Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah  




Senin 25 Maret 2019

08:12 WIB

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah
@prfmnews

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah
PRFMNewsChannel

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah
Sabtu 09 Maret 2019, 09:21 WIB

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah
Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah




Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : Sekretariat Kabinet

BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah membangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah yang ditargetkan sudah dapat melayani jemaah haji Indonesia pada musim haji 2019.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Bambang Wibowo, meninjau langsung ke lokasi KKHI Madinah pada Selasa (5/3/2019) lalu untuk mengetahui perkembangan pembangunan dan memastikan pengerjaannya sesuai rencana.

 “Saya mau melihat langsung kemajuan pembenahan klinik jemaah haji indonesia di Madinah, karena agar kita lebih siap infrastrukturnya, mudah-mudahan kita bisa melayani jemaah dengan lebih baik agar keselamatan pasien semakin terjamin,” kata Bambang dalam siaran pers, Jumat (8/3/2019).

KKHI Madinah yang baru ini berlokasi sangat strategis. Bangunan berlantai lima tersebut berada sekitar 2 kilometer dari Masjid Nabawi atau tepatnya di Jl. Prince Muhammed bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi.

Klinik ini berjarak 300 meter dari bangunan lama. Aspek tata ruang dan kemudahan akses menjadi pertimbangan utama pemindahan KKHI Madinah. Dengan demikian diharapkan klinik baru ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh jemaah haji Indonesia yang membutuhkan.

Nantinya klinik ini akan melayani jemaah haji yang memerlukan penanganan kesehatan rujukan dari kloter atau sektor agar para jemaah yang dirawat bisa cepat pulih sehingga bisa beraktivitas dan beribadah kembali dengan lancar untuk menunaikan ibadah hajinya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusup Singka, optimis klinik yang setara dengan RS tipe C ini dapat segera rampung. Klinik baru ini juga memiliki kapasitas, peralatan dan perlengkapan yang lebih baik ketimbang fasilitas kesehatan sebelumnya.

“Insyaallah klinik ini akan selesai di bulan Mei 2019 dan kami akan meminta Menteri Kesehatan untuk meresmikan Klinik tersebut,” ujar Eka.

Fasilitas kesehatan ini akan dilengkapi dengan ruang perawatan, ICU, ruang emergensi, ruang obat, klinik gigi, poliklinik umum, laboratorium, radiologi, klinik perawatan jiwa, dan fasilitas rujukan.

Selain untuk pelayanan kesehatan, terdapat ruangan untuk administrasi perkantoran, ruang sanitarian dan kamar tidur bagi petugas kesehatan haji. Ruang perawatan umum dan jiwa terletak di lantai dasar dan basement. Terdapat 12 tempat tidur di ruang IGD, 7 tempat tidur di ruang ICU di lantai dasar. Sementara ruang basement diperuntukkan bagi ruang rawat inap dengan kapasitas 18 tempat tidur dan 4 bed untuk perawatan kesehatan jiwa. Secara keseluruhan, klinik ini memiliki 246 tempat tidur, baik untuk pasien maupun petugas kesehatan.



Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

 

BERITA TERKAIT


Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah
 

BERITA PILIHAN


Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

 

BERITA LAINNYA

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Gagal Lolos Kualifikasi AFC U-23, Legenda Kritik Permainan Timnas
Senin 25 Maret 2019


Ada 29 Ribu Pesantren, Presiden Harap RUU Pesantren Segera Selesai
Minggu 24 Maret 2019 Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah Fabiano Akan Mudah Berkomunikasi dengan Pemain Lain
Minggu 24 Maret 2019 Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah Fabiano Dinilai Dapat Bermain Apik Diusia yang Tak Muda Lagi
Minggu 24 Maret 2019 Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah Fabiano Datang, Persib Belum Hentikan Perburuan Pemain
Minggu 24 Maret 2019 Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah Setiap Harinya 20 Orang Indonesia Meninggal Akibat Kanker
Sabtu 23 Maret 2019 Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah Warga Heran Pemkot Tak Juga Angkat Lurah Batununggal
Sabtu 23 Maret 2019 Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

 

 

BERITA TERKAIT

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah
Sabtu 09 Maret 2019, 09:21 WIB

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah
Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah


Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : Sekretariat Kabinet


BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah membangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah yang ditargetkan sudah dapat melayani jemaah haji Indonesia pada musim haji 2019.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Bambang Wibowo, meninjau langsung ke lokasi KKHI Madinah pada Selasa (5/3/2019) lalu untuk mengetahui perkembangan pembangunan dan memastikan pengerjaannya sesuai rencana.

 “Saya mau melihat langsung kemajuan pembenahan klinik jemaah haji indonesia di Madinah, karena agar kita lebih siap infrastrukturnya, mudah-mudahan kita bisa melayani jemaah dengan lebih baik agar keselamatan pasien semakin terjamin,” kata Bambang dalam siaran pers, Jumat (8/3/2019).

KKHI Madinah yang baru ini berlokasi sangat strategis. Bangunan berlantai lima tersebut berada sekitar 2 kilometer dari Masjid Nabawi atau tepatnya di Jl. Prince Muhammed bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi.

Klinik ini berjarak 300 meter dari bangunan lama. Aspek tata ruang dan kemudahan akses menjadi pertimbangan utama pemindahan KKHI Madinah. Dengan demikian diharapkan klinik baru ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh jemaah haji Indonesia yang membutuhkan.

Nantinya klinik ini akan melayani jemaah haji yang memerlukan penanganan kesehatan rujukan dari kloter atau sektor agar para jemaah yang dirawat bisa cepat pulih sehingga bisa beraktivitas dan beribadah kembali dengan lancar untuk menunaikan ibadah hajinya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusup Singka, optimis klinik yang setara dengan RS tipe C ini dapat segera rampung. Klinik baru ini juga memiliki kapasitas, peralatan dan perlengkapan yang lebih baik ketimbang fasilitas kesehatan sebelumnya.

“Insyaallah klinik ini akan selesai di bulan Mei 2019 dan kami akan meminta Menteri Kesehatan untuk meresmikan Klinik tersebut,” ujar Eka.

Fasilitas kesehatan ini akan dilengkapi dengan ruang perawatan, ICU, ruang emergensi, ruang obat, klinik gigi, poliklinik umum, laboratorium, radiologi, klinik perawatan jiwa, dan fasilitas rujukan.

Selain untuk pelayanan kesehatan, terdapat ruangan untuk administrasi perkantoran, ruang sanitarian dan kamar tidur bagi petugas kesehatan haji. Ruang perawatan umum dan jiwa terletak di lantai dasar dan basement. Terdapat 12 tempat tidur di ruang IGD, 7 tempat tidur di ruang ICU di lantai dasar. Sementara ruang basement diperuntukkan bagi ruang rawat inap dengan kapasitas 18 tempat tidur dan 4 bed untuk perawatan kesehatan jiwa. Secara keseluruhan, klinik ini memiliki 246 tempat tidur, baik untuk pasien maupun petugas kesehatan.



 

BERITA LAINNYA



Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah

 

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pemerintah Bangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah