KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online  




Minggu 16 Desember 2018

04:10 WIB

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
@prfmnews

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
PRFMNewsChannel

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
Sabtu 13 Januari 2018, 09:50 WIB

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online




KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mengeluarkan keputusan lima wilayah operasional transportasi online di Jawa Barat. Kelima wilayah ini mencakup wilayah operasi metropolitan Bandung Raya, metropolitan Cirebon Raya, metropolitan Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta (Bodebekarpur), wilayah operasi daerah Sukabumi, dan wilayah operasi daerah Priangan. Selain wilayah operasional, keputusan gubernur tersebut juga mencantumkan batasan kuota kendaraan.


Untuk wilayah operasi Bandung Raya diberikan kuota sebanyak 4.542 kendaraan. Rinciannya adalah Kota Bandung sebanyak 2.919 kendaraan, Cimahi 476 kendaraan, Kabupaten Bandung 515 kendaraan, Bandung Barat 504 kendaraan, serta Sumedang 128 kendaraan.


Ketua Koperasi Jasa Himpunan Transportasi Online Bersama (KHTOB), Michael Pratama Jaya mengaku masih kesulitan mengatur pembagian kuota tersebut. Pasalnya pembagian kuota yang dilakukan Pemprov Jabar hanya berdasarkan domisili perusahaan saja.


"Sedangkan keanggotaan koperasi, yang daftar TNKB-nya (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) tidak hanya di Kota Bandung, ada dari Cimahi, KBB (Kabupaten Bandung Barat) dan lainnya. Jadi kuota yang diberikan ke kami hanya diberikan kepada anggota yang TNKB-nya Kota Bandung saja," ujarnya saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018). 


Kalau seperti ini, lanjut Michael, setiap badan usaha harus punya cabang yang akan mengatur anggotanya (driver-red). Ia pun menilai, pembagian kuota tersebut masih sangat minim. 


"Tapi kami berharap, pembagian kuota ini dilakukan secara bertahap. Setelah pembagian kuota saat ini selesai, kami akan mengajukan lagi," paparnya.



KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

BERITA TERKAIT


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
 

BERITA PILIHAN


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

BERITA LAINNYA

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

DPRD Dukung Seluruh Wilayah Jabar Terkoneksi Tol
Sabtu 15 Desember 2018


Uu Harap Pemuda Peduli Bencana Jadi Perekat Bangsa
Sabtu 15 Desember 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Herman Suherman Jadi Plt Bupati Cianjur, Supendi Plt Bupati Indramayu
Sabtu 15 Desember 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Bandung Tiru Kota Semarang Soal Pencegahan HIV/AIDS
Sabtu 15 Desember 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Soal Putusan MK, Menag: Adil dan Tidak Perlu Beda Batas Usia Nikah
Jumat 14 Desember 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Pangdam III/Siliwangi Sebut Program Citarum Harum Harus Terus Dilanjutkan
Jumat 14 Desember 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Kemendagri Cabut Aturan Soal Penggunaan Pakaian Dinas
Jumat 14 Desember 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

 

BERITA TERKAIT

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
Sabtu 13 Januari 2018, 09:50 WIB

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mengeluarkan keputusan lima wilayah operasional transportasi online di Jawa Barat. Kelima wilayah ini mencakup wilayah operasi metropolitan Bandung Raya, metropolitan Cirebon Raya, metropolitan Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta (Bodebekarpur), wilayah operasi daerah Sukabumi, dan wilayah operasi daerah Priangan. Selain wilayah operasional, keputusan gubernur tersebut juga mencantumkan batasan kuota kendaraan.


Untuk wilayah operasi Bandung Raya diberikan kuota sebanyak 4.542 kendaraan. Rinciannya adalah Kota Bandung sebanyak 2.919 kendaraan, Cimahi 476 kendaraan, Kabupaten Bandung 515 kendaraan, Bandung Barat 504 kendaraan, serta Sumedang 128 kendaraan.


Ketua Koperasi Jasa Himpunan Transportasi Online Bersama (KHTOB), Michael Pratama Jaya mengaku masih kesulitan mengatur pembagian kuota tersebut. Pasalnya pembagian kuota yang dilakukan Pemprov Jabar hanya berdasarkan domisili perusahaan saja.


"Sedangkan keanggotaan koperasi, yang daftar TNKB-nya (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) tidak hanya di Kota Bandung, ada dari Cimahi, KBB (Kabupaten Bandung Barat) dan lainnya. Jadi kuota yang diberikan ke kami hanya diberikan kepada anggota yang TNKB-nya Kota Bandung saja," ujarnya saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018). 


Kalau seperti ini, lanjut Michael, setiap badan usaha harus punya cabang yang akan mengatur anggotanya (driver-red). Ia pun menilai, pembagian kuota tersebut masih sangat minim. 


"Tapi kami berharap, pembagian kuota ini dilakukan secara bertahap. Setelah pembagian kuota saat ini selesai, kami akan mengajukan lagi," paparnya.



 

BERITA LAINNYA



KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

DPRD Dukung Seluruh Wilayah Jabar Terkoneksi Tol
Sabtu 15 Desember 2018
Jawa Barat


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Uu Harap Pemuda Peduli Bencana Jadi Perekat Bangsa
Sabtu 15 Desember 2018
Jawa Barat


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Bandung Tiru Kota Semarang Soal Pencegahan HIV/AIDS
Sabtu 15 Desember 2018
Kota Bandung


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online