Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi  




Senin 20 Mei 2019

13:25 WIB

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
@prfmnews

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
PRFMNewsChannel

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
Minggu 16 Desember 2018, 17:30 WIB

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi




Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Rizky Perdana - PRFM

BANDUNG, (PRFM) -  Lebih dari 70 seniman unjuk karya dalam sebuah pameran bertajuk ART_UNLTD:XYZ yang berlangsung di Gedung Gas Negara, Jalan Braga, Kota Bandung, tanggal 15-20 Desember 2018.

Bukan hanya jumlah perupanya yang membuat menarik, namun pameran ini menampilkan berbagai jenis seni lintas media seperti lukisan, patung, karya instalasi, bahkan seni rupa kontemporer berbasis teknik kriya. Para seniman itu berasal dari empat kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali.

Sebut saja karya berjudul "Serenade" dan "Under The Sun" milik Etza Nur Meisyara putri dari Seniman Tisna Sanjaya, kemudian karya "The Soul of Happiness" oleh John Martono, seniman yang mengonsep desain dinding Flyover Antapani Bandung.

Selain itu ada juga karya patung berjudul "Devi Zolim" milik Nyoman Nuarta, sang seniman pematung Garuda Wisnu Kencana Bali, atau karyanya Sunaryo pemilik Galeri Selasar Sunaryo Art Space dengan judul "Bumi Pagi". Semuanya bisa dinikmati di sini.

Pengunjung akan dibuat tidak bosan berkeliling galeri pameran, karena disuguhkan beragam jenis bentuk seni rupa mulai ukuran kecil hingga besar. Bahkan beberapa instalasi dibuat interaktif dengan tambahan efek audio.

Pameran ART_UNLTD: XYZ merupakan hasil kolaborasi antara Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia bersama Art Sociates. Konsepnya dikemas oleh beragam kegiatan di antaranya pameran seni rupa, art fair, dan craft fair. 

Selain kegiatan memajang karya-karya seni dan kreativitas seniman, pengrajin dan desainer penyelenggara juga akan menggelar demo, workshop, dan bincang-bincang soal praktik seni.

Ketua Tim Artistik ART_UNLTD:XYZ, Asmudjo J. Irianto mengatakan, dengan pameran ini seniman ingin menunjukkan keragaman karya seni kepada publik. Bahkan dengan berbagai kemungkinan makna, media, hingga usia.

Menurutnya, banyak masyarakat masih belum sadar dan paham esensi dari seni. Misalnya seperti apa fungsi seni atau kenapa seni sangat bernilai. Semua itu perlu diedukasikan ke publik, salahsatunya dengan pameran ini.

"Harapannya para pengunjung dapat melihat, mengenali, mempelajari, dan memahami kompleksitas paradigma mutakhir seni rupa,” ujar Asmudjo.

ART_UNLTD: XYZ menjadi sebuah pintu gerbang bagi kolektor dan pecinta seni muda atau new comers untuk mengenal lebih dekat pada karya-karya seniman Bandung dari lintas generasi yang dikenal dengan karakter individualnya, juga seniman Indonesia secara global.

Oleh karena itu, Asmudjo dan teman-teman seniman lainnya ingin memberikan stimulus dan juga kesempatan kepada publik agar bisa mengapresiasi hasil karya seni. Bahkan lebih bagus jika bisa mempelajari seni langsung dengan seniman itu sendiri.

"Minimnya kegiatan seni rupa yang cukup besar di Kota Bandung, baik yang bersifat festive, wacana, maupun pasar. Kondisi itu menyebabkan rendahnya apresiasi dan pemahaman publik umum terhadap dunia seni rupa," ucapnya.


Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Tajuk Art_Unltd: XYZ, menurut Asmudjo merujuk pada keluasan dan poros seni rupa. Jika pohon seni rupa bercabang pada fine art, design, dan craft, maka sumbu X, Y, dan Z, masing-masing dapat diibaratkan sebagai sumbu fine art, design, dan craft. 

Aspek tumpang-tindih akan merujuk pada koordinat di antara sumbu-sumbu tersebut. Istilah XYZ juga dapat dilihat sebagai penanda generasi, yaitu para pelaku dalam dunia seni rupa yang saat ini didominasi oleh generasi Y dan Z sebagai para perupa emerging dan new comer.

"Sementara generasi X merupakan para perupa yang lebih mapan. Konsep ini menjelaskan keterangan tajuk XYZ," imbuhnya.

Kegiatan ART_UNLTD:XYZ dapat dikatakan sebagai formulasi kegiatan yang paling mutakhir, meski belum dikatakan final exercise, setelah penyelenggaraan Bandung Art Event (BAE) tahun 2001, Bandung Contemporary tahun 2013 dan Bandung Connex pada pertengahan 2018. Disebut mutakhir karena ART_UNLTD: XYZ bertujuan untuk membangun pasar di Bandung.

“Menyatukan kegiatan yang bersifat wacana, festive, dan pasar, merupakan cara pragmatis untuk mengenalkan keragaman praktik dan karya seni rupa baik dari segi medium, teknik, kategori, dan hierarki - menjadi semacam one stop learning dan shopping," tukasnya.


Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

 

BERITA TERKAIT


Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
 

BERITA PILIHAN


Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

 

BERITA LAINNYA

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Pagi Tadi, Tiga Titik Api Kembali Muncul di Pasar Kosambi
Senin 20 Mei 2019


8000 RTM di Kota Bandung Peroleh Subsidi OPM 2019
Senin 20 Mei 2019 Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Senin 20 Mei 2019 Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Senin 20 Mei 2019 Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi Pasca Kebakaran, PD Pasar Akan Uji Struktur Bangunan Pasar Kosambi
Senin 20 Mei 2019 Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi Aminah, TKW Stroke Akhirnya DIpertemukan dengan Keluarganya
Senin 20 Mei 2019 Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Berada di Depan BNI Majalaya
Senin 20 Mei 2019 Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

 

 

BERITA TERKAIT

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
Minggu 16 Desember 2018, 17:30 WIB

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi


Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Rizky Perdana - PRFM


BANDUNG, (PRFM) -  Lebih dari 70 seniman unjuk karya dalam sebuah pameran bertajuk ART_UNLTD:XYZ yang berlangsung di Gedung Gas Negara, Jalan Braga, Kota Bandung, tanggal 15-20 Desember 2018.

Bukan hanya jumlah perupanya yang membuat menarik, namun pameran ini menampilkan berbagai jenis seni lintas media seperti lukisan, patung, karya instalasi, bahkan seni rupa kontemporer berbasis teknik kriya. Para seniman itu berasal dari empat kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali.

Sebut saja karya berjudul "Serenade" dan "Under The Sun" milik Etza Nur Meisyara putri dari Seniman Tisna Sanjaya, kemudian karya "The Soul of Happiness" oleh John Martono, seniman yang mengonsep desain dinding Flyover Antapani Bandung.

Selain itu ada juga karya patung berjudul "Devi Zolim" milik Nyoman Nuarta, sang seniman pematung Garuda Wisnu Kencana Bali, atau karyanya Sunaryo pemilik Galeri Selasar Sunaryo Art Space dengan judul "Bumi Pagi". Semuanya bisa dinikmati di sini.

Pengunjung akan dibuat tidak bosan berkeliling galeri pameran, karena disuguhkan beragam jenis bentuk seni rupa mulai ukuran kecil hingga besar. Bahkan beberapa instalasi dibuat interaktif dengan tambahan efek audio.

Pameran ART_UNLTD: XYZ merupakan hasil kolaborasi antara Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia bersama Art Sociates. Konsepnya dikemas oleh beragam kegiatan di antaranya pameran seni rupa, art fair, dan craft fair. 

Selain kegiatan memajang karya-karya seni dan kreativitas seniman, pengrajin dan desainer penyelenggara juga akan menggelar demo, workshop, dan bincang-bincang soal praktik seni.

Ketua Tim Artistik ART_UNLTD:XYZ, Asmudjo J. Irianto mengatakan, dengan pameran ini seniman ingin menunjukkan keragaman karya seni kepada publik. Bahkan dengan berbagai kemungkinan makna, media, hingga usia.

Menurutnya, banyak masyarakat masih belum sadar dan paham esensi dari seni. Misalnya seperti apa fungsi seni atau kenapa seni sangat bernilai. Semua itu perlu diedukasikan ke publik, salahsatunya dengan pameran ini.

"Harapannya para pengunjung dapat melihat, mengenali, mempelajari, dan memahami kompleksitas paradigma mutakhir seni rupa,” ujar Asmudjo.

ART_UNLTD: XYZ menjadi sebuah pintu gerbang bagi kolektor dan pecinta seni muda atau new comers untuk mengenal lebih dekat pada karya-karya seniman Bandung dari lintas generasi yang dikenal dengan karakter individualnya, juga seniman Indonesia secara global.

Oleh karena itu, Asmudjo dan teman-teman seniman lainnya ingin memberikan stimulus dan juga kesempatan kepada publik agar bisa mengapresiasi hasil karya seni. Bahkan lebih bagus jika bisa mempelajari seni langsung dengan seniman itu sendiri.

"Minimnya kegiatan seni rupa yang cukup besar di Kota Bandung, baik yang bersifat festive, wacana, maupun pasar. Kondisi itu menyebabkan rendahnya apresiasi dan pemahaman publik umum terhadap dunia seni rupa," ucapnya.


Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Tajuk Art_Unltd: XYZ, menurut Asmudjo merujuk pada keluasan dan poros seni rupa. Jika pohon seni rupa bercabang pada fine art, design, dan craft, maka sumbu X, Y, dan Z, masing-masing dapat diibaratkan sebagai sumbu fine art, design, dan craft. 

Aspek tumpang-tindih akan merujuk pada koordinat di antara sumbu-sumbu tersebut. Istilah XYZ juga dapat dilihat sebagai penanda generasi, yaitu para pelaku dalam dunia seni rupa yang saat ini didominasi oleh generasi Y dan Z sebagai para perupa emerging dan new comer.

"Sementara generasi X merupakan para perupa yang lebih mapan. Konsep ini menjelaskan keterangan tajuk XYZ," imbuhnya.

Kegiatan ART_UNLTD:XYZ dapat dikatakan sebagai formulasi kegiatan yang paling mutakhir, meski belum dikatakan final exercise, setelah penyelenggaraan Bandung Art Event (BAE) tahun 2001, Bandung Contemporary tahun 2013 dan Bandung Connex pada pertengahan 2018. Disebut mutakhir karena ART_UNLTD: XYZ bertujuan untuk membangun pasar di Bandung.

“Menyatukan kegiatan yang bersifat wacana, festive, dan pasar, merupakan cara pragmatis untuk mengenalkan keragaman praktik dan karya seni rupa baik dari segi medium, teknik, kategori, dan hierarki - menjadi semacam one stop learning dan shopping," tukasnya.


 

BERITA LAINNYA



Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi

 

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi