Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud  




Jumat 18 Januari 2019

21:32 WIB

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud
@prfmnews

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud
PRFMNewsChannel

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud
Jumat 09 November 2018, 06:52 WIB

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud
Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud




Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Istimewa/dok

Foto : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (Istimewa/dok)


BANDUNG, (PRFM) - Angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2018 mencapai tujuh juta orang. Sebagian besar pengangguran masih didominasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan persentase 11,24 persen.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menilai, tingginya lulusan SMK yang menganggur disebabkan kebijakan pemerintah yang menerapkan rasio SMK:SMA sebesar 60:40. Akibatnya, jumlah lulusannya membeludak.

"Kondisi SMK kita itu sekarang jumlahnya 14 ribu, yang negeri hanya 5 ribu dan swasta 35 ribu. Banyak SMK mini yang siswanya tidak sampai 50 orang ini tentu tidak bisa kembangkan SMK unggulan. Ketika diobral izin SMK itu yang terjadi," ujarnya, Kamis (8/11/2018).

Muhadjir menjelaskan, kualitas lulusan SMK bukan tidak sesuai kebutuhan industri. Namun jumlah tenaga pengajar keahlian sangat kurang. Padahal, SMK dicanangkan pemerintah agar pelajar mendapatkan pendidikan keahlian agar begitu lulus siap untuk bekerja.

"SMK lebih banyak bahkan dari guru agamanya dari guru keahliannya," sambungnya dilansir galamedianews.com.

Untuk itu, dalam jangka pendek menurut dia perizinan SMK akan diperketat sehingga jumlahnya bisa melambat. Selain itu, kualitas SMK yang ada akan terus ditingkatkan dengan cara dimerger.

"Dengan revitalisasi ini kita coba buat agar ini (SMK) kita merger supaya lebih berbobot sebagai lembaga yang bisa kembangkan," ucapnya.



Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

 

BERITA TERKAIT


Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud
 

BERITA PILIHAN


Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

 

BERITA LAINNYA

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Perlu Inovasi untuk Hidupkan Kembali Pariwisata Palu
Jumat 18 Januari 2019


Anggota Dewan Sesalkan Penegakan Hak Cipta tak Dibahas pada Debat Capres
Jumat 18 Januari 2019 Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud KPAI Akan Datangi Sekolah yang Diduga Jadi Gudang Penyimpanan Narkoba
Jumat 18 Januari 2019 Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud Curi Dana Desa, Anak Kepala Desa Cikedung Indramayu Diamankan
Jumat 18 Januari 2019 Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud Curi Dana Desa, Anak Kepala Desa Cikedung Indramayu Diamankan
Jumat 18 Januari 2019 Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud Api Bakar Pom Bensin Eceran, Pemilik Alami Luka Bakar
Jumat 18 Januari 2019 Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud Keppres Pemberhentian Zumi Zola Sebagai Gubernur Jambi Sudah Terbit
Jumat 18 Januari 2019 Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

 

 

BERITA TERKAIT

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud
Jumat 09 November 2018, 06:52 WIB

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud
Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud


Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Istimewa/dok


Foto : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (Istimewa/dok)


BANDUNG, (PRFM) - Angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2018 mencapai tujuh juta orang. Sebagian besar pengangguran masih didominasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan persentase 11,24 persen.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menilai, tingginya lulusan SMK yang menganggur disebabkan kebijakan pemerintah yang menerapkan rasio SMK:SMA sebesar 60:40. Akibatnya, jumlah lulusannya membeludak.

"Kondisi SMK kita itu sekarang jumlahnya 14 ribu, yang negeri hanya 5 ribu dan swasta 35 ribu. Banyak SMK mini yang siswanya tidak sampai 50 orang ini tentu tidak bisa kembangkan SMK unggulan. Ketika diobral izin SMK itu yang terjadi," ujarnya, Kamis (8/11/2018).

Muhadjir menjelaskan, kualitas lulusan SMK bukan tidak sesuai kebutuhan industri. Namun jumlah tenaga pengajar keahlian sangat kurang. Padahal, SMK dicanangkan pemerintah agar pelajar mendapatkan pendidikan keahlian agar begitu lulus siap untuk bekerja.

"SMK lebih banyak bahkan dari guru agamanya dari guru keahliannya," sambungnya dilansir galamedianews.com.

Untuk itu, dalam jangka pendek menurut dia perizinan SMK akan diperketat sehingga jumlahnya bisa melambat. Selain itu, kualitas SMK yang ada akan terus ditingkatkan dengan cara dimerger.

"Dengan revitalisasi ini kita coba buat agar ini (SMK) kita merger supaya lebih berbobot sebagai lembaga yang bisa kembangkan," ucapnya.



 

BERITA LAINNYA



Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Api Bakar Pom Bensin Eceran, Pemilik Alami Luka Bakar
Jumat 18 Januari 2019
Kabupaten Bandung


Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud

 

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Mengapa Lulusan SMK Banyak yang Menganggur? Ini Penjelasan Mendikbud