Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019  




Kamis 21 November 2019

02:42 WIB

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019
@prfmnews

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019
PRFMNewsChannel

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019
Selasa 31 Juli 2018, 18:01 WIB
Pilpres 2019
Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019
Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019




Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Redaksi Oleh : Dila F Aulia
Foto Oleh : Dila F Aulia/PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Duta Besar Luar Biasa Ukraina merangkap Georgia dan Armenia, Yuddy Chrisnandi berkunjung ke kantor HU Pikiran Rakyat, Selasa (31/7/2018). Kedatangannya tersebut untuk berdiskusi terkait Cawapres 2019 bersama tokoh-tokoh Jawa Barat dan seluruh jajaran Direksi HU Pikiran Rakyat.

Menurut Yuddy tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat merupakan terbesar di setiap gelaran pemilu. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat Jawa Barat dapat menentukan Cawapres 2019 secara terbuka.

"Posisi Jabar dalam menimbulkan Cawapres 2019 bisa dilakukan, mengingat pemilih di Jabar sangat tinggi, sebagai contoh hal ini bisa dilakukan oleh salah satu paguyuban untuk memilih siapa calon yang bisa menemani Capres nantinya," kata Yuddy. 

Yuddy yang juga Dewan Pembina Paguyuban Pasundan menilai penentuan masyarakat khususnya di Jawa Barat terkait Cawapres 2019 dapat menjadi sejarah baru dalam dunia politik. Masyarakat Jabar diminta menentukan minimalnya dua nama Cawapres yang dinilai dapat bersanding dengan Capres mendatang.

"Sebutkan saja dua nama minimalnya, kalau maksimalnya paling tiga lah, jangan banyak-banyak. Karena kalau terlalu banyak dikira main-main nanti, sebutkan alasannya kenapa memilih orang tersebut, kita yang menentukan dalam sejarah politik kan belum ada seperti itu, bisa jadi langkah itu jadi sejarah baru," tambah Yuddy. 

Selain itu Yuddy meyakini dalam Pemilu 2019 mendatang khususnya di Jawa Barat akan terjadi perubahan yang ekstrim terhadap hasil Pilpres 2019, meskipun entah kepada siapa masyarakat Jabar memilih nantinya. 

"Sebelumnya di Jabar dimenangkan oleh Prabowo sebanyak 60% sampai saat ini menunjukan tidak banyak perubahan, tapi saya yakin akan ada perubahan ekstrim meskipun saya belum yakin masyarakat Jabar memilih kepada siapa. Tapi akan ada pergeseran jika masyarakat bisa digerakkan kemana dan kepada siapa maka suara Jabar akan lebih solid," tutup Yuddy.










 

BERITA TERKAIT


Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019
 

BERITA PILIHAN


Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

 

BERITA LAINNYA

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Belasan Suporter Indonesia Sempat Ditahan Polisi Malaysia
Rabu 20 November 2019


Buruh Tolak UMK Kota Bandung 2020
Rabu 20 November 2019 Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019 DPRD Akui Kecolongan Soal Anggaran Pembangunan Kolam Renang Gedung Pakuan
Rabu 20 November 2019 Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019 Horison Ultima Bandung Jaga Silaturahmi Melalui General Staff Metting
Rabu 20 November 2019 Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019 Jalur Lingkar Emen Mulai Dibangun
Rabu 20 November 2019 Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019 Deden Natsir Beberkan Kondisi Terkini Cederanya
Rabu 20 November 2019 Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019 Lewat Desa Cageur, Pemprov Harap Angka Stunting di Jabar Turun
Rabu 20 November 2019 Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

 

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019
Selasa 31 Juli 2018, 18:01 WIB
Pilpres 2019

Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019
Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019


Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Redaksi Oleh : Dila F Aulia
Sumber Foto : Dila F Aulia/PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Duta Besar Luar Biasa Ukraina merangkap Georgia dan Armenia, Yuddy Chrisnandi berkunjung ke kantor HU Pikiran Rakyat, Selasa (31/7/2018). Kedatangannya tersebut untuk berdiskusi terkait Cawapres 2019 bersama tokoh-tokoh Jawa Barat dan seluruh jajaran Direksi HU Pikiran Rakyat.

Menurut Yuddy tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat merupakan terbesar di setiap gelaran pemilu. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat Jawa Barat dapat menentukan Cawapres 2019 secara terbuka.

"Posisi Jabar dalam menimbulkan Cawapres 2019 bisa dilakukan, mengingat pemilih di Jabar sangat tinggi, sebagai contoh hal ini bisa dilakukan oleh salah satu paguyuban untuk memilih siapa calon yang bisa menemani Capres nantinya," kata Yuddy. 

Yuddy yang juga Dewan Pembina Paguyuban Pasundan menilai penentuan masyarakat khususnya di Jawa Barat terkait Cawapres 2019 dapat menjadi sejarah baru dalam dunia politik. Masyarakat Jabar diminta menentukan minimalnya dua nama Cawapres yang dinilai dapat bersanding dengan Capres mendatang.

"Sebutkan saja dua nama minimalnya, kalau maksimalnya paling tiga lah, jangan banyak-banyak. Karena kalau terlalu banyak dikira main-main nanti, sebutkan alasannya kenapa memilih orang tersebut, kita yang menentukan dalam sejarah politik kan belum ada seperti itu, bisa jadi langkah itu jadi sejarah baru," tambah Yuddy. 

Selain itu Yuddy meyakini dalam Pemilu 2019 mendatang khususnya di Jawa Barat akan terjadi perubahan yang ekstrim terhadap hasil Pilpres 2019, meskipun entah kepada siapa masyarakat Jabar memilih nantinya. 

"Sebelumnya di Jabar dimenangkan oleh Prabowo sebanyak 60% sampai saat ini menunjukan tidak banyak perubahan, tapi saya yakin akan ada perubahan ekstrim meskipun saya belum yakin masyarakat Jabar memilih kepada siapa. Tapi akan ada pergeseran jika masyarakat bisa digerakkan kemana dan kepada siapa maka suara Jabar akan lebih solid," tutup Yuddy.






 

BERITA LAINNYA



Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Belasan Suporter Indonesia Sempat Ditahan Polisi Malaysia
Rabu 20 November 2019
Kualifikasi Piala Dunia 2022


Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Buruh Tolak UMK Kota Bandung 2020
Rabu 20 November 2019
Upah Minimum Kota/Kabupaten


Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

DPRD Akui Kecolongan Soal Anggaran Pembangunan Kolam Renang Gedung Pakuan
Rabu 20 November 2019
Kolam Renang di Gedung Pakuan


Masyarakat Jabar Harus Terbuka Tentukan Cawapres 2019

Jalur Lingkar Emen Mulai Dibangun
Rabu 20 November 2019
Tanjakan Emen