Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa  




Rabu 18 September 2019

09:50 WIB

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa
@prfmnews

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa
PRFMNewsChannel

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa
Rabu 22 Mei 2019, 18:55 WIB

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa
Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa




Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi/net

BANDUNG, (PRFM) - Menyikapi maraknya peredaran konten negatif terkait dengan aksi unjuk rasa di Jakata hari ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau warganet untuk segera menghapus dan tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video korban aksi kekerasan di media apapun.

“Imbauan ini dilakukan memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di tengah masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam siaran pers, Rabu (22/5/2019).

Kementerian Kominfo  mengimbau, semua pihak terutama warganet untuk menyebarkan informasi yang menyebarkan kedamaian serta menghindari penyebaran konten atau informasi yang bisa membuat ketakutan pada masyarakat ataupun berisi provokasi dan ujaran kebencian kepada siapapun.

Ferdinandus mengingatkan, konten video yang mengandung aksi kekerasan, hasutan yang provokatif serta ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA) merupakan konten yang melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kementerian Kominfo, lanjut Ferdinanadus, terus melakukan pemantauan dan pencarian situs, konten dan akun dengan menggunakan mesin AIS dengan dukungan 100 anggota verifikator.

“Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri dan mengidentifikasi akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan dan hasutan yang bersifat provokatif,” katanya.

Menurut Ferdinandus, Kementerian Kominfo juga mendorong masyarakat untuk melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten jika menemuken konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau kerusuhan di Jakarta. 










 

BERITA TERKAIT


Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa
 

BERITA PILIHAN


Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

 

BERITA LAINNYA

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

King Eze Belum Hadir, Umuh Kecewa
Rabu 18 September 2019


Greenpeace Memprediksi Ladang Kelapa Sawit Segera Muncul Usai Karhutla
Selasa 17 September 2019 Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa Indef: Tanpa Menaikkan Cukai, Tren Konsumsi Rokok Sudah Menurun
Selasa 17 September 2019 Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa Ajay Harap Basket jadi Olahraga Unggulan Jawa Barat
Selasa 17 September 2019 Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa Galian Kabel Sebabkan Lalin Bundaran Cibiru Padat Merayap
Selasa 17 September 2019 Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa KPAI Sebut Penghasilan Pengusaha Rokok Bisa Capai Rp 400 Triliun Per Tahun
Selasa 17 September 2019 Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019 Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

 

 

BERITA TERKAIT

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa
Rabu 22 Mei 2019, 18:55 WIB

Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa
Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa


Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi/net


BANDUNG, (PRFM) - Menyikapi maraknya peredaran konten negatif terkait dengan aksi unjuk rasa di Jakata hari ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau warganet untuk segera menghapus dan tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video korban aksi kekerasan di media apapun.

“Imbauan ini dilakukan memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di tengah masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam siaran pers, Rabu (22/5/2019).

Kementerian Kominfo  mengimbau, semua pihak terutama warganet untuk menyebarkan informasi yang menyebarkan kedamaian serta menghindari penyebaran konten atau informasi yang bisa membuat ketakutan pada masyarakat ataupun berisi provokasi dan ujaran kebencian kepada siapapun.

Ferdinandus mengingatkan, konten video yang mengandung aksi kekerasan, hasutan yang provokatif serta ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA) merupakan konten yang melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kementerian Kominfo, lanjut Ferdinanadus, terus melakukan pemantauan dan pencarian situs, konten dan akun dengan menggunakan mesin AIS dengan dukungan 100 anggota verifikator.

“Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri dan mengidentifikasi akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan dan hasutan yang bersifat provokatif,” katanya.

Menurut Ferdinandus, Kementerian Kominfo juga mendorong masyarakat untuk melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten jika menemuken konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau kerusuhan di Jakarta. 






 

BERITA LAINNYA



Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

King Eze Belum Hadir, Umuh Kecewa
Rabu 18 September 2019
PERSIB


Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Greenpeace Memprediksi Ladang Kelapa Sawit Segera Muncul Usai Karhutla
Selasa 17 September 2019
Karhutla Sumatera dan Kalimantan


Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Indef: Tanpa Menaikkan Cukai, Tren Konsumsi Rokok Sudah Menurun
Selasa 17 September 2019
Kenaikan Cukai Rokok


Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Ajay Harap Basket jadi Olahraga Unggulan Jawa Barat
Selasa 17 September 2019
Scorpio Cup 2019


Menebar Kebencian, Warganet Diimbau Tak Sebarkan Foto dan Video Aksi Unjuk Rasa

Galian Kabel Sebabkan Lalin Bundaran Cibiru Padat Merayap
Selasa 17 September 2019
Bundaran Cibiru