Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online  




Jumat 23 Juni 2017

05:09 WIB

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
@prfmnews

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
PRFMNewsChannel

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Jumat 17 Februari 2017, 21:41 WIB

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online




Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pudji Hartanto Iskandar menuturkan, jumlah taksi daring (online) akan dibatasi agar menciptakan kesetaraan pelaksanaan peraturan dengan taksi konvensional serta menciptakan situasi bisnis transportasi yang lebih sehat.

"Berkaitan dengan titik jenuh atau kuota menjadi hal yang kita atur karena kalau tidak diatur, kemudian banyak yang gabung, akhirnya akan berkurang pendapatan," ujar Pudji, Jumat (17/2/2017).

Menurutnya, jika tidak dibatasi maka akan berdampak pada kerugian bagi para pengemudi taksi, dan juga para pengusaha taksi yang berujung pada kebangkrutan perusahaan.

"Rencana ini merupakan salah satu revisi PM 35/206 yang telah dilakukan uji publik bersama Organisasi Perusahaan Nasional Kendaraan Bermotor di Jalan (Organda), operator taksi online dan pakar transportasi," terangnya melansir Galamedia.

Berdasarkan data, sebanyak 5.000 unit taksi daring sudah mendapat izin beroperasi dan 6.000 unit direkomendasikan untuk uji KIR di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Mengenai masalah tarif, Pudji mengatakan akan diatur, yakni batas atas dan batas bawahnya agar perusahaan taksi daring tidak serta-merta menaikturunkan tarif.



Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

BERITA TERKAIT


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
 

BERITA PILIHAN


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

BERITA LAINNYA

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Gerakan Mudik Kamil 2017 Berangkatkan 50 Pemudik Hari Ini
Rabu 21 Juni 2017


Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak, Pemudik Diimbau Hindari Waktu Ini
Rabu 21 Juni 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi Wilayah Karawang
Rabu 21 Juni 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Jalur Cileunyi Mulai Didominasi Kendaraan Pemudik
Rabu 21 Juni 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Puluhan Motor dari Luar Kota Mulai Melintasi Jalur Cimahi
Rabu 21 Juni 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Legenda Sarankan Persib Cari Sosok Seperti Konate
Senin 19 Juni 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online Kalah Dari Barito, Persib Terkendala Penyelesaian Akhir
Senin 19 Juni 2017 Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Jumat 17 Februari 2017, 21:41 WIB

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online
Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online


Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pudji Hartanto Iskandar menuturkan, jumlah taksi daring (online) akan dibatasi agar menciptakan kesetaraan pelaksanaan peraturan dengan taksi konvensional serta menciptakan situasi bisnis transportasi yang lebih sehat.

"Berkaitan dengan titik jenuh atau kuota menjadi hal yang kita atur karena kalau tidak diatur, kemudian banyak yang gabung, akhirnya akan berkurang pendapatan," ujar Pudji, Jumat (17/2/2017).

Menurutnya, jika tidak dibatasi maka akan berdampak pada kerugian bagi para pengemudi taksi, dan juga para pengusaha taksi yang berujung pada kebangkrutan perusahaan.

"Rencana ini merupakan salah satu revisi PM 35/206 yang telah dilakukan uji publik bersama Organisasi Perusahaan Nasional Kendaraan Bermotor di Jalan (Organda), operator taksi online dan pakar transportasi," terangnya melansir Galamedia.

Berdasarkan data, sebanyak 5.000 unit taksi daring sudah mendapat izin beroperasi dan 6.000 unit direkomendasikan untuk uji KIR di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Mengenai masalah tarif, Pudji mengatakan akan diatur, yakni batas atas dan batas bawahnya agar perusahaan taksi daring tidak serta-merta menaikturunkan tarif.



 

BERITA LAINNYA



Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online

 

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kemenhub Segara Batasi Jumlah Taksi Online