KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online  




Selasa 19 Juni 2018

09:40 WIB

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
@prfmnews

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
PRFMNewsChannel

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
Sabtu 13 Januari 2018, 09:50 WIB

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online




KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mengeluarkan keputusan lima wilayah operasional transportasi online di Jawa Barat. Kelima wilayah ini mencakup wilayah operasi metropolitan Bandung Raya, metropolitan Cirebon Raya, metropolitan Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta (Bodebekarpur), wilayah operasi daerah Sukabumi, dan wilayah operasi daerah Priangan. Selain wilayah operasional, keputusan gubernur tersebut juga mencantumkan batasan kuota kendaraan.


Untuk wilayah operasi Bandung Raya diberikan kuota sebanyak 4.542 kendaraan. Rinciannya adalah Kota Bandung sebanyak 2.919 kendaraan, Cimahi 476 kendaraan, Kabupaten Bandung 515 kendaraan, Bandung Barat 504 kendaraan, serta Sumedang 128 kendaraan.


Ketua Koperasi Jasa Himpunan Transportasi Online Bersama (KHTOB), Michael Pratama Jaya mengaku masih kesulitan mengatur pembagian kuota tersebut. Pasalnya pembagian kuota yang dilakukan Pemprov Jabar hanya berdasarkan domisili perusahaan saja.


"Sedangkan keanggotaan koperasi, yang daftar TNKB-nya (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) tidak hanya di Kota Bandung, ada dari Cimahi, KBB (Kabupaten Bandung Barat) dan lainnya. Jadi kuota yang diberikan ke kami hanya diberikan kepada anggota yang TNKB-nya Kota Bandung saja," ujarnya saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018). 


Kalau seperti ini, lanjut Michael, setiap badan usaha harus punya cabang yang akan mengatur anggotanya (driver-red). Ia pun menilai, pembagian kuota tersebut masih sangat minim. 


"Tapi kami berharap, pembagian kuota ini dilakukan secara bertahap. Setelah pembagian kuota saat ini selesai, kami akan mengajukan lagi," paparnya.



KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

BERITA TERKAIT


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
 

BERITA PILIHAN


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

BERITA LAINNYA

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Kapolri Tinjau Arus Balik di Cikopo
Selasa 19 Juni 2018


Petugas Berlakukan One Way di Tol Jakarta-Cikampek
Selasa 19 Juni 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Pilkada dan Asian Games, Dua dari Tiga PR Terdekat Pj Gubernur
Selasa 19 Juni 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online 61 Ribu Kendaraan Melintasi Kabupaten Bandung Barat pada H+1 Sampai H+3
Selasa 19 Juni 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Waspadai Titik Rawan Antrean Arus Balik di Jalur Utara
Selasa 19 Juni 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online 2 Gol Harry Kane Antar Inggris Bekuk Tunisia
Selasa 19 Juni 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online Kondisi Pemandian Air Panas Cibolang Memprihatinkan
Senin 18 Juni 2018 KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

 

BERITA TERKAIT

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
Sabtu 13 Januari 2018, 09:50 WIB

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online
KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mengeluarkan keputusan lima wilayah operasional transportasi online di Jawa Barat. Kelima wilayah ini mencakup wilayah operasi metropolitan Bandung Raya, metropolitan Cirebon Raya, metropolitan Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta (Bodebekarpur), wilayah operasi daerah Sukabumi, dan wilayah operasi daerah Priangan. Selain wilayah operasional, keputusan gubernur tersebut juga mencantumkan batasan kuota kendaraan.


Untuk wilayah operasi Bandung Raya diberikan kuota sebanyak 4.542 kendaraan. Rinciannya adalah Kota Bandung sebanyak 2.919 kendaraan, Cimahi 476 kendaraan, Kabupaten Bandung 515 kendaraan, Bandung Barat 504 kendaraan, serta Sumedang 128 kendaraan.


Ketua Koperasi Jasa Himpunan Transportasi Online Bersama (KHTOB), Michael Pratama Jaya mengaku masih kesulitan mengatur pembagian kuota tersebut. Pasalnya pembagian kuota yang dilakukan Pemprov Jabar hanya berdasarkan domisili perusahaan saja.


"Sedangkan keanggotaan koperasi, yang daftar TNKB-nya (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) tidak hanya di Kota Bandung, ada dari Cimahi, KBB (Kabupaten Bandung Barat) dan lainnya. Jadi kuota yang diberikan ke kami hanya diberikan kepada anggota yang TNKB-nya Kota Bandung saja," ujarnya saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018). 


Kalau seperti ini, lanjut Michael, setiap badan usaha harus punya cabang yang akan mengatur anggotanya (driver-red). Ia pun menilai, pembagian kuota tersebut masih sangat minim. 


"Tapi kami berharap, pembagian kuota ini dilakukan secara bertahap. Setelah pembagian kuota saat ini selesai, kami akan mengajukan lagi," paparnya.



 

BERITA LAINNYA



KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Kapolri Tinjau Arus Balik di Cikopo
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Petugas Berlakukan One Way di Tol Jakarta-Cikampek
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

Waspadai Titik Rawan Antrean Arus Balik di Jalur Utara
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

2 Gol Harry Kane Antar Inggris Bekuk Tunisia
Selasa 19 Juni 2018
Piala Dunia 2018


KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online

 

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

KHTOB Akui Kesulitan Mengatur Pembangian Kuota Kendaraan Online