Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan  




Senin 19 November 2018

19:02 WIB

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan
@prfmnews

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan
PRFMNewsChannel

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan
Kamis 07 Desember 2017, 15:00 WIB

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan
Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan




Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Redaksi Oleh : Emi Susilawati
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) -  Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung giat melakukan pindakan terhadap kendaraan yang diparkir sembarangan. Dalam operasi kali ini, daerah yang menjadi sasaran operasi adalah Jalan Soekarno, Jalan Cikapundung, tepat di samping Gedung Merdeka.

Kabid PDKT Dishub Kota Bandung Yosep Heryansyah mengatakan, pihaknya melakukan penggembokan terhadap kendaraan yang parkir di area jembatan dan belokan. Pasalnya, menurut Undang-undang, kedua area tersebut merupakan area dilarang parkir meskipun tidak ada rambu. 

"Kita juga ada alasannya, tidak asal gembok, kebetulan tadi yang di gembok itu memang berada di atas area jembatan, memang itu kalau diatas jembatan, kemudian di belokan, biarpun tidak ada rambu itu memang tidak diperbolehkan," ungkap Yosep saat on air di PRFM, kamis, (7/12/2017).

Yosep menambahkan, parkir sembarangan tidak sepenuhnya salah pengendara. Pasalnya, beberapa juru parkir malah memerintahkan pengendara untuk parkir di beberapa area yang memang dilarang parkir. Kendati demikian, Yosep mengaku pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap juru parkir.

"Makanya tadi kita kasih pembinaan dan juga peneguran terhadap jukirnya. Kebetulan kalau kami memang tidak secara langsung ya, kadang kadang ada UPT pakrir yang menangani itu, pada saat kita melakukan penertiban, razia, kalau memang sampai tiga kali gitu kan ada peringatan, kita cabut KTA nya," tambah Yosep.

"Boleh parkir itu pastikan ditempat-tempat kalau di Perda itu ada 220 titik yang di kelola oleh Dishub, UPT, ada tandanya, ada marka parkir, dari rambu-rambu P nya," pungkas Yosep.



Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

 

BERITA TERKAIT


Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan
 

BERITA PILIHAN


Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

 

BERITA LAINNYA

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Yuk Berperilaku Sehat Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Senin 19 November 2018


Irfan Suryanagara Siap Tingkatkan Prestasi Olahraga Rugbi di Jabar
Senin 19 November 2018 Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan "Masih Biru", Bobotoh Sambut Hangat Miljan Radovic
Senin 19 November 2018 Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan Persib Butuh Evaluasi
Senin 19 November 2018 Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan Miljan Radovic Kembali ke Persib
Senin 19 November 2018 Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan Ridwan Kamil Lakukan Transformasi Birokrasi untuk Kemajuan Jabar
Senin 19 November 2018 Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan Manajemen Segera Selesaikan Masalah Internal Persib
Senin 19 November 2018 Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

 

 

BERITA TERKAIT

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan
Kamis 07 Desember 2017, 15:00 WIB

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan
Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan


Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Redaksi Oleh : Emi Susilawati
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) -  Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung giat melakukan pindakan terhadap kendaraan yang diparkir sembarangan. Dalam operasi kali ini, daerah yang menjadi sasaran operasi adalah Jalan Soekarno, Jalan Cikapundung, tepat di samping Gedung Merdeka.

Kabid PDKT Dishub Kota Bandung Yosep Heryansyah mengatakan, pihaknya melakukan penggembokan terhadap kendaraan yang parkir di area jembatan dan belokan. Pasalnya, menurut Undang-undang, kedua area tersebut merupakan area dilarang parkir meskipun tidak ada rambu. 

"Kita juga ada alasannya, tidak asal gembok, kebetulan tadi yang di gembok itu memang berada di atas area jembatan, memang itu kalau diatas jembatan, kemudian di belokan, biarpun tidak ada rambu itu memang tidak diperbolehkan," ungkap Yosep saat on air di PRFM, kamis, (7/12/2017).

Yosep menambahkan, parkir sembarangan tidak sepenuhnya salah pengendara. Pasalnya, beberapa juru parkir malah memerintahkan pengendara untuk parkir di beberapa area yang memang dilarang parkir. Kendati demikian, Yosep mengaku pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap juru parkir.

"Makanya tadi kita kasih pembinaan dan juga peneguran terhadap jukirnya. Kebetulan kalau kami memang tidak secara langsung ya, kadang kadang ada UPT pakrir yang menangani itu, pada saat kita melakukan penertiban, razia, kalau memang sampai tiga kali gitu kan ada peringatan, kita cabut KTA nya," tambah Yosep.

"Boleh parkir itu pastikan ditempat-tempat kalau di Perda itu ada 220 titik yang di kelola oleh Dishub, UPT, ada tandanya, ada marka parkir, dari rambu-rambu P nya," pungkas Yosep.



 

BERITA LAINNYA



Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Yuk Berperilaku Sehat Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Senin 19 November 2018
Kota Bandung


Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Persib Butuh Evaluasi
Senin 19 November 2018
PERSIB


Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Miljan Radovic Kembali ke Persib
Senin 19 November 2018
PERSIB


Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan

 

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kendaraan Digembok Konsekuensi Parkir Sembarangan