Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi  




Senin 11 Desember 2017

11:07 WIB

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi
@prfmnews

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi
PRFMNewsChannel

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi
Kamis 12 Oktober 2017, 20:40 WIB

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi
Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi




Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Ilustrasi PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Sejak transportasi daring (online) diimbau oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat tidak beroperasi sementara waktu, informasi simpang siur soal penyerangan pengemudi taksi online oleh sopir angkot konvensional santer beredar belakangan ini. 


Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Bandung mengimbau pengendara transportasi konvensional, untuk tidak terprovokasi dan menjaga kondusifitas di jalan.


Hal ini disampaikan Ketua DPC SPTI Bandung, ‎Ana Sumarna saat ditemui PRFM di kawasan Stasiun Bandung, Kamis (12/10/2017).


"Saya mengimbau teman teman agar tetap menjaga kondusifitas. Sampai hari ini belum dengar informasi ada kejadian yang merugikan, kita tetap akan menjaga stabilitas. Kalaupun terjadi masalah kita pasti terima info itu," ujar Ana.


Ana mengimbau pengemudi transportasi konvensional, tidak melakukan aksi mogok lagi sembari menunggu keputusan resmi dari pemerintah.


Ia menjelaskan, ada sekitar 38 trayek angkutan umum di Kota Bandung, dan jika digabung dengan transportasi konvensional lainnya seperti taksi, total keseluruhan yaitu 56 trayek. Maka dari itu, jika semuanya mogok, bisa menimbulkan kelumpuhan kota.


“‎Jumlah driver angkutan umum kurang lebih 12.000 orang di Kota Bandung, kita tetap mengimbau rekan-rekan agar tetap kondusif. Rencana pemogokan kemarin kan walau tidak jadi tapi tetap aja ke bawah tidak sampai masih ada yang mogok," sambungnya


Ana sebenarnya berharap ada kesetaraan regulasi tranportasi online dengan konvensional, namun demikian ia tetap menyerahkan kepada pemerintah yang sedang merancang peraturannya. 


Saat ini revisi Permenhub 26/2017 tentang taksi online tengah dibahas pemerintah pusat setelah 14 poin didalamnya dicabut oleh Mahkamah Agung (MA) pada 22 Agustus 2017. Nantinya hasil revisian Permenhub 26/2017 ini diharapkan dapat mendinginkan kisruh antara transportasi online dan konvensional.


"Jangan bertindak gegabah dan tunggu keputusan dari pemerintah. Sebab, transportasi publik ini merupakan tanggung jawab dari negara," pungkasnya.




Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

 

BERITA TERKAIT


Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi
 

BERITA PILIHAN


Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

 

BERITA LAINNYA

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Usai Diperkenalkan, Gomez Diprediksi Bakal Berburu Pemain Handal
Minggu 10 Desember 2017


Roberto Carloz Mario Gomez Resmi Diperkenalkan Kepada Bobotoh
Minggu 10 Desember 2017 Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi Usai Diperkenalkan, Gomez Diprediksi Bakal Berburu Pemain Handal
Minggu 10 Desember 2017 Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi Fernando Soler Bisa Bantu Gomez Kenalkan Sepak Bola Indonesia
Minggu 10 Desember 2017 Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi Dirigen Viking Optimis Gomez Bawa Prestasi Bagi Persib
Minggu 10 Desember 2017 Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi Mario Gomez dan Asistennya Sudah Tiba di Jakarta
Sabtu 09 Desember 2017 Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi Mario Gomez dan Asistennya Sudah Tiba di Jakarta
Sabtu 09 Desember 2017 Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

 

 

BERITA TERKAIT

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi
Kamis 12 Oktober 2017, 20:40 WIB

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi
Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi


Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Ilustrasi PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Sejak transportasi daring (online) diimbau oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat tidak beroperasi sementara waktu, informasi simpang siur soal penyerangan pengemudi taksi online oleh sopir angkot konvensional santer beredar belakangan ini. 


Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Bandung mengimbau pengendara transportasi konvensional, untuk tidak terprovokasi dan menjaga kondusifitas di jalan.


Hal ini disampaikan Ketua DPC SPTI Bandung, ‎Ana Sumarna saat ditemui PRFM di kawasan Stasiun Bandung, Kamis (12/10/2017).


"Saya mengimbau teman teman agar tetap menjaga kondusifitas. Sampai hari ini belum dengar informasi ada kejadian yang merugikan, kita tetap akan menjaga stabilitas. Kalaupun terjadi masalah kita pasti terima info itu," ujar Ana.


Ana mengimbau pengemudi transportasi konvensional, tidak melakukan aksi mogok lagi sembari menunggu keputusan resmi dari pemerintah.


Ia menjelaskan, ada sekitar 38 trayek angkutan umum di Kota Bandung, dan jika digabung dengan transportasi konvensional lainnya seperti taksi, total keseluruhan yaitu 56 trayek. Maka dari itu, jika semuanya mogok, bisa menimbulkan kelumpuhan kota.


“‎Jumlah driver angkutan umum kurang lebih 12.000 orang di Kota Bandung, kita tetap mengimbau rekan-rekan agar tetap kondusif. Rencana pemogokan kemarin kan walau tidak jadi tapi tetap aja ke bawah tidak sampai masih ada yang mogok," sambungnya


Ana sebenarnya berharap ada kesetaraan regulasi tranportasi online dengan konvensional, namun demikian ia tetap menyerahkan kepada pemerintah yang sedang merancang peraturannya. 


Saat ini revisi Permenhub 26/2017 tentang taksi online tengah dibahas pemerintah pusat setelah 14 poin didalamnya dicabut oleh Mahkamah Agung (MA) pada 22 Agustus 2017. Nantinya hasil revisian Permenhub 26/2017 ini diharapkan dapat mendinginkan kisruh antara transportasi online dan konvensional.


"Jangan bertindak gegabah dan tunggu keputusan dari pemerintah. Sebab, transportasi publik ini merupakan tanggung jawab dari negara," pungkasnya.




 

BERITA LAINNYA



Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi

 

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Kisruh Transportasi Online dan Konvensional, SPTI Imbau Agar Tidak Terprovokasi