Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online  




Jumat 22 September 2017

00:31 WIB

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
@prfmnews

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
PRFMNewsChannel

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Jumat 17 Februari 2017, 21:41 WIB

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online




Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pudji Hartanto Iskandar menuturkan, jumlah taksi daring (online) akan dibatasi agar menciptakan kesetaraan pelaksanaan peraturan dengan taksi konvensional serta menciptakan situasi bisnis transportasi yang lebih sehat.

"Berkaitan dengan titik jenuh atau kuota menjadi hal yang kita atur karena kalau tidak diatur, kemudian banyak yang gabung, akhirnya akan berkurang pendapatan," ujar Pudji, Jumat (17/2/2017).

Menurutnya, jika tidak dibatasi maka akan berdampak pada kerugian bagi para pengemudi taksi, dan juga para pengusaha taksi yang berujung pada kebangkrutan perusahaan.

"Rencana ini merupakan salah satu revisi PM 35/206 yang telah dilakukan uji publik bersama Organisasi Perusahaan Nasional Kendaraan Bermotor di Jalan (Organda), operator taksi online dan pakar transportasi," terangnya melansir Galamedia.

Berdasarkan data, sebanyak 5.000 unit taksi daring sudah mendapat izin beroperasi dan 6.000 unit direkomendasikan untuk uji KIR di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Mengenai masalah tarif, Pudji mengatakan akan diatur, yakni batas atas dan batas bawahnya agar perusahaan taksi daring tidak serta-merta menaikturunkan tarif.



Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

BERITA TERKAIT


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
 

BERITA PILIHAN


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

BERITA LAINNYA

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Lahirkan Bayi Kembar Siam, Wasmini Hanya Bisa Pasrah
Rabu 20 September 2017


Muri Catat Rekor untuk Tari Keprak Terbanyak
Rabu 20 September 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Disperindag Jabar Bagikan 750 Sertifikat Halal
Rabu 20 September 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Batal Hadapi Borneo, Persib Tatap Laga Kontra Bali United dan Bhayangkara FC
Selasa 19 September 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Batal Hadapi Borneo, Persib Tatap Laga Kontra Bali United dan Bhayangkara FC
Selasa 19 September 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Kawal Dana Desa, Bupati Purwakarta Tekankan Akuntabilitas
Selasa 19 September 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Disanksi Rp 50 Juta, Persib Akan Ajukan Banding
Selasa 19 September 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Jumat 17 Februari 2017, 21:41 WIB

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pudji Hartanto Iskandar menuturkan, jumlah taksi daring (online) akan dibatasi agar menciptakan kesetaraan pelaksanaan peraturan dengan taksi konvensional serta menciptakan situasi bisnis transportasi yang lebih sehat.

"Berkaitan dengan titik jenuh atau kuota menjadi hal yang kita atur karena kalau tidak diatur, kemudian banyak yang gabung, akhirnya akan berkurang pendapatan," ujar Pudji, Jumat (17/2/2017).

Menurutnya, jika tidak dibatasi maka akan berdampak pada kerugian bagi para pengemudi taksi, dan juga para pengusaha taksi yang berujung pada kebangkrutan perusahaan.

"Rencana ini merupakan salah satu revisi PM 35/206 yang telah dilakukan uji publik bersama Organisasi Perusahaan Nasional Kendaraan Bermotor di Jalan (Organda), operator taksi online dan pakar transportasi," terangnya melansir Galamedia.

Berdasarkan data, sebanyak 5.000 unit taksi daring sudah mendapat izin beroperasi dan 6.000 unit direkomendasikan untuk uji KIR di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Mengenai masalah tarif, Pudji mengatakan akan diatur, yakni batas atas dan batas bawahnya agar perusahaan taksi daring tidak serta-merta menaikturunkan tarif.



 

BERITA LAINNYA



Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Lahirkan Bayi Kembar Siam, Wasmini Hanya Bisa Pasrah
Rabu 20 September 2017
Kota Bandung


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Muri Catat Rekor untuk Tari Keprak Terbanyak
Rabu 20 September 2017
Jawa Barat


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Disperindag Jabar Bagikan 750 Sertifikat Halal
Rabu 20 September 2017
Jawa Barat


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kawal Dana Desa, Bupati Purwakarta Tekankan Akuntabilitas
Selasa 19 September 2017
Purwakarta Istimewa


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online