Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak  




Kamis 25 April 2019

19:05 WIB

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak
@prfmnews

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak
PRFMNewsChannel

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak
Selasa 16 April 2019, 07:51 WIB
NASIONAL

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak
Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak




Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA), Arist Merdeka Sirait menilai wacana pelarangan penggunaan telepon seluler atau ponsel bagi anak merupakan bentuk diskriminasi bagi anak. Sebab, setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan informasi dari manapun termasuk melalui ponsel.

Terlebih, saat ini perkembangan teknologi pun tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Sehingga dengan adanya pelarangan penggunaan teknologi ponsel akan merenggut hak sebagai warga negara.

Hal itu disampaikan seiring dengan terjadinya kejadian miris yang melibatkan 19 anak yang masih berumur 6 hingga 12 tahun warga Cipeuteuy, Garut, Jawa Barat  diduga kecanduan seks gara-gara sering menonton video porno. Banyak yang berspekulasi, kecanduan seks yang dilakukan anak di bawah umur itu karena kebebasan penggunaan teknologi.

"Kalau mau kita bendung (dengan larangan-red) itu kemudian diskriminasi, karena setiap anak juga punya hak untuk mendapatkan informasi," kata Arist saat on air di PRFM, Senin (15/4/2019).

Menurut Arist yang menjadi persoalan adalah bagaimana keadaan lingkungan anak anak tersebut. Ia menambahkan, salah satu pengaruh terbesar dalam pembetukan karakter anak adalah lingkungan sekitar dimana anak itu tumbuh dan berkembang.

"Persoalannya adalah bukan (seharusnya-red) anak yang dipersalahkan. Ini kan selalu melihat  perspektifnya anak yang melakukan tindakan salah, langsung anak itu lah yang salah. Padahal sebenarnya orang sekitar itu punya kontribusi termasuk bagaimana memanfaatkan teknologi secara cerdas dan cermat," jelasnya.

Karenanya cara yang paling baik dalam mencegah terjadinya penyimpangan serupa adalah dengan perbaikan lingkungan sekitar tumbuh kembang anak. Terlebih rasa keingintahuan bagi anak pun cenderung meningkat saat menginjak masa remaja.

"Apa yang dilakukan itu adalah keingintahuan apa yang sedang terjadi di lingkungannya. Oleh karena itu selalu kita mengatakan dalam persepektif perlindungan anak, anak itu meniru apa yang dilihat apa yang dirasakan yang telah terjadi dilingkungan sekitar atau lingkungan sosial anak," paparnya.



Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

 

BERITA TERKAIT


Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak
 

BERITA PILIHAN


Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

 

BERITA LAINNYA

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

APDI Minta POLRI Netral dan Jaga Transparansi serta Kejujuran Pemilu
Kamis 25 April 2019


Ridwan Kamil Prihatin Wali Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka Korupsi
Kamis 25 April 2019 Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak Rencana Gugatan ke PTUN Soal Jabatan Sekda, Pengamat: Oded Tak Menyalahi Aturan
Kamis 25 April 2019 Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak Ridwan Kamil Prihatin Wali Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka Korupsi
Kamis 25 April 2019 Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak Benny Bachtiar: Internal Pemkot Terpecah Karena Pelantikan Ema
Kamis 25 April 2019 Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak Gagal Jadi Sekda, Benny Duga Terjadi Maladministrasi
Kamis 25 April 2019 Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak Laga Leg 2 Persib Bandung vs Borneo FC Disarankan Mundur
Kamis 25 April 2019 Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

 

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak
Selasa 16 April 2019, 07:51 WIB
NASIONAL

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak
Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak


Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA), Arist Merdeka Sirait menilai wacana pelarangan penggunaan telepon seluler atau ponsel bagi anak merupakan bentuk diskriminasi bagi anak. Sebab, setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan informasi dari manapun termasuk melalui ponsel.

Terlebih, saat ini perkembangan teknologi pun tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Sehingga dengan adanya pelarangan penggunaan teknologi ponsel akan merenggut hak sebagai warga negara.

Hal itu disampaikan seiring dengan terjadinya kejadian miris yang melibatkan 19 anak yang masih berumur 6 hingga 12 tahun warga Cipeuteuy, Garut, Jawa Barat  diduga kecanduan seks gara-gara sering menonton video porno. Banyak yang berspekulasi, kecanduan seks yang dilakukan anak di bawah umur itu karena kebebasan penggunaan teknologi.

"Kalau mau kita bendung (dengan larangan-red) itu kemudian diskriminasi, karena setiap anak juga punya hak untuk mendapatkan informasi," kata Arist saat on air di PRFM, Senin (15/4/2019).

Menurut Arist yang menjadi persoalan adalah bagaimana keadaan lingkungan anak anak tersebut. Ia menambahkan, salah satu pengaruh terbesar dalam pembetukan karakter anak adalah lingkungan sekitar dimana anak itu tumbuh dan berkembang.

"Persoalannya adalah bukan (seharusnya-red) anak yang dipersalahkan. Ini kan selalu melihat  perspektifnya anak yang melakukan tindakan salah, langsung anak itu lah yang salah. Padahal sebenarnya orang sekitar itu punya kontribusi termasuk bagaimana memanfaatkan teknologi secara cerdas dan cermat," jelasnya.

Karenanya cara yang paling baik dalam mencegah terjadinya penyimpangan serupa adalah dengan perbaikan lingkungan sekitar tumbuh kembang anak. Terlebih rasa keingintahuan bagi anak pun cenderung meningkat saat menginjak masa remaja.

"Apa yang dilakukan itu adalah keingintahuan apa yang sedang terjadi di lingkungannya. Oleh karena itu selalu kita mengatakan dalam persepektif perlindungan anak, anak itu meniru apa yang dilihat apa yang dirasakan yang telah terjadi dilingkungan sekitar atau lingkungan sosial anak," paparnya.



 

BERITA LAINNYA



Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak

 

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pelarangan Penggunaan Ponsel Dinilai Bentuk Diskriminasi Bagi Anak