Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah  




Kamis 27 Juli 2017

03:49 WIB

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah
@prfmnews

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah
PRFMNewsChannel

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah
Rabu 11 Januari 2017, 15:52 WIB

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah
Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah




Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) – Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ledia Hanifa, mengatakan bahwa nasib madrasah di negeri ini masih memprihatinkan. Tak hanya soal sarana fisik sekolah, menurutnya, tunjangan bagi para pendidik di madrasah pun tidak sama bila dibandingkan dengan sekolah umum.

“Jutaan siswa sekolah tingkat SD, SMP, SMA di Indonesia tidak semua tertampung di sekolah umum baik negeri dan swasta. Sebagian dari anak bangsa peserta didik ini ditampung di madrasah, maka kita harus ingat bahwa madrasah adalah bagian dari penggerak sistem pendidikan Indonesia, sehingga mereka tak boleh dibeda-bedakan haknya dalam hal menerima tunjangan,” kata Ledia, sebagaimana rilis yang ditulis oleh Humas Jabar, Rabu (11/1/2017).

Dikatakan LEdia, guru madrasah pun berhak atas tunjangan kinerja daerah (TKD) sebagaimana yang diterima oleh guru di sekolah umum.

“Kalau daerah bisa menganggarkan TKD bagi pendidik di sekolah umum, hal yang sama layak diberikan kepada guru madrasah. Mereka sama berjuang bagi pendidikan anak bangsa, memberikan baktinya untuk mendampingi generasi penerus dalam tahun-tahun sekolah. Jangan biarkan ada kesenjangan antar sesama pendidik yang berdampak pada kesenjangan kesejahteraan mereka,” katanya.

Secara khusus Ledia menyoroti DKI Jakarta yang bisa memberikan TKD cukup besar bagi para guru sekolah umum, antara 3 hingga 5 jutaan rupiah yang kabarnya masih akan ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang.

“DKI itu punya APBD besar, terbesar bahkan se-Indonesia, tapi nasib guru madrasahnya masih memprihatinkan karena tak tersentuh anggaran TKD,” ujarnya.

Ledia mengingatkan bahwa Undang-undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 menyamakan kedudukan jenjang pendidikan umum, agama, negeri dan swasta.

“Jangan lagi ada ketidakadilan dalam hal menyediakan kesejahteraan bagi para guru” pungkasnya.




Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

 

BERITA TERKAIT


Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah
 

BERITA PILIHAN


Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

 

BERITA LAINNYA

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Jose Tegaskan Maung Bandung Siap Terkam Perseru Serui
Selasa 25 Juli 2017


Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017 Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017 Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah Diisukan Melatih Sriwijaya FC, Ini Kata Djanur
Senin 24 Juli 2017 Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah Tatap Paruh Kedua, Persib Fokus Berburu Striker
Minggu 23 Juli 2017 Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah Ini Alasan Dedi Lebih Pilih Karakter Wayang Dibanding Super Hero
Minggu 23 Juli 2017 Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah Ini Alasan Dedi Lebih Pilih Karakter Wayang Dibanding Super Hero
Minggu 23 Juli 2017 Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

 

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah
Rabu 11 Januari 2017, 15:52 WIB

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah
Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah


Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) – Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ledia Hanifa, mengatakan bahwa nasib madrasah di negeri ini masih memprihatinkan. Tak hanya soal sarana fisik sekolah, menurutnya, tunjangan bagi para pendidik di madrasah pun tidak sama bila dibandingkan dengan sekolah umum.

“Jutaan siswa sekolah tingkat SD, SMP, SMA di Indonesia tidak semua tertampung di sekolah umum baik negeri dan swasta. Sebagian dari anak bangsa peserta didik ini ditampung di madrasah, maka kita harus ingat bahwa madrasah adalah bagian dari penggerak sistem pendidikan Indonesia, sehingga mereka tak boleh dibeda-bedakan haknya dalam hal menerima tunjangan,” kata Ledia, sebagaimana rilis yang ditulis oleh Humas Jabar, Rabu (11/1/2017).

Dikatakan LEdia, guru madrasah pun berhak atas tunjangan kinerja daerah (TKD) sebagaimana yang diterima oleh guru di sekolah umum.

“Kalau daerah bisa menganggarkan TKD bagi pendidik di sekolah umum, hal yang sama layak diberikan kepada guru madrasah. Mereka sama berjuang bagi pendidikan anak bangsa, memberikan baktinya untuk mendampingi generasi penerus dalam tahun-tahun sekolah. Jangan biarkan ada kesenjangan antar sesama pendidik yang berdampak pada kesenjangan kesejahteraan mereka,” katanya.

Secara khusus Ledia menyoroti DKI Jakarta yang bisa memberikan TKD cukup besar bagi para guru sekolah umum, antara 3 hingga 5 jutaan rupiah yang kabarnya masih akan ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang.

“DKI itu punya APBD besar, terbesar bahkan se-Indonesia, tapi nasib guru madrasahnya masih memprihatinkan karena tak tersentuh anggaran TKD,” ujarnya.

Ledia mengingatkan bahwa Undang-undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 menyamakan kedudukan jenjang pendidikan umum, agama, negeri dan swasta.

“Jangan lagi ada ketidakadilan dalam hal menyediakan kesejahteraan bagi para guru” pungkasnya.




 

BERITA LAINNYA



Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017
Purwakarta Istimewa


Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Pelajar Purwakarta Kembali Lakukan Panen Raya
Selasa 25 Juli 2017
Purwakarta Istimewa


Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah

 

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Ledia Hanifa Minta Pemerintah Tak Bedakan Guru Madrasah