Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas  




Senin 16 Juli 2018

04:23 WIB

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
@prfmnews

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
PRFMNewsChannel

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Jumat 13 Juli 2018, 10:33 WIB

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas




Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Redaksi Oleh : Vina Elvira - Job Training PRFM
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas), seperti daging ayam dan telur ayam negeri terus merangkak naik. Kenaikkan tersebut disinyalir telah terjadi sejak 3 Juli 2018 lalu.


Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar Tradisional, Iwan Suhermawan menilai pemerintah telah lalai dalam mengendalikan harga kepokmas. Padahal, daya beli masyarakat saat ini terbilang normal.  


“Ini kan salah satu kebutuhan vital masyarakat, pemerintah tidak bisa mengendalikan, ya mereka lalai, artinya ketersediaan bahan-bahan pokok seharusnya  tetap dijaga dan stabil dalam kondisi apapun, ini kan sedang dalam kondisi normal, bukan kondisi sedang ada bencana, cuaca buruk, atau pun ada hari besar,” ujar Iwan saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Jumat (13/7/2018). 


Iwan mensinyalir, ada permainan dalam kenaikkan harga kedua komoditi ini. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut merupakan sesuatu yang normal apabila ada pemakaian yang besar, seperti saat lebaran. 


“Kalau saya melihat, ini ada ketidaknormalan dan ini ada permainan harga, kalau kita menghadapi hari-hari besar, ini bisa masuk di akal. Kan sehabis lebaran itu Rp 40 ribu (daging ayam), dan waktu itu saya melihat ini sesuatu yang normal, karena ada pemakaian yang besar. Otomatis hukum pasar berlaku. Nah tapi kalau sekarang kan pemakaian normal-normal saja, bahkan cenderung di bawah normal, tapi harga bisa naik seperti ini,” terangnya. 


Iwa meminta pemerintah agar segera melakukan pemeriksaan dari hulu hingga hilir. Pemerintah harus bertindak tegas, dan memikirkan nasib masyarakat. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut juga akan merugikan para pedagang karena ditinggal pembeli. 


“Saya meminta kepada pemerintah agar melakukan langkah-langkah konkret, memeriksa dari mulai hulu ke hilir. Ini kan harus diperiksa mulai dari distribusi pakan, docnya, sampai peternak ini kenapa bisa seperti ini. Kasihan masyarakat yang memerlukan gizi baik, mereka terkendala karena mahal, dan saya meminta pemerintah untuk bertindak tegas,” jelas Iwan. 




Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

BERITA TERKAIT


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
 

BERITA PILIHAN


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

BERITA LAINNYA

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Yuk, Nobar Final Piala Dunia di Asprov PSSI Jabar
Minggu 15 Juli 2018


Kadisdik Jabar Minta Tidak Ada Perploncoan Pada MPLS
Minggu 15 Juli 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Didepak PSMS, Djanur Menutup Kemungkinan Merapat ke Persib
Minggu 15 Juli 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Didepak PSMS, Djanur Menutup Kemungkinan Merapat ke Persib
Minggu 15 Juli 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Demi Pangkas Jarak, Persib Siap Tancap Gas
Minggu 15 Juli 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

 

BERITA TERKAIT

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Jumat 13 Juli 2018, 10:33 WIB

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Redaksi Oleh : Vina Elvira - Job Training PRFM
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas), seperti daging ayam dan telur ayam negeri terus merangkak naik. Kenaikkan tersebut disinyalir telah terjadi sejak 3 Juli 2018 lalu.


Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar Tradisional, Iwan Suhermawan menilai pemerintah telah lalai dalam mengendalikan harga kepokmas. Padahal, daya beli masyarakat saat ini terbilang normal.  


“Ini kan salah satu kebutuhan vital masyarakat, pemerintah tidak bisa mengendalikan, ya mereka lalai, artinya ketersediaan bahan-bahan pokok seharusnya  tetap dijaga dan stabil dalam kondisi apapun, ini kan sedang dalam kondisi normal, bukan kondisi sedang ada bencana, cuaca buruk, atau pun ada hari besar,” ujar Iwan saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Jumat (13/7/2018). 


Iwan mensinyalir, ada permainan dalam kenaikkan harga kedua komoditi ini. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut merupakan sesuatu yang normal apabila ada pemakaian yang besar, seperti saat lebaran. 


“Kalau saya melihat, ini ada ketidaknormalan dan ini ada permainan harga, kalau kita menghadapi hari-hari besar, ini bisa masuk di akal. Kan sehabis lebaran itu Rp 40 ribu (daging ayam), dan waktu itu saya melihat ini sesuatu yang normal, karena ada pemakaian yang besar. Otomatis hukum pasar berlaku. Nah tapi kalau sekarang kan pemakaian normal-normal saja, bahkan cenderung di bawah normal, tapi harga bisa naik seperti ini,” terangnya. 


Iwa meminta pemerintah agar segera melakukan pemeriksaan dari hulu hingga hilir. Pemerintah harus bertindak tegas, dan memikirkan nasib masyarakat. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut juga akan merugikan para pedagang karena ditinggal pembeli. 


“Saya meminta kepada pemerintah agar melakukan langkah-langkah konkret, memeriksa dari mulai hulu ke hilir. Ini kan harus diperiksa mulai dari distribusi pakan, docnya, sampai peternak ini kenapa bisa seperti ini. Kasihan masyarakat yang memerlukan gizi baik, mereka terkendala karena mahal, dan saya meminta pemerintah untuk bertindak tegas,” jelas Iwan. 




 

BERITA LAINNYA



Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Yuk, Nobar Final Piala Dunia di Asprov PSSI Jabar
Minggu 15 Juli 2018
Piala Dunia 2018


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018
Piala Dunia 2018


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018
Piala Dunia 2018


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas