Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda  




Selasa 13 November 2018

01:09 WIB

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda
@prfmnews

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda
PRFMNewsChannel

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda
Kamis 13 September 2018, 16:44 WIB
Kota Bandung

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda
Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda




Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Redaksi Oleh : Tommy Riyadi
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG (PRFM),- Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial akan meninjau ulang keputusan rekomendasi penunjukan Benny Bachtiar sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) definitif, meski sebelumnya sudah ditegaskan merupakan hasil diskusi dirinya bersama Ridwan Kamil.

"Saya akan evaluasi, saya akan ngobrol dengan kang Yana, karena saya mah selalu ingin melibatkan dengan wakil, saya akan membahasnya nanti," kata Oded usai beraudiensi dengan Forum Peduli Bandung (FPB) di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukencana, Kamis (13/9/2018).

Hal ini sendiri ditanyakan, menyusul sejumlah aksi penolakan penunjukan Benny Bachtiat sebagai Sekda kota Bandung, yang di lancarkan gabungan Ormas dan LSM dalam wadah Forum Peduli Bandung. Oded mengatakan pihak FPB mengendus adanya catatan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Benny semasa berdinas di Kota Cimahi. Karenanya Oded akan melakukan cross check untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Meski demikian, Oded enggan menyebutkan kemungkinan apakah  rekomendasi menjadi Sekda Kota Bandung  akan dibatalkan atau tidak. Ia menegaskan kembali masalah ini masih akan di evaluasi bersama Wakil Wali Kota terpilih, Yana Mulyana.

"Jangan mungkin-mungkin, nanti lah lihat aja," cetusnya.

Sementara itu, Koordinator FPB, Kandar Karnawan mempertanyakan hasil survei yang dilakukan oleh Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Dialam survei tersebut dinyatakan lebih dari 80 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima kehadiran Benny.

"Masalah penolakan kita tekankan minta kebenaran itu, poling ASN agar dilakukan kembali oleh Pak Oded, apakah benar ASN menyetujui atau tidak. Kami sudah melakukan verifikasi hasil survei yang diklaim bapak Ridwan Kamil, ternyata di lapangan hasilnya bertolak belakang, sebanyak 80% ASN menolak nama tersebut," kata Kandar.

Kandar pun kembali menyayangkan apabila Oded sampai meresmikan penunjukan Benny. Karena hal itu dinilainya menjadi semacam pelecehan ketika Pemkot Bandung tidak menghargai kerja keras ASN yang ikut berjuang mempersembahkan 348 penghargaan dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini.

Seperti diinformasikan sebelumnya, Benny adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cimahi. Lalu ada dua kandidat sekda lainnya, yaitu Kepala Badan Pengelola dan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Ema Sumarna, serta Mohamad Salman Fauzi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung.

"Alasannya lebih memprioritaskan kepada ASN Kota Bandung yang telah berjasa mendapatkan penghargaan. Ini membuktikan juga telah berpengalaman di internal Pemkot Bandung," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, nilai akhir bobot yang muncul dari tim pansel sekda menunjukkan Ema Sumarna di peringkat pertama dengan nilai 81.654, lalu Mohamad Salman Fauzi meraih nilai 80.764, dan Benny Bachtiar dengan perolehan nilai 80.383.

"Tentu kami pantas heran. Kurang layak apa lagi para pejabat hasil binaan Pemkot Bandung ini? Mereka ini yang paling paham cara dan strategi melanjutkan Bandung Juara, engan menunjuk nama sekda dari luar Bandung, kecepatan kinerja Pemkot Bandung akan berkurang," pungkasnya.



Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

 

BERITA TERKAIT


Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda
 

BERITA PILIHAN


Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

 

BERITA LAINNYA

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Jika Mekanismenya Benar, Penyelewengan Dana Hibah Tidak Akan Terjadi
Senin 12 November 2018


CBA Sebut Dana Hibah Sebagai Pos Rawan Penyelewengan
Senin 12 November 2018 Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda Atasi Banjir Kabupaten Bandung, Hulu Sungai Citarum Harus Diperhatikan
Senin 12 November 2018 Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda Pusat Ekonomi Kreatif Akan Hadir di 27 Kabupaten/Kota di Jabar
Senin 12 November 2018 Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda Disparbud Jabar Sambut Baik Rute Penerbangan Garuda Bandung-Singapura
Senin 12 November 2018 Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda Disparbud Jabar Sambut Baik Rute Penerbangan Garuda Bandung-Singapura
Senin 12 November 2018 Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda KNPI Bandung Berkolaborasi Guna Siapkan Pemuda Hadapi Revolusi Industri 4.0
Senin 12 November 2018 Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

 

 

BERITA TERKAIT

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda
Kamis 13 September 2018, 16:44 WIB
Kota Bandung

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda
Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda


Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Redaksi Oleh : Tommy Riyadi
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG (PRFM),- Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial akan meninjau ulang keputusan rekomendasi penunjukan Benny Bachtiar sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) definitif, meski sebelumnya sudah ditegaskan merupakan hasil diskusi dirinya bersama Ridwan Kamil.

"Saya akan evaluasi, saya akan ngobrol dengan kang Yana, karena saya mah selalu ingin melibatkan dengan wakil, saya akan membahasnya nanti," kata Oded usai beraudiensi dengan Forum Peduli Bandung (FPB) di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukencana, Kamis (13/9/2018).

Hal ini sendiri ditanyakan, menyusul sejumlah aksi penolakan penunjukan Benny Bachtiat sebagai Sekda kota Bandung, yang di lancarkan gabungan Ormas dan LSM dalam wadah Forum Peduli Bandung. Oded mengatakan pihak FPB mengendus adanya catatan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Benny semasa berdinas di Kota Cimahi. Karenanya Oded akan melakukan cross check untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Meski demikian, Oded enggan menyebutkan kemungkinan apakah  rekomendasi menjadi Sekda Kota Bandung  akan dibatalkan atau tidak. Ia menegaskan kembali masalah ini masih akan di evaluasi bersama Wakil Wali Kota terpilih, Yana Mulyana.

"Jangan mungkin-mungkin, nanti lah lihat aja," cetusnya.

Sementara itu, Koordinator FPB, Kandar Karnawan mempertanyakan hasil survei yang dilakukan oleh Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Dialam survei tersebut dinyatakan lebih dari 80 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima kehadiran Benny.

"Masalah penolakan kita tekankan minta kebenaran itu, poling ASN agar dilakukan kembali oleh Pak Oded, apakah benar ASN menyetujui atau tidak. Kami sudah melakukan verifikasi hasil survei yang diklaim bapak Ridwan Kamil, ternyata di lapangan hasilnya bertolak belakang, sebanyak 80% ASN menolak nama tersebut," kata Kandar.

Kandar pun kembali menyayangkan apabila Oded sampai meresmikan penunjukan Benny. Karena hal itu dinilainya menjadi semacam pelecehan ketika Pemkot Bandung tidak menghargai kerja keras ASN yang ikut berjuang mempersembahkan 348 penghargaan dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini.

Seperti diinformasikan sebelumnya, Benny adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cimahi. Lalu ada dua kandidat sekda lainnya, yaitu Kepala Badan Pengelola dan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Ema Sumarna, serta Mohamad Salman Fauzi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung.

"Alasannya lebih memprioritaskan kepada ASN Kota Bandung yang telah berjasa mendapatkan penghargaan. Ini membuktikan juga telah berpengalaman di internal Pemkot Bandung," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, nilai akhir bobot yang muncul dari tim pansel sekda menunjukkan Ema Sumarna di peringkat pertama dengan nilai 81.654, lalu Mohamad Salman Fauzi meraih nilai 80.764, dan Benny Bachtiar dengan perolehan nilai 80.383.

"Tentu kami pantas heran. Kurang layak apa lagi para pejabat hasil binaan Pemkot Bandung ini? Mereka ini yang paling paham cara dan strategi melanjutkan Bandung Juara, engan menunjuk nama sekda dari luar Bandung, kecepatan kinerja Pemkot Bandung akan berkurang," pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda

 

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Oded Evaluasi Ulang Penunjukan Benny Sebagai Sekda