Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri  




Kamis 13 Desember 2018

15:37 WIB

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri
@prfmnews

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri
PRFMNewsChannel

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri
Minggu 07 Januari 2018, 14:16 WIB

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri
Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri




Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Laman resmi DPR RI

BANDUNG, (PRFM) - Wabah penyakit difteri semakin meluas. Sampai Desember 2017, tercatat 622 kasus dengan sebaran 169 kabupaten/kota di 29 provinsi mengumumkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Hasil ini meningkat dari sebulan sebelumnya yang hanya terjadi di 95 kabupaten/kota. 

 

Menanggapi permasalahan ini Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ermalena mengungkapkan, pihaknya akan mengundang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan rapat kerja yang rencananya digelar pada pekan kedua Januari 2018. Hal ini guna membahas wabah penyakit difteri yang terus meluas hingga tutup tahun 2017.

 

Ermalena memastikan, saat memasuki masa persidangan awal 2018 Komisi IX akan melakukan pengawasan ke berbagai daerah yang terjangkit virus difteri. Komisi IX segera mengagendakan kunjungan kerja spesifik ke daerah KLB difteri, sehingga bisa diketahui persoalan apa yang membuat wabah terus meluas.

 

"Juga dalam rangka pengawasan, karena kelihatan agar merata, yah. Kalau di pelosok kan lebih bahaya lagi. Karena untuk mendatangi fasilitas kesehatan dalam rangka perawatan itu jadi tantangan juga bagi kita karena masih banyak puskemas kita yang belum siap juga," ujar Ermalena dikutip laman resmi DPR RI, Minggu (7/1/2018).

 

Menurutnya, karena keterbatasan dalam berbagai hal, pengawasan DPR tidak bisa langsung ke tingkat bawah. Kunjungan kerja bersifat random ke daerah-daerah yang terjadi KLB difteri. 

 

"Kalau DPR ini kan tidak bisa sampe ke bawah. Kalau ke bawah itu kan kita sifatnya random. Jadi kunjungan kerja ke daerah-daerah KLB, kita datangi. Tapi kan sekarang lagi reses kan, kita nggak ada kunjungan," terangnya.

 



Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

 

BERITA TERKAIT


Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri
 

BERITA PILIHAN


Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

 

BERITA LAINNYA

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Soal Pengganti Gomez, Manajemen Jangan Sampai Blunder
Kamis 13 Desember 2018


Persib Pecat Gomez, Pengamat : Ada Penyesalan Dari Bobotoh
Kamis 13 Desember 2018 Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri Ini Kata Umuh Soal Pengganti Gomez
Kamis 13 Desember 2018 Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri Sanitasi Sehat di Seluruh Wilayah Kota Bandung Terus Diupayakan
Selasa 11 Desember 2018 Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri Wujudkan Kota Literasi, Bandung Canangkan Gerakan Indonesia Membaca
Selasa 11 Desember 2018 Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri Narkoba Senilai Rp 21 Miliar Dimusnahkan
Selasa 11 Desember 2018 Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri Bandung Zoo Tambah Dua Koleksi Bambu Endemik
Selasa 11 Desember 2018 Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

 

 

BERITA TERKAIT

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri
Minggu 07 Januari 2018, 14:16 WIB

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri
Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri


Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Laman resmi DPR RI


BANDUNG, (PRFM) - Wabah penyakit difteri semakin meluas. Sampai Desember 2017, tercatat 622 kasus dengan sebaran 169 kabupaten/kota di 29 provinsi mengumumkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Hasil ini meningkat dari sebulan sebelumnya yang hanya terjadi di 95 kabupaten/kota. 

 

Menanggapi permasalahan ini Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ermalena mengungkapkan, pihaknya akan mengundang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan rapat kerja yang rencananya digelar pada pekan kedua Januari 2018. Hal ini guna membahas wabah penyakit difteri yang terus meluas hingga tutup tahun 2017.

 

Ermalena memastikan, saat memasuki masa persidangan awal 2018 Komisi IX akan melakukan pengawasan ke berbagai daerah yang terjangkit virus difteri. Komisi IX segera mengagendakan kunjungan kerja spesifik ke daerah KLB difteri, sehingga bisa diketahui persoalan apa yang membuat wabah terus meluas.

 

"Juga dalam rangka pengawasan, karena kelihatan agar merata, yah. Kalau di pelosok kan lebih bahaya lagi. Karena untuk mendatangi fasilitas kesehatan dalam rangka perawatan itu jadi tantangan juga bagi kita karena masih banyak puskemas kita yang belum siap juga," ujar Ermalena dikutip laman resmi DPR RI, Minggu (7/1/2018).

 

Menurutnya, karena keterbatasan dalam berbagai hal, pengawasan DPR tidak bisa langsung ke tingkat bawah. Kunjungan kerja bersifat random ke daerah-daerah yang terjadi KLB difteri. 

 

"Kalau DPR ini kan tidak bisa sampe ke bawah. Kalau ke bawah itu kan kita sifatnya random. Jadi kunjungan kerja ke daerah-daerah KLB, kita datangi. Tapi kan sekarang lagi reses kan, kita nggak ada kunjungan," terangnya.

 



 

BERITA LAINNYA



Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Ini Kata Umuh Soal Pengganti Gomez
Kamis 13 Desember 2018
PERSIB


Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Narkoba Senilai Rp 21 Miliar Dimusnahkan
Selasa 11 Desember 2018
Kota Bandung


Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri

 

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Masuki Masa Sidang Awal 2018, DPR Fokus Bahas Difteri