PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung  




Senin 10 Desember 2018

19:51 WIB

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung
@prfmnews

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung
PRFMNewsChannel

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung
Selasa 17 April 2018, 12:38 WIB
Kota Bandung

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung
PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung




PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Emma Sumarna mengungkapkan, naiknya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak terjadi secara tiba-tiba. Kenaikan terjadi karena ada pemutakhiran data melalui sensus yang dilakukan pada 2017. Sensus dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai potensi PBB di Kota Bandung.


"Sebelumnya kami sudah melakukan sensus PBB di tahun 2017. Sensus dilakukan untuk memutakhirkan data. Misalkan ada perubahan di bangunan, awalnya satu lantai jadi dua lantai atau tanah maupun rumah warisan yang kepemilikannya berubah. Jadi kami lakukan validasi. Terkait hal ini, PBB yang harus dibayar warga Kota Bandung ada penyesuaian," terang Emma saat on air di PRFM, Selasa (17/4/2018).


Jika ada kesalahan pengetikan data PBB, lanjut Emma, warga bisa datang langsung ke kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPD di Komplek Sarijadi, Kelurahan Sadang Serang, Jalan Cianjur, Kecamatan Gedebage dan Komplek Sukaasih. Atau bisa melalui bppd.bandung.go.id


"Atau ke kantor kami di Jalan Watukencana," tambahnya.


Menurut Emma, dengan pemutakhiran data, potensi PBB yang baru mencapai Rp 72 miliar lebih. Untuk itu, BPPD menetapkan target pajak tahun ini mencapai Rp 700 miliar lebih.


"Tahun sebelumnya sebelum sensus Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) kalau diuangkan sekitar Rp 557 miliar. Setelah sensus menjadi Rp 627 miliar," paparnya.




PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

 

BERITA TERKAIT


PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung
 

BERITA PILIHAN


PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

 

BERITA LAINNYA

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

Jelang Natal dan Tahun Baru, Menhub Intensifkan Ramp Check Bus Pariwisata
Senin 10 Desember 2018


Desa Digital Bakal Dikembangkan ke 5.300 Desa di Seluruh Jabar
Senin 10 Desember 2018 PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung STNK 5 Tahunan Tak Diperpanjang, Siap-siap Kendaraan Jadi Bodong
Senin 10 Desember 2018 PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung STNK 5 Tahunan Tak Diperpanjang, Siap-siap Kendaraan Jadi Bodong
Senin 10 Desember 2018 PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung Mayjen TNI Tri Soewandono Resmi Menjabat Pangdam III/Siliwangi
Senin 10 Desember 2018 PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung ITB Buka 3 Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru 2019/2020
Senin 10 Desember 2018 PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung Jokowi Lantik Gubernur Riau dan Bengkulu
Senin 10 Desember 2018 PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

 

 

BERITA TERKAIT

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung
Selasa 17 April 2018, 12:38 WIB
Kota Bandung

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung
PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung


PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Emma Sumarna mengungkapkan, naiknya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak terjadi secara tiba-tiba. Kenaikan terjadi karena ada pemutakhiran data melalui sensus yang dilakukan pada 2017. Sensus dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai potensi PBB di Kota Bandung.


"Sebelumnya kami sudah melakukan sensus PBB di tahun 2017. Sensus dilakukan untuk memutakhirkan data. Misalkan ada perubahan di bangunan, awalnya satu lantai jadi dua lantai atau tanah maupun rumah warisan yang kepemilikannya berubah. Jadi kami lakukan validasi. Terkait hal ini, PBB yang harus dibayar warga Kota Bandung ada penyesuaian," terang Emma saat on air di PRFM, Selasa (17/4/2018).


Jika ada kesalahan pengetikan data PBB, lanjut Emma, warga bisa datang langsung ke kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPD di Komplek Sarijadi, Kelurahan Sadang Serang, Jalan Cianjur, Kecamatan Gedebage dan Komplek Sukaasih. Atau bisa melalui bppd.bandung.go.id


"Atau ke kantor kami di Jalan Watukencana," tambahnya.


Menurut Emma, dengan pemutakhiran data, potensi PBB yang baru mencapai Rp 72 miliar lebih. Untuk itu, BPPD menetapkan target pajak tahun ini mencapai Rp 700 miliar lebih.


"Tahun sebelumnya sebelum sensus Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) kalau diuangkan sekitar Rp 557 miliar. Setelah sensus menjadi Rp 627 miliar," paparnya.




 

BERITA LAINNYA



PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung

 

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

PBB Naik, Ini Penjelasan BPPD Kota Bandung