Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes  




Minggu 17 Februari 2019

11:08 WIB

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes
@prfmnews

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes
PRFMNewsChannel

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes
Selasa 12 Februari 2019, 17:01 WIB

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes
Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes




Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : PRFM


BANDUNG,(PRFM) - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Bangunan dan Gedung melarang penggunaan bahan bangunan yang dianggap berbahaya. Salah satunya asbes.

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung,‎ Iskandar Zulkarnaen mengungkapkan, asbes (serat mineral bersifat tahan panas) selama ini kerap digunakan sebagai atap bangunan. Namun asbes ternyata mengandung zat beracun. Sementara dalam Perda Nomor 14 Tahun 2018 sebagai pengganti Perda Nomor 5 Tahun 2010 mengatur soal persyaratan kesehatan bangunan dan gedung.

"Ada pasal lagi terhadap bahan yang dianggap beracun. Di Perda ini kita atur untuk bahan yang berdampak ke masyarakat tidak dipakai lagi, contohnya itu asbes," kata Zulkarnaen di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Bandung, Selasa (12/2/2019).

Dalam Perda Nomor 14 Tahun 2018 tersebut tertera di pasal 69 perihal persyaratan kesehatan bangunan gedung meliputi sistem penghawaan, sistem pencahayaan, sistem sanitasi dan penggunaan bahan bangunan.

Selanjutnya, soal penggunaan bahan bangunan dalam pasal 77 ayat 1 ‎bahwa bahan bangunan harus aman bagi kesehatan pengguna bangunan gedung dan tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan, serta penggunanya dapat menunjang pelestarian lingkungan.

Pada pasal 77 ayat 2 kemudian menyebutkan, bahan bangunan yang aman dan tidak menimbulkan dampak penting harus memenuhi beberapa kriteria. Yakni, tidak mengandung bahan berbahaya atau beracun bagi kesehatan pengguna bangunan gedung, tidak menimbulkan efek silau bagi pengguna masyarakat dan lingkungan sekitarnya, tidak menimbulkan efek peningkatan temperatur, sesuai dengan prinsip konservasi dan ramah lingkungan.

"Memang dari sisi bahannya asbes bahannya tidak sehat dipakai masyarakat," Zulkarnaen menegaskan.

Dari sejumlah literatur dan artikel penelitian kesehatan, bahan yang terkandung dalam asbes ini berpotensi memicu timbulnya kanker.‎ Untuk itu, Perda Nomor 14 Tahun 2018 secara tegas melarang penggunaan asbes lantaran dinilai mengancam kesehatan.

"Memang asbes berdampak zat yang ada didalamnya apabila terlalu panas menguap dan terhirup oleh yang tinggal di situ. Belum lagi kalau pembuatanya tidak sempurna, ada serpihan yang membahayakan," katanya.



Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

 

BERITA TERKAIT


Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes
 

BERITA PILIHAN


Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

 

BERITA LAINNYA

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Titik Kampanye Terbuka di Kota Bandung Dibagi 6 Zona
Rabu 13 Februari 2019


Perda Kewirausahaan Ditetapkan Dukung Milenial Jabar Berwirausaha
Selasa 12 Februari 2019 Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes Pemkot Pastikan Semua Pembangunan di Kota Bandung Sesuai dengan RTRW dan RDTR
Selasa 12 Februari 2019 Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes Tak Hanya Siapkan Logistik, KPU Kota Bandung pun Siapkan Penyelenggara Pemilu
Selasa 12 Februari 2019 Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes Siang Ini Bobotoh Mulai Padati Stadion Si Jalak Harupat
Senin 11 Februari 2019 Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes Kasus DBD di Bandung Barat Menurun
Senin 11 Februari 2019 Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes KPAI Sayangkan Adanya Pelajar SMA yang Buat Industri Tembakau di Apartemen
Senin 11 Februari 2019 Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

 

 

BERITA TERKAIT

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes
Selasa 12 Februari 2019, 17:01 WIB

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes
Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes


Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : PRFM



BANDUNG,(PRFM) - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Bangunan dan Gedung melarang penggunaan bahan bangunan yang dianggap berbahaya. Salah satunya asbes.

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung,‎ Iskandar Zulkarnaen mengungkapkan, asbes (serat mineral bersifat tahan panas) selama ini kerap digunakan sebagai atap bangunan. Namun asbes ternyata mengandung zat beracun. Sementara dalam Perda Nomor 14 Tahun 2018 sebagai pengganti Perda Nomor 5 Tahun 2010 mengatur soal persyaratan kesehatan bangunan dan gedung.

"Ada pasal lagi terhadap bahan yang dianggap beracun. Di Perda ini kita atur untuk bahan yang berdampak ke masyarakat tidak dipakai lagi, contohnya itu asbes," kata Zulkarnaen di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Bandung, Selasa (12/2/2019).

Dalam Perda Nomor 14 Tahun 2018 tersebut tertera di pasal 69 perihal persyaratan kesehatan bangunan gedung meliputi sistem penghawaan, sistem pencahayaan, sistem sanitasi dan penggunaan bahan bangunan.

Selanjutnya, soal penggunaan bahan bangunan dalam pasal 77 ayat 1 ‎bahwa bahan bangunan harus aman bagi kesehatan pengguna bangunan gedung dan tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan, serta penggunanya dapat menunjang pelestarian lingkungan.

Pada pasal 77 ayat 2 kemudian menyebutkan, bahan bangunan yang aman dan tidak menimbulkan dampak penting harus memenuhi beberapa kriteria. Yakni, tidak mengandung bahan berbahaya atau beracun bagi kesehatan pengguna bangunan gedung, tidak menimbulkan efek silau bagi pengguna masyarakat dan lingkungan sekitarnya, tidak menimbulkan efek peningkatan temperatur, sesuai dengan prinsip konservasi dan ramah lingkungan.

"Memang dari sisi bahannya asbes bahannya tidak sehat dipakai masyarakat," Zulkarnaen menegaskan.

Dari sejumlah literatur dan artikel penelitian kesehatan, bahan yang terkandung dalam asbes ini berpotensi memicu timbulnya kanker.‎ Untuk itu, Perda Nomor 14 Tahun 2018 secara tegas melarang penggunaan asbes lantaran dinilai mengancam kesehatan.

"Memang asbes berdampak zat yang ada didalamnya apabila terlalu panas menguap dan terhirup oleh yang tinggal di situ. Belum lagi kalau pembuatanya tidak sempurna, ada serpihan yang membahayakan," katanya.



 

BERITA LAINNYA



Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Kasus DBD di Bandung Barat Menurun
Senin 11 Februari 2019
Jawa Barat


Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes

 

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Mengandung Zat Beracun, Gedung Baru Dilarang Gunakan Asbes