – Terkait Peraturan Mendikbud Nomor 75 Tahun 2016, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dian Wahyuni meluruskan perlu adanya kepahaman bersama soal pungutan sekolah.

“Ada ketentuan umum di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, kita satu bahasakan dulu agar tidak ada kesimpangsiuran,”ujarnya kepada PFRM, Senin (16/1/2017).

Ia menjelaskan, bantuan pendidikan merupakan pemberian berupa uang, barang atau jasa pelakunya adalah pemangku kepentingan satuan pendidikan diluar peserta didik atau orangtua wali dengan kesepakatan bersama.

“Sumbangan juga pemberian berupa uang, barang atau jasa secara sukarela dan tidak mengikat. Sedangkan pungutan adalah penarikan uang oleh sekolah, mengikat dan jumlahnya ditentukan,” tuturnya.

Menurut Dian, Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 justru melarang komite sekolah untuk melakukan pungutan.

“Boleh menggalang dana melalui bantuan dan sumbangan, syaratnya harus ada proposal,” pungkasnya.

Ia menambahkan dalam penggalangan dana tersebut yang terpenting adalah transparansinya.







 

BERITA LAINNYA



Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Fabiano Tinggal Nunggu Paspor Indonesia
Selasa 12 November 2019
PERSIB


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Persib Lawan Arema, Eko Maung : Jangan Cuma Lihat Gengsinya
Selasa 12 November 2019
Persib vs Arema FC 2019


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Selasa 12 November 2019
Selasa 12 November 2019
SIM Keliling 12 November 2019


Kemendikbud Luruskan Peratuan No. 75 tahun 2016

Renovasi Pasar Kosambi Rampung Bulan November Ini
Senin 11 November 2019
Kota Bandung