Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup  




Rabu 18 September 2019

10:48 WIB

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup
@prfmnews

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup
PRFMNewsChannel

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup
Rabu 03 Mei 2017, 21:19 WIB
Kabupaten Bandung
Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup
Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup




Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Nur Asiah - Netizen Photo PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Banyaknya tumpukan sampah di Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung terus dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, kenyamanan warga terganggu dengan bau menyengat yang timbul dari onggokan sampah basah dan kering tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah menjelaskan, upaya mengentaskan persoalan sampah di Pasar Baleendah selalu diupayakan pihaknya dan kini tengah menunggu jadwal angkut kedatangan alat berat dan truk sampah.

Namun, ia menilai persoalan ini tidak pernah usai jika tak ada kesadaran dari masyarakat sendiri. Asep mengakui, DLH Kabupaten Bandung sudah beberapa kali menggelar operasi bersih di lokasi dengan melibatkan warga, tapi hingga kini kondisinya masih belum berubah.

"Mohon bantuan dari PRFM juga terus menggugah kesadaran masyarakat. Ayo bersama kita merubah perilaku dan sikap terhadap sampah dengan membangun budaya baru yang sedang bersama kita bangun yakni penanganan sampah berbasis rumah tangga," ujar Asep kepada PRFM, Rabu (3/5/2017).

Asep menjelaskan, penanganan sampah berbasis rumah tangga dapat dilakukan dengan membuat lubang biopori dan menanamnya didalam. Hal tersebut bermanfaat, karena 45-60 persen komposisi sampah masyarakat Kabupaten Bandung adalah sampah organik.

"Sedangkan untuk sisa 40 persennya sampah anorganik dan residu ditangani dengan bank sampah serta pengangkutan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir-red)," imbuhnya.

Ia memaparkan, sampah bukanlah sumber masalah, melainkan sumber daya lingkungan, yaitu sumber daya kehidupan dari sampah organi, lalu sumber daya ekonomi dari sampah yang didaur ulang melalui bank sampah, dan sumber daya energi saat diolah menjadi bio gas.

"Sayangi sampah, maka sampah sayangi kita," tukasnya singkat.










 

BERITA TERKAIT


Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup
 

BERITA PILIHAN


Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

 

BERITA LAINNYA

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

Ini Prakiraan Cuaca Bandung Raya 18 September 2019
Rabu 18 September 2019


Dua Trayek Angkutan Umum di Cimahi Resmi Beroperasi
Rabu 18 September 2019 Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup King Eze Belum Hadir, Umuh Kecewa
Rabu 18 September 2019 Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup Greenpeace Memprediksi Ladang Kelapa Sawit Segera Muncul Usai Karhutla
Selasa 17 September 2019 Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup Indef: Tanpa Menaikkan Cukai, Tren Konsumsi Rokok Sudah Menurun
Selasa 17 September 2019 Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup Kemenristekdikti Dukung Try HOTS Tentor
Selasa 17 September 2019 Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup Ajay Harap Basket jadi Olahraga Unggulan Jawa Barat
Selasa 17 September 2019 Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

 

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup
Rabu 03 Mei 2017, 21:19 WIB
Kabupaten Bandung

Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup
Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup


Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Nur Asiah - Netizen Photo PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Banyaknya tumpukan sampah di Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung terus dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, kenyamanan warga terganggu dengan bau menyengat yang timbul dari onggokan sampah basah dan kering tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah menjelaskan, upaya mengentaskan persoalan sampah di Pasar Baleendah selalu diupayakan pihaknya dan kini tengah menunggu jadwal angkut kedatangan alat berat dan truk sampah.

Namun, ia menilai persoalan ini tidak pernah usai jika tak ada kesadaran dari masyarakat sendiri. Asep mengakui, DLH Kabupaten Bandung sudah beberapa kali menggelar operasi bersih di lokasi dengan melibatkan warga, tapi hingga kini kondisinya masih belum berubah.

"Mohon bantuan dari PRFM juga terus menggugah kesadaran masyarakat. Ayo bersama kita merubah perilaku dan sikap terhadap sampah dengan membangun budaya baru yang sedang bersama kita bangun yakni penanganan sampah berbasis rumah tangga," ujar Asep kepada PRFM, Rabu (3/5/2017).

Asep menjelaskan, penanganan sampah berbasis rumah tangga dapat dilakukan dengan membuat lubang biopori dan menanamnya didalam. Hal tersebut bermanfaat, karena 45-60 persen komposisi sampah masyarakat Kabupaten Bandung adalah sampah organik.

"Sedangkan untuk sisa 40 persennya sampah anorganik dan residu ditangani dengan bank sampah serta pengangkutan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir-red)," imbuhnya.

Ia memaparkan, sampah bukanlah sumber masalah, melainkan sumber daya lingkungan, yaitu sumber daya kehidupan dari sampah organi, lalu sumber daya ekonomi dari sampah yang didaur ulang melalui bank sampah, dan sumber daya energi saat diolah menjadi bio gas.

"Sayangi sampah, maka sampah sayangi kita," tukasnya singkat.






 

BERITA LAINNYA



Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

King Eze Belum Hadir, Umuh Kecewa
Rabu 18 September 2019
PERSIB


Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

Greenpeace Memprediksi Ladang Kelapa Sawit Segera Muncul Usai Karhutla
Selasa 17 September 2019
Karhutla Sumatera dan Kalimantan


Masalah Sampah Pasar Baleendah, Ini Jawaban Dinas Lingkungan Hidup

Indef: Tanpa Menaikkan Cukai, Tren Konsumsi Rokok Sudah Menurun
Selasa 17 September 2019
Kenaikan Cukai Rokok