Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja  




Minggu 21 Juli 2019

02:58 WIB

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
@prfmnews

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
PRFMNewsChannel

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Jumat 21 Juni 2019, 18:38 WIB
Kabupaten Bandung

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja




Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Seorang warga Cibaduyut, Kabupaten Bandung, jadi korban penipuan bermodus tawaran pekerjaan, Jumat (21/6/2019).

Korban penipuan tersebut, Gita Selly (22) menuturkan, kejadian bermula ketika seorang pria paruh baya datang bertamu ke rumahnya sekira pukul 08.30 WIB. Kepada Gita, pria tersebut mengaku kenal dengan orangtuanya.

"Bapak-bapak ini pakaiannya rapih banget. Kebetulan bapak saya ketua RT. Nah tiba-tiba bapak-bapak ini datang dan dia tahu nama dan pekerjaan bapak saya," katanya saat on air di PRFM.

Setelah masuk ke dalam rumah, pria yang mengaku bernama Iwan tersebut langsung menawarkan pekerjaan kepada Gita. Pria tersebut mengaku bekerja di sebuah perusahaan tekstil di Kota Bandung yang memiliki pabrik utama di Purwakarta.

"Setelah itu dia menawarkan pekerjaan dari PT Indorama. Dia ngakunya bekerja di bidang logistik. Dia nawarin kerja ke saya sebagai adminnya. Dia minta berkas-berkas untuk melamar kerja, seperti CV, ijazah, dan sertifikat-sertifikat," ujarnya.

Sebelum pamit, pria tersebut meminta ongkos sebesar Rp 300 ribu. Ia berdalih berkas lamaran milik Gita akan diantarkan langsung ke pabrik utama yang berada di Purwakarta. Pria itu juga meninggalkan nomor telepon kantor dan nomor telpon seluler pribadinya.

"Setelah bapak itu pergi, saya coba telepon ke nomor-nomor tersebut, ternyata tidak aktif. Dan juga ini kan hari Jumat, dia harusnya kerja dong, tapi koq malah datang ke rumah. Nah itu saya mulai sadar kalau ini penipuan," tandas Gita.



Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

 

BERITA TERKAIT


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
 

BERITA PILIHAN


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

 

BERITA LAINNYA

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


21 Tahun Hilang Kontak, Turini Ditemukan dan Segera Dipulangkan ke Indonesia
Sabtu 20 Juli 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Indonesia Open 2019: Kevin-Marcus ke Final, Indonesia Pastikan Satu Gelar
Sabtu 20 Juli 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Tiga Wakil Indonesia Tembus Final Russia Open 2019
Sabtu 20 Juli 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Indonesia Open 2019: Taklukan Jepang, Ganda Putra Indonesia Amankan Tiket Final
Sabtu 20 Juli 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

 

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Jumat 21 Juni 2019, 18:38 WIB
Kabupaten Bandung

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Seorang warga Cibaduyut, Kabupaten Bandung, jadi korban penipuan bermodus tawaran pekerjaan, Jumat (21/6/2019).

Korban penipuan tersebut, Gita Selly (22) menuturkan, kejadian bermula ketika seorang pria paruh baya datang bertamu ke rumahnya sekira pukul 08.30 WIB. Kepada Gita, pria tersebut mengaku kenal dengan orangtuanya.

"Bapak-bapak ini pakaiannya rapih banget. Kebetulan bapak saya ketua RT. Nah tiba-tiba bapak-bapak ini datang dan dia tahu nama dan pekerjaan bapak saya," katanya saat on air di PRFM.

Setelah masuk ke dalam rumah, pria yang mengaku bernama Iwan tersebut langsung menawarkan pekerjaan kepada Gita. Pria tersebut mengaku bekerja di sebuah perusahaan tekstil di Kota Bandung yang memiliki pabrik utama di Purwakarta.

"Setelah itu dia menawarkan pekerjaan dari PT Indorama. Dia ngakunya bekerja di bidang logistik. Dia nawarin kerja ke saya sebagai adminnya. Dia minta berkas-berkas untuk melamar kerja, seperti CV, ijazah, dan sertifikat-sertifikat," ujarnya.

Sebelum pamit, pria tersebut meminta ongkos sebesar Rp 300 ribu. Ia berdalih berkas lamaran milik Gita akan diantarkan langsung ke pabrik utama yang berada di Purwakarta. Pria itu juga meninggalkan nomor telepon kantor dan nomor telpon seluler pribadinya.

"Setelah bapak itu pergi, saya coba telepon ke nomor-nomor tersebut, ternyata tidak aktif. Dan juga ini kan hari Jumat, dia harusnya kerja dong, tapi koq malah datang ke rumah. Nah itu saya mulai sadar kalau ini penipuan," tandas Gita.



 

BERITA LAINNYA



Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019
Kesehatan


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

 

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja