Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah  




Rabu 21 Februari 2018

20:35 WIB

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah
@prfmnews

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah
PRFMNewsChannel

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah
Kamis 07 Desember 2017, 13:07 WIB

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah
Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah




Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Siswa SMK Dirgantara Kota Bandung diduga menjadi korban penganiayaan atau pembunuhan di Jalan Paralon Rt 3 Rw 4 Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Rabu (6/12/2017) malam. Wakasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Suparma mengatakan, menurut informasi korban ditemukan dalam keadaan tergeletak dan berlumuran darah pada bagian dada akibat benda tajam.


"Jadi terdapat luka di dada yang dimungkinkan itu akibat ditusuk dengan benda tajam atau pisau," ujar Suparma kepada PRFM, Kamis (7/12/2017). 


Suparma menuturkan, sebelum kejadian korban berinisial FA (18) yang sedang berkumpul bersama teman-temannya hendak mencari tempat isi ulang air galon di sekitaran lokasi bersama satu rekannya menggunakan sepeda motor. Setibanya di tempat tujuan, korban menunggu di salah satu gang atau jalan kecil. 


"Kalau kita dengarkan saksi tadi malam di lokasi kejadian, mereka sedang ada kegiatan kumpul bersama dengan teman-temannya. Menurut keterangan dari teman-temannya mereka sedang ada kegiatan masak bareng-bareng, kemudian keluar berdua berboncengan dengan temannya. Kemudian temannya mau isi air isi ulang galon," jelas Suparma. 


Karena terlalu malam, jelas Suparma, rekan korban tidak mendapatkan air galon yang dicarinya. Ketika tiba di gang tersebut, ia mendapati korban dalam keadaan tergeletak dan berlumuran darah di bagian dada. 


"Tiba-tiba teman yang satunya ini datang lagi dan tidak mendapatkan air isi ulang karena sudah tutup warung tersebut. Kemudian kembali lagi dimana temennya itu menunggu di gang, diketahui bahwa temennya itu sudah dalam kondisi tergeletak," lanjutnya. 


Suparma mengatakan, kejadian tersebut bukan perampokan karena pelaku diduga sakit hati atau balas dendam . Petugas kepolisian juga tidak menemukan barang milik korban dan tidak ada yang kurang satupun. Hanya saja, di lokasi ditemukan potongan pisau jenis blur.


"Kalau analisa kita, mungkin ini karena faktor sakit hati atau balas dendam karena tidak ada unsur pengambilan barang," ucapnya. 


Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan tadi malam, Suparma mengatakan warga tidak mendengar suara gaduh apapun sebelum kejadian. Bahkan seorang warga hanya mendengar suara geraman saja.  


"Warga sekitaran tidak mendengarkan suara gaduh teriakan atau semacam berantem. Hanya berdasarkan dari warga yang dekat dengan TKP hanya mendengar suara seperti menggeram. Cuman sebentar terus keluar, tau-tau memang ada seorang bapak-bapak dan melihat kondisi yang bersangkutan itu sudah dalam kondisi tidak berdaya lagi," tuturnya. 


Suparma mengatakan korban meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke Rumah Sakit. Ia juga memastikan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku. 


"Kami mohon waktu, kami mohon doa restu dari seluruh warga masyarakat khususnya warga Cigondewah dekat TKP. Kami tim penyidik ini segera mendapatkan pelakunya dan kami segera untuk kami proses hukum." Tandasnya.



Editor : Hera Erawan



Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

 

BERITA TERKAIT


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah
 

BERITA PILIHAN


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

 

BERITA LAINNYA

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Yana Ajak Warga Kelola Sampah Dengan Bandrek Panas
Rabu 21 Februari 2018


Yana Ajak Warga Kelola Sampah Dengan Bandrek Panas
Rabu 21 Februari 2018 Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah Persis Berikan Dukungan Untuk Hasanah
Rabu 21 Februari 2018 Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah Persis Berikan Dukungan Untuk Hasanah
Rabu 21 Februari 2018 Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah Konspirasi Tak Pengaruhi Soliditas RINDU
Rabu 21 Februari 2018 Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah Keamanan Ulama Jabar Dijamin Polri
Rabu 21 Februari 2018 Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah Kronologi Pengungkapan Sabu 1,6 Ton di Kepri
Rabu 21 Februari 2018 Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

 

 

BERITA TERKAIT

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah
Kamis 07 Desember 2017, 13:07 WIB

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah
Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Siswa SMK Dirgantara Kota Bandung diduga menjadi korban penganiayaan atau pembunuhan di Jalan Paralon Rt 3 Rw 4 Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Rabu (6/12/2017) malam. Wakasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Suparma mengatakan, menurut informasi korban ditemukan dalam keadaan tergeletak dan berlumuran darah pada bagian dada akibat benda tajam.


"Jadi terdapat luka di dada yang dimungkinkan itu akibat ditusuk dengan benda tajam atau pisau," ujar Suparma kepada PRFM, Kamis (7/12/2017). 


Suparma menuturkan, sebelum kejadian korban berinisial FA (18) yang sedang berkumpul bersama teman-temannya hendak mencari tempat isi ulang air galon di sekitaran lokasi bersama satu rekannya menggunakan sepeda motor. Setibanya di tempat tujuan, korban menunggu di salah satu gang atau jalan kecil. 


"Kalau kita dengarkan saksi tadi malam di lokasi kejadian, mereka sedang ada kegiatan kumpul bersama dengan teman-temannya. Menurut keterangan dari teman-temannya mereka sedang ada kegiatan masak bareng-bareng, kemudian keluar berdua berboncengan dengan temannya. Kemudian temannya mau isi air isi ulang galon," jelas Suparma. 


Karena terlalu malam, jelas Suparma, rekan korban tidak mendapatkan air galon yang dicarinya. Ketika tiba di gang tersebut, ia mendapati korban dalam keadaan tergeletak dan berlumuran darah di bagian dada. 


"Tiba-tiba teman yang satunya ini datang lagi dan tidak mendapatkan air isi ulang karena sudah tutup warung tersebut. Kemudian kembali lagi dimana temennya itu menunggu di gang, diketahui bahwa temennya itu sudah dalam kondisi tergeletak," lanjutnya. 


Suparma mengatakan, kejadian tersebut bukan perampokan karena pelaku diduga sakit hati atau balas dendam . Petugas kepolisian juga tidak menemukan barang milik korban dan tidak ada yang kurang satupun. Hanya saja, di lokasi ditemukan potongan pisau jenis blur.


"Kalau analisa kita, mungkin ini karena faktor sakit hati atau balas dendam karena tidak ada unsur pengambilan barang," ucapnya. 


Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan tadi malam, Suparma mengatakan warga tidak mendengar suara gaduh apapun sebelum kejadian. Bahkan seorang warga hanya mendengar suara geraman saja.  


"Warga sekitaran tidak mendengarkan suara gaduh teriakan atau semacam berantem. Hanya berdasarkan dari warga yang dekat dengan TKP hanya mendengar suara seperti menggeram. Cuman sebentar terus keluar, tau-tau memang ada seorang bapak-bapak dan melihat kondisi yang bersangkutan itu sudah dalam kondisi tidak berdaya lagi," tuturnya. 


Suparma mengatakan korban meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke Rumah Sakit. Ia juga memastikan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku. 


"Kami mohon waktu, kami mohon doa restu dari seluruh warga masyarakat khususnya warga Cigondewah dekat TKP. Kami tim penyidik ini segera mendapatkan pelakunya dan kami segera untuk kami proses hukum." Tandasnya.



Editor : Hera Erawan



 

BERITA LAINNYA



Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Yana Ajak Warga Kelola Sampah Dengan Bandrek Panas
Rabu 21 Februari 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Yana Ajak Warga Kelola Sampah Dengan Bandrek Panas
Rabu 21 Februari 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Persis Berikan Dukungan Untuk Hasanah
Rabu 21 Februari 2018
Pilgub Jabar 2018


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Persis Berikan Dukungan Untuk Hasanah
Rabu 21 Februari 2018
Pilgub Jabar 2018


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Konspirasi Tak Pengaruhi Soliditas RINDU
Rabu 21 Februari 2018
Pilgub Jabar 2018


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Keamanan Ulama Jabar Dijamin Polri
Rabu 21 Februari 2018
Patroli 86


Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah

 

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Nahas, Siswa SMK Kota Bandung Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Cigondewah