Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah  




Jumat 22 Juni 2018

16:25 WIB

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah
@prfmnews

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah
PRFMNewsChannel

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah
Senin 21 Mei 2018, 07:35 WIB

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah
Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah




Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : laman resmi Kemenag

BANDUNG, (PRFM) - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, rilis daftar 200 nama mubaligh bukan untuk memilah-milah penceramah. Rilis tersebut dikeluarkan untuk memenuhi harapan dan permintaan masyarakat. 


"Tujuannya bukan memilah mana yang boleh berceramah dan mana yang tidak boleh berceramah. Bukan itu tujuannya. Ini semua dalam rangka memenuhi harapan dan permintaan dari masyarakat," ujar Menag Lukman usai membuka gelaran Syiar Anak Negeri atau lomba nasyid kalangan milineal di salah satu studio tv di Jakarta, Sabtu (19/5/2018) petang.


Menurutnya, rilis itu akan menjawab pertanyaan masyarakat terkait mubaligh yang bisa berceramah, baik di mushola, masjid dan tempat pengajian lainnya.


"Artinya di kemudian hari akan muncul nama-nama sesuai dengan masukan yang kita terima dari tokoh-tokoh ulama dan ormas Islam. Sehingga mereka bisa kita manfaatkan ilmunya. Ini daftar yang sangat dinamis dan akan senantiasa mengalami updating dan perubahan penambahan," papar Lukman dikutip laman resmi Kemenag.


Ia menambahkan, setelah nama-nama mubaligh dikumpulkan, setidaknya ada tiga hal yang perlu dicermati. Pertama, mubaligh harus betul-betul mumpuni dalam arti menguasai secara mendalam dan luas tentang substansi ajaran Islam. Kedua, memiliki pengalaman yang cukup besar sebagai penceramah. Terakhir, memiliki komitmen yang tinggi terhadap kebangsaan

 

"Nah atas dasar itulah kami merilis 200 nama pencermah tersebut. Yang harus menjadi catatan kita semua adalah bahwa ini adalah rilis yang pertama dan bukan satu-satunya," tegas Menag. 




Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

 

BERITA TERKAIT


Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah
 

BERITA PILIHAN


Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

 

BERITA LAINNYA

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Arus Balik di Terminal Cicaheum Naik 17% Dibanding Tahun 2017
Jumat 22 Juni 2018


Persib Tantang Persija di Stadion PTIK Jakarta
Jumat 22 Juni 2018 Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah Awal Juni Ini Realisasi APBD Jabar TA 2018 Capai 36,73%
Jumat 22 Juni 2018 Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Simpatik di Cicaheum
Jumat 22 Juni 2018 Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah Pengamat Nilai Pemerintah Hanya Fokus Pada Arus Mudik Lebaran
Jumat 22 Juni 2018 Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah Tanggal 24 Juni 2018 Batas Akhir Penyerahan LPPDK Paslon Gubernur
Jumat 22 Juni 2018 Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah Proyek Tol Bandung-Tasik Sudah Tahap Lelang Investasi
Jumat 22 Juni 2018 Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

 

 

BERITA TERKAIT

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah
Senin 21 Mei 2018, 07:35 WIB

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah
Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah


Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : laman resmi Kemenag


BANDUNG, (PRFM) - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, rilis daftar 200 nama mubaligh bukan untuk memilah-milah penceramah. Rilis tersebut dikeluarkan untuk memenuhi harapan dan permintaan masyarakat. 


"Tujuannya bukan memilah mana yang boleh berceramah dan mana yang tidak boleh berceramah. Bukan itu tujuannya. Ini semua dalam rangka memenuhi harapan dan permintaan dari masyarakat," ujar Menag Lukman usai membuka gelaran Syiar Anak Negeri atau lomba nasyid kalangan milineal di salah satu studio tv di Jakarta, Sabtu (19/5/2018) petang.


Menurutnya, rilis itu akan menjawab pertanyaan masyarakat terkait mubaligh yang bisa berceramah, baik di mushola, masjid dan tempat pengajian lainnya.


"Artinya di kemudian hari akan muncul nama-nama sesuai dengan masukan yang kita terima dari tokoh-tokoh ulama dan ormas Islam. Sehingga mereka bisa kita manfaatkan ilmunya. Ini daftar yang sangat dinamis dan akan senantiasa mengalami updating dan perubahan penambahan," papar Lukman dikutip laman resmi Kemenag.


Ia menambahkan, setelah nama-nama mubaligh dikumpulkan, setidaknya ada tiga hal yang perlu dicermati. Pertama, mubaligh harus betul-betul mumpuni dalam arti menguasai secara mendalam dan luas tentang substansi ajaran Islam. Kedua, memiliki pengalaman yang cukup besar sebagai penceramah. Terakhir, memiliki komitmen yang tinggi terhadap kebangsaan

 

"Nah atas dasar itulah kami merilis 200 nama pencermah tersebut. Yang harus menjadi catatan kita semua adalah bahwa ini adalah rilis yang pertama dan bukan satu-satunya," tegas Menag. 




 

BERITA LAINNYA



Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah

 

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Menag Tegaskan Rilis Nama Muballigh Akan Terus Bertambah