Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis  




Minggu 21 Juli 2019

02:53 WIB

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis
@prfmnews

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis
PRFMNewsChannel

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis
Selasa 02 April 2019, 22:00 WIB

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis
Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis




Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menciptakan gelang pendeteksi gejala Dematitis (eczema) pada kulit anak. Berkat gelang ini, tim yang terdiri oleh tiga mahasiswa lintas jurusan ini berhasil menjadi juara pada ajang L’Oreal Brandstorm 2019 di Jakarta, belum lama ini.

Gelang yang dinamakan Smart & Easy Band itu dirancang untuk mendeteksi tanda-tanda yang muncul pada kulit anak sebelum gejala dermatitis terjadi.

Selain gelang, tim yang terdiri oleh Albert Sahala Theodore (Teknik Informatika 2016), Rifda Annelies Az Zahra (Sistem Teknologi Informasi 2016), dan Johan Poernomo (Teknik Elektro 2016) juga menciptakan ide inovasi serum peredam gejala dermatitis pada anak

Cara kerja alat yang mereka ciptakan ini cukup sederhana, yakni gelang akan menampilkan sinar khusus pada smartphone sehingga kita bisa mengetahui dermatitis akan terjadi pada anak. Kemudian, segera olesi kulit anak dengan serum khusus. Semakin cepat ditangani, gejala dermatitis pun segera reda.

“Inovasi dalam bentuk gelang, aplikasi smartphone, serta rancangan produk ini dilatar belakangi oleh penyakit eczema yang merupakan salah satu isu di dunia kesehatan kulit. Kami memilih isu eczema karena masalah ini memang ada dan terjadi di dunia saat ini,” ungkap Rifda dalam siaran pers yang diterima PRFM, Selasa (2/4/2019).

Dermatitis sendiri memiliki ciri berupa ruam – ruam pada kulit dan dapat diakibatkan oleh beberapa pemicu, seperti alergi, kulit kering, serta perubahan temperatur. Untuk saat ini, penyakit dermatitis tidak bisa disembuhkan secara sepenuhnya. 

Bahkan, dermatitis bisa muncul kembali apabila terdapat pemicunya. Oleh karena itu, satu – satunya cara mengatasi penyakit dermatitis adalah dengan perawatan harian berupa pengondisian kulit.  Soalnya, menjaga kulit tetap lembab bisa menjadi salah satu cara supaya tidak memicu penyakit dermatitis.

Segmen dari penyakit dermatitis ini merupakan anak – anak. Gejala awalnya sering muncul pada anak ketika berumur 5 tahun. Karena anak-anak cenderung belum bisa merawat diri sendiri, orangtua diharapkan cepat tanggap setelah adanya gelang pendeteksi dermatitis seperti ini.



Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

 

BERITA TERKAIT


Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis
 

BERITA PILIHAN


Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

 

BERITA LAINNYA

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis Tanam Ganja di Pekarangan Rumah, Dua Pemuda Terancam Penjara Seumur Hidup
Sabtu 20 Juli 2019 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis Ucu Saepudin Diaporkan Hilang Selama Empat Bulan
Sabtu 20 Juli 2019 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

 

 

BERITA TERKAIT

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis
Selasa 02 April 2019, 22:00 WIB

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis
Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis


Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menciptakan gelang pendeteksi gejala Dematitis (eczema) pada kulit anak. Berkat gelang ini, tim yang terdiri oleh tiga mahasiswa lintas jurusan ini berhasil menjadi juara pada ajang L’Oreal Brandstorm 2019 di Jakarta, belum lama ini.

Gelang yang dinamakan Smart & Easy Band itu dirancang untuk mendeteksi tanda-tanda yang muncul pada kulit anak sebelum gejala dermatitis terjadi.

Selain gelang, tim yang terdiri oleh Albert Sahala Theodore (Teknik Informatika 2016), Rifda Annelies Az Zahra (Sistem Teknologi Informasi 2016), dan Johan Poernomo (Teknik Elektro 2016) juga menciptakan ide inovasi serum peredam gejala dermatitis pada anak

Cara kerja alat yang mereka ciptakan ini cukup sederhana, yakni gelang akan menampilkan sinar khusus pada smartphone sehingga kita bisa mengetahui dermatitis akan terjadi pada anak. Kemudian, segera olesi kulit anak dengan serum khusus. Semakin cepat ditangani, gejala dermatitis pun segera reda.

“Inovasi dalam bentuk gelang, aplikasi smartphone, serta rancangan produk ini dilatar belakangi oleh penyakit eczema yang merupakan salah satu isu di dunia kesehatan kulit. Kami memilih isu eczema karena masalah ini memang ada dan terjadi di dunia saat ini,” ungkap Rifda dalam siaran pers yang diterima PRFM, Selasa (2/4/2019).

Dermatitis sendiri memiliki ciri berupa ruam – ruam pada kulit dan dapat diakibatkan oleh beberapa pemicu, seperti alergi, kulit kering, serta perubahan temperatur. Untuk saat ini, penyakit dermatitis tidak bisa disembuhkan secara sepenuhnya. 

Bahkan, dermatitis bisa muncul kembali apabila terdapat pemicunya. Oleh karena itu, satu – satunya cara mengatasi penyakit dermatitis adalah dengan perawatan harian berupa pengondisian kulit.  Soalnya, menjaga kulit tetap lembab bisa menjadi salah satu cara supaya tidak memicu penyakit dermatitis.

Segmen dari penyakit dermatitis ini merupakan anak – anak. Gejala awalnya sering muncul pada anak ketika berumur 5 tahun. Karena anak-anak cenderung belum bisa merawat diri sendiri, orangtua diharapkan cepat tanggap setelah adanya gelang pendeteksi dermatitis seperti ini.



 

BERITA LAINNYA



Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019
Kesehatan


Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis

 

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Gejala Dermatitis