KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih  




Kamis 24 Agustus 2017

11:55 WIB

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih
@prfmnews

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih
PRFMNewsChannel

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Kamis 22 Desember 2016, 17:57 WIB

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih
KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih




KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Laman KPU

BANDUNG, (PRFM) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Sigit Pamungkas sebut lima strategi yang dinilai dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan serentak 2017.

Dikatakan Sigit, kelima strategi itu yakni, pemetaan kantong pemilih, menentukan strategi pendidikan pemilih atas setiap klaster pemilih, menyiapkan bahan yang dibutuhkan, menggalang sinergi dengan entitas lain dan mengingatkan strategi pemaparan.

“Kalau kantong pemilih sudah terpetakan maka sosialisasi dapat dilakukan secara efektif,” tutur Sigit melansir laman KPU.

Sigit memberikan contoh strategi mengklaster pemilih menjadi sejumlah kelompok. “Jika pemilih itu berjumlah 100 persen maka kita dapat pecah menjadi empat klaster misalnya kelompok pengajian 20 persen, kelompok SMA/sederajat 10 persen, pegawai negeri sipil (PNS) 5 persen dan sisanya pemilih yang tidak terafiliasi dengan entitas yang ada. Kalau kita sudah melakukan sosialisasi ke semua entitas itu maka kita dapat mengklaim sudah melakukan sosialisasi dengan tuntas,” jelasnya.

Ia berpendapat, KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota pun perlu memaham psikologi sosial pemilih di daerahnya. Pasalnya, hal ini juga merupakan strategi yang efektif untuk pendidikan pemilih. Membangun sinergi dengan pemerintah, partai politik, pengawas pemilu, pegiat pemilu dan media massa juga tak kalah penting.

“Peningkatan partisipasi pemilih itu merupakan agenda kolektif. Karena itu kita perlu bersinergi dengan dengan pihak lain,” ungkap Sigit.

Oleh karena itu, kelima strategi tersebut diharapkan dapat membantu merealisasikan target partisipasi pemilihan gubernur, bupati dan wali kota yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 77,5 persen.  



KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

 

BERITA TERKAIT


KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih
 

BERITA PILIHAN


KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

 

BERITA LAINNYA

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Dedi Mulyadi Serukan Penguatan Ekonomi Pedesaan untuk Tangkal Radikalisme
Selasa 22 Agustus 2017


Dedi Mulyadi Serukan Penguatan Ekonomi Pedesaan untuk Tangkal Radikalisme
Selasa 22 Agustus 2017 KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih Dua Tokoh Ini Menolak Disebut Menjadi Cawagub Ridwan Kamil di Pilkada Jabar
Selasa 22 Agustus 2017 KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih Matsunaga Bertekad Curi Poin Dari Markas Persipura
Selasa 22 Agustus 2017 KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih Jose Sanjung Performa Apik Ezechiel
Senin 21 Agustus 2017 KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih Ezechiel Tampil Moncer, Ini Ungkapan Penyesalan Umuh
Senin 21 Agustus 2017 KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih Ezechiel Tampil Moncer, Ini Ungkapan Penyesalan Umuh
Senin 21 Agustus 2017 KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

 

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Kamis 22 Desember 2016, 17:57 WIB

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih
KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih


KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Laman KPU


BANDUNG, (PRFM) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Sigit Pamungkas sebut lima strategi yang dinilai dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan serentak 2017.

Dikatakan Sigit, kelima strategi itu yakni, pemetaan kantong pemilih, menentukan strategi pendidikan pemilih atas setiap klaster pemilih, menyiapkan bahan yang dibutuhkan, menggalang sinergi dengan entitas lain dan mengingatkan strategi pemaparan.

“Kalau kantong pemilih sudah terpetakan maka sosialisasi dapat dilakukan secara efektif,” tutur Sigit melansir laman KPU.

Sigit memberikan contoh strategi mengklaster pemilih menjadi sejumlah kelompok. “Jika pemilih itu berjumlah 100 persen maka kita dapat pecah menjadi empat klaster misalnya kelompok pengajian 20 persen, kelompok SMA/sederajat 10 persen, pegawai negeri sipil (PNS) 5 persen dan sisanya pemilih yang tidak terafiliasi dengan entitas yang ada. Kalau kita sudah melakukan sosialisasi ke semua entitas itu maka kita dapat mengklaim sudah melakukan sosialisasi dengan tuntas,” jelasnya.

Ia berpendapat, KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota pun perlu memaham psikologi sosial pemilih di daerahnya. Pasalnya, hal ini juga merupakan strategi yang efektif untuk pendidikan pemilih. Membangun sinergi dengan pemerintah, partai politik, pengawas pemilu, pegiat pemilu dan media massa juga tak kalah penting.

“Peningkatan partisipasi pemilih itu merupakan agenda kolektif. Karena itu kita perlu bersinergi dengan dengan pihak lain,” ungkap Sigit.

Oleh karena itu, kelima strategi tersebut diharapkan dapat membantu merealisasikan target partisipasi pemilihan gubernur, bupati dan wali kota yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 77,5 persen.  



 

BERITA LAINNYA



KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Jose Sanjung Performa Apik Ezechiel
Senin 21 Agustus 2017
PERSIB


KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

 

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

KPU Sebut Lima Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih