Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS  




Minggu 21 Juli 2019

03:02 WIB

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
@prfmnews

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
PRFMNewsChannel

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Senin 15 April 2019, 14:40 WIB
NASIONAL

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS




Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Nilai ekspor Indonesia naik sebesar 14,03 Miliar Dolar AS atau naik 11,71 persen. Neraca perdagangan Indonesia pun mengalami surplus 0,54 Miliar Dolar AS pada Maret lalu.

Meskipun demikian, nilai ekspor Indonesia Maret 2019 tercatat mengalami penurunan sebesar 10,01 % jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.‎ 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan kenaikan nilai ekspor terjadi di semua sektor non migas, yakni pertanian, industri pengolahan, dan pertambangan. Sedangkan ekspor pada sektor migas, mengalami penurunan sebesar 1,57 persen dibandingan periode Februari tahun ini.

"Tahun ini memang menjadi tantangan bagi kita semua karena perlambatan ekonomi global mempengaruhi nilai ekspor kita,"ujarnya seperti yang dikutip Wartawan Pikiran Rakyat, Tia Dwitiani Komalasari, Senin (15/4/2019).

Suhariyanto menambahkan, beberapa komoditi mengalami penurunan nilai ekspor seperti lemak dan minyak he‎wan atau nabati sebesar 16,32 serta barang dari bahan karet sebesar 14,78 persen. 

Penurunan kelompok lemak dan minyak hewan atau nabati ini dipengaruhi oleh kebijakan dagang di negara tujuan ekspor untuk kelapa sawit. 

"Sebenarnya volume ekspor kepala sawit mengalami kenaikan 10 persen. Namun karena harganya turun 15 persen, maka nilai ekspornya pun menjadi turun," imbuhnya.

Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2019 ini di luar prediksi ekonom. Soalnya, beberapa ekonom memprediksi bahwa neraca perdagangan bulan lalu akan mengalami defisit.



Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

BERITA TERKAIT


Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
 

BERITA PILIHAN


Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

BERITA LAINNYA

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


21 Tahun Hilang Kontak, Turini Ditemukan dan Segera Dipulangkan ke Indonesia
Sabtu 20 Juli 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Indonesia Open 2019: Kevin-Marcus ke Final, Indonesia Pastikan Satu Gelar
Sabtu 20 Juli 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Senin 15 April 2019, 14:40 WIB
NASIONAL

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS


Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Nilai ekspor Indonesia naik sebesar 14,03 Miliar Dolar AS atau naik 11,71 persen. Neraca perdagangan Indonesia pun mengalami surplus 0,54 Miliar Dolar AS pada Maret lalu.

Meskipun demikian, nilai ekspor Indonesia Maret 2019 tercatat mengalami penurunan sebesar 10,01 % jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.‎ 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan kenaikan nilai ekspor terjadi di semua sektor non migas, yakni pertanian, industri pengolahan, dan pertambangan. Sedangkan ekspor pada sektor migas, mengalami penurunan sebesar 1,57 persen dibandingan periode Februari tahun ini.

"Tahun ini memang menjadi tantangan bagi kita semua karena perlambatan ekonomi global mempengaruhi nilai ekspor kita,"ujarnya seperti yang dikutip Wartawan Pikiran Rakyat, Tia Dwitiani Komalasari, Senin (15/4/2019).

Suhariyanto menambahkan, beberapa komoditi mengalami penurunan nilai ekspor seperti lemak dan minyak he‎wan atau nabati sebesar 16,32 serta barang dari bahan karet sebesar 14,78 persen. 

Penurunan kelompok lemak dan minyak hewan atau nabati ini dipengaruhi oleh kebijakan dagang di negara tujuan ekspor untuk kelapa sawit. 

"Sebenarnya volume ekspor kepala sawit mengalami kenaikan 10 persen. Namun karena harganya turun 15 persen, maka nilai ekspornya pun menjadi turun," imbuhnya.

Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2019 ini di luar prediksi ekonom. Soalnya, beberapa ekonom memprediksi bahwa neraca perdagangan bulan lalu akan mengalami defisit.



 

BERITA LAINNYA



Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS