Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?  




Minggu 19 Agustus 2018

10:30 WIB

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?
@prfmnews

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?
PRFMNewsChannel

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?
Kamis 24 Mei 2018, 22:00 WIB
Ramadhan 1439 H

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?
Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?




Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Pada bulan Ramadan, umat muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa. Banyak umat Islam yang berpuasa dan mengurangi aktivitas mereka di bulan Ramadan agar puasa yang mereka jalankan dapat berjalan lancar. Namun, hendaknya kita jangan terlalu bermalas-malasan juga. Kita harus tetap beraktivitas agar tubuh kita tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa.

Saat berpuasa, kita masih bisa melakukan bermacam aktivitas kegemaran seperti biasa, termasuk mendaki gunung. Bagi kamu yang hobi mendaki gunung, kamu masih bisa kok menjalankan aktivitas tersebut saat puasa tanpa harus mengganggu puasamu. 

Ada beberapa tips yang yang bisa menjadi panduanmu ketika mendaki gunung saat menjalankan ibadah puasa.

1. Mantapkan niatmu

Mantapkan niatmu sebelum berangkat. Karena segala sesuatu tergantung pada niat, mantapkan niatmu untuk mendaki sambil menjalankan puasa. Karena bagaimanapun, puasa itu wajib bagi umat muslim, dan mendaki gunung adalah pilihan, jadi jangan sampai karena mendaki gunung, kamu membatalkan puasamu. 

2. Pilih gunung yang tidak terlalu sukar didaki

Sebaiknya memilih pendakian di gunung yang tidak terlalu berat untuk pendakian, karena pendakian saat puasa akan berbeda daripada pendakian seperti biasa. Mendaki saat puasa akan membutuhkan energi yang lebih jika kamu mendaki gunung dengan jalur pendakian yang ekstrim atau yang membutuhkan waktu berhari-hari. Perhatikan pula rute pendakiannya. Jangan asal pilih jalur, pakailah jalur pendakian yang sudah umum, entah itu jalur pendek atau jalur mudah. Salah satu gunung yang medannya tidak terlalu berat adalah Gunung Papandayan di Garut, itu bisa jadi pilihan kamu. 

3. Bawa perlengkapan secukupnya, tetapi tetap safety

Bawalah barang yang biasa dipakai ketika mendaki, seperti makanan, peralatan camp, pakaian ganti, jaket, sepatu, perlengkapan masak, dan obat-obatan. Jangan terlalu banyak membawa peralatan yang tidak terlalu penting, karena akan sangat menguras tenaga dan hanya akan menambah berat beban bawaan saja sehingga akan beresiko cepat lelah.  

4. Latihlah fisikmu seminggu sebelum pendakian

Lakukan latihan fisik seperti olahraga pagi minimal seminggu sebelum pendakian, karena dengan berolahraga tubuh kita akan cepat menyesuaikan kondisi saat cuaca berubah dan juga menyegarkan badan saat kita beraktivitas ketika berpuasa. 

5. Bawalah makanan yang bergizi cukup

Bawalah makanan yang berkalori tinggi dan mengandung banyak protein juga karbohidrat seperti kornet, sosis, bakso hingga sereal. Makan  makanan yang bergizi akan membuat staminamu bertahan lama dan tidak gampang lelah ketika mendaki gunung.  

6. Minumlah multivitamin dan madu ketika sahur

Selain makan makanan yang berprotein, berkarbohidrat dan berkalori tinggi, kamu juga harus minum vitamin dan madu agar staminamu tetap terjaga. Multivitamin dan madu  biasanya akan sangat berguna untuk membantu menjaga staminamu

7. Mulailah mendaki pada malam atau pagi hari

Mulailah pendakian pada malam setelah solat taraweh atau pagi setelah sahur. Selain tidak mengganggu puasamu, pendakian pada malam atau pagi hari juga tidak akan terlalu menguras tenagamu.

8. Mendakilah dengan santai

Lakukan pendakianmu dengan santai dan jangan tergesa-gesa. Nikmati setiap langkahnya. Dengan pendakian santai, kamu tidak akan merasa cepat lelah dan bisa lebih menikmati perjalanan pendakianmu.

9. Mendaki dengan teman yang mendukungmu puasa

Ajaklah teman yang sama-sama berpuasa saat mendaki atau teman yang mendukungmu puasa saat mendaki. Jangan sampai mendaki dengan teman yang menjadi penyebab kamu tergoda untuk membatalkan puasa saat mendaki.

10. Jangan paksakan dirimu

Saat kondisi tubuhmu benar-benar sudah lelah dan dirasa tak sanggup untuk melanjutkan puasa saat pendakian, maka jangan memaksakan diri. Ingatlah pendakian yang sukses adalah pulang kembali dengan selamat.

11. Selalu berdoa

Berdoalah supaya pendakianmu berjalan lancar. Tetap berdoa kepada Tuhan menjadi kunci sukses pendakianmu. Bila kamu mau dan benar-benar siap mendaki gunung saat puasa, tips-tips diatas bisa menjadi panduannya.

Sejatinya, tetaplah berpuasa Ramadan karena hukumnya wajib bagi umat muslim, sementara mendaki gunung adalah salah satu sarana untuk mentafakuri kekuasaan Tuhan. Mendaki gunung saat puasa? kenapa tidak. Semoga bermanfaat, dan selamat berpuasa sambil mendaki gunung!



Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

 

BERITA TERKAIT


Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?
 

BERITA PILIHAN


Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

 

BERITA LAINNYA

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

Bandung dan Jawa Barat Cerah Berawan Sepanjang Hari
Minggu 19 Agustus 2018


Pelarangan Striker Asing Wacana yang Keliru
Minggu 19 Agustus 2018 Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak? Kebutuhan Pembangunan Infrastruktur di Jabar Sudah Mendesak
Minggu 19 Agustus 2018 Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak? Luas Sawah di Jabar yang Mengalami Kekeringan Masih Relatif Kecil
Minggu 19 Agustus 2018 Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak? Mantan Pelatih Timnas Sambut Positif Pelarangan Striker Asing
Minggu 19 Agustus 2018 Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak? Pemerintah Gelontorkan Rp 800 Triliun untuk Transfer Daerah dan Dana Desa
Minggu 19 Agustus 2018 Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak? Wacana Pelarangan Striker Asing Terlalu Dipaksakan
Minggu 19 Agustus 2018 Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

 

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?
Kamis 24 Mei 2018, 22:00 WIB
Ramadhan 1439 H

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?
Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?


Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Pada bulan Ramadan, umat muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa. Banyak umat Islam yang berpuasa dan mengurangi aktivitas mereka di bulan Ramadan agar puasa yang mereka jalankan dapat berjalan lancar. Namun, hendaknya kita jangan terlalu bermalas-malasan juga. Kita harus tetap beraktivitas agar tubuh kita tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa.

Saat berpuasa, kita masih bisa melakukan bermacam aktivitas kegemaran seperti biasa, termasuk mendaki gunung. Bagi kamu yang hobi mendaki gunung, kamu masih bisa kok menjalankan aktivitas tersebut saat puasa tanpa harus mengganggu puasamu. 

Ada beberapa tips yang yang bisa menjadi panduanmu ketika mendaki gunung saat menjalankan ibadah puasa.

1. Mantapkan niatmu

Mantapkan niatmu sebelum berangkat. Karena segala sesuatu tergantung pada niat, mantapkan niatmu untuk mendaki sambil menjalankan puasa. Karena bagaimanapun, puasa itu wajib bagi umat muslim, dan mendaki gunung adalah pilihan, jadi jangan sampai karena mendaki gunung, kamu membatalkan puasamu. 

2. Pilih gunung yang tidak terlalu sukar didaki

Sebaiknya memilih pendakian di gunung yang tidak terlalu berat untuk pendakian, karena pendakian saat puasa akan berbeda daripada pendakian seperti biasa. Mendaki saat puasa akan membutuhkan energi yang lebih jika kamu mendaki gunung dengan jalur pendakian yang ekstrim atau yang membutuhkan waktu berhari-hari. Perhatikan pula rute pendakiannya. Jangan asal pilih jalur, pakailah jalur pendakian yang sudah umum, entah itu jalur pendek atau jalur mudah. Salah satu gunung yang medannya tidak terlalu berat adalah Gunung Papandayan di Garut, itu bisa jadi pilihan kamu. 

3. Bawa perlengkapan secukupnya, tetapi tetap safety

Bawalah barang yang biasa dipakai ketika mendaki, seperti makanan, peralatan camp, pakaian ganti, jaket, sepatu, perlengkapan masak, dan obat-obatan. Jangan terlalu banyak membawa peralatan yang tidak terlalu penting, karena akan sangat menguras tenaga dan hanya akan menambah berat beban bawaan saja sehingga akan beresiko cepat lelah.  

4. Latihlah fisikmu seminggu sebelum pendakian

Lakukan latihan fisik seperti olahraga pagi minimal seminggu sebelum pendakian, karena dengan berolahraga tubuh kita akan cepat menyesuaikan kondisi saat cuaca berubah dan juga menyegarkan badan saat kita beraktivitas ketika berpuasa. 

5. Bawalah makanan yang bergizi cukup

Bawalah makanan yang berkalori tinggi dan mengandung banyak protein juga karbohidrat seperti kornet, sosis, bakso hingga sereal. Makan  makanan yang bergizi akan membuat staminamu bertahan lama dan tidak gampang lelah ketika mendaki gunung.  

6. Minumlah multivitamin dan madu ketika sahur

Selain makan makanan yang berprotein, berkarbohidrat dan berkalori tinggi, kamu juga harus minum vitamin dan madu agar staminamu tetap terjaga. Multivitamin dan madu  biasanya akan sangat berguna untuk membantu menjaga staminamu

7. Mulailah mendaki pada malam atau pagi hari

Mulailah pendakian pada malam setelah solat taraweh atau pagi setelah sahur. Selain tidak mengganggu puasamu, pendakian pada malam atau pagi hari juga tidak akan terlalu menguras tenagamu.

8. Mendakilah dengan santai

Lakukan pendakianmu dengan santai dan jangan tergesa-gesa. Nikmati setiap langkahnya. Dengan pendakian santai, kamu tidak akan merasa cepat lelah dan bisa lebih menikmati perjalanan pendakianmu.

9. Mendaki dengan teman yang mendukungmu puasa

Ajaklah teman yang sama-sama berpuasa saat mendaki atau teman yang mendukungmu puasa saat mendaki. Jangan sampai mendaki dengan teman yang menjadi penyebab kamu tergoda untuk membatalkan puasa saat mendaki.

10. Jangan paksakan dirimu

Saat kondisi tubuhmu benar-benar sudah lelah dan dirasa tak sanggup untuk melanjutkan puasa saat pendakian, maka jangan memaksakan diri. Ingatlah pendakian yang sukses adalah pulang kembali dengan selamat.

11. Selalu berdoa

Berdoalah supaya pendakianmu berjalan lancar. Tetap berdoa kepada Tuhan menjadi kunci sukses pendakianmu. Bila kamu mau dan benar-benar siap mendaki gunung saat puasa, tips-tips diatas bisa menjadi panduannya.

Sejatinya, tetaplah berpuasa Ramadan karena hukumnya wajib bagi umat muslim, sementara mendaki gunung adalah salah satu sarana untuk mentafakuri kekuasaan Tuhan. Mendaki gunung saat puasa? kenapa tidak. Semoga bermanfaat, dan selamat berpuasa sambil mendaki gunung!



 

BERITA LAINNYA



Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?

 

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Mendaki Gunung Saat Puasa, Kenapa Tidak?