Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas  




Minggu 18 November 2018

09:33 WIB

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
@prfmnews

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
PRFMNewsChannel

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Jumat 13 Juli 2018, 10:33 WIB

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas




Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Redaksi Oleh : Vina Elvira - Job Training PRFM
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas), seperti daging ayam dan telur ayam negeri terus merangkak naik. Kenaikkan tersebut disinyalir telah terjadi sejak 3 Juli 2018 lalu.


Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar Tradisional, Iwan Suhermawan menilai pemerintah telah lalai dalam mengendalikan harga kepokmas. Padahal, daya beli masyarakat saat ini terbilang normal.  


“Ini kan salah satu kebutuhan vital masyarakat, pemerintah tidak bisa mengendalikan, ya mereka lalai, artinya ketersediaan bahan-bahan pokok seharusnya  tetap dijaga dan stabil dalam kondisi apapun, ini kan sedang dalam kondisi normal, bukan kondisi sedang ada bencana, cuaca buruk, atau pun ada hari besar,” ujar Iwan saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Jumat (13/7/2018). 


Iwan mensinyalir, ada permainan dalam kenaikkan harga kedua komoditi ini. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut merupakan sesuatu yang normal apabila ada pemakaian yang besar, seperti saat lebaran. 


“Kalau saya melihat, ini ada ketidaknormalan dan ini ada permainan harga, kalau kita menghadapi hari-hari besar, ini bisa masuk di akal. Kan sehabis lebaran itu Rp 40 ribu (daging ayam), dan waktu itu saya melihat ini sesuatu yang normal, karena ada pemakaian yang besar. Otomatis hukum pasar berlaku. Nah tapi kalau sekarang kan pemakaian normal-normal saja, bahkan cenderung di bawah normal, tapi harga bisa naik seperti ini,” terangnya. 


Iwa meminta pemerintah agar segera melakukan pemeriksaan dari hulu hingga hilir. Pemerintah harus bertindak tegas, dan memikirkan nasib masyarakat. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut juga akan merugikan para pedagang karena ditinggal pembeli. 


“Saya meminta kepada pemerintah agar melakukan langkah-langkah konkret, memeriksa dari mulai hulu ke hilir. Ini kan harus diperiksa mulai dari distribusi pakan, docnya, sampai peternak ini kenapa bisa seperti ini. Kasihan masyarakat yang memerlukan gizi baik, mereka terkendala karena mahal, dan saya meminta pemerintah untuk bertindak tegas,” jelas Iwan. 




Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

BERITA TERKAIT


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
 

BERITA PILIHAN


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

BERITA LAINNYA

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Masa Depan Gomez Ditentukan Setelah Liga 1 2018 Usai
Minggu 18 November 2018


Manajemen Minta Bobotoh Pahami Putusan Banding Soal Nonton Tanpa Atribut
Minggu 18 November 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Kebakaran di Terusan Pasirkoja: 42 Kios Terbakar, 1 Orang Luka
Minggu 18 November 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Preview Persib vs PSIS: Maung Bandung Harus Tampil Percaya Diri
Minggu 18 November 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Sekda Jabar Minta BPS Digitalisasi Data
Minggu 18 November 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Toko Penjual Kayu Bekas di Terusan Pasirkoja Hangus Terbakar
Minggu 18 November 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Lupakan Mantan dengan Wisata Lewat Gurilaps
Sabtu 17 November 2018 Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

 

BERITA TERKAIT

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Jumat 13 Juli 2018, 10:33 WIB

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas
Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Redaksi Oleh : Vina Elvira - Job Training PRFM
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas), seperti daging ayam dan telur ayam negeri terus merangkak naik. Kenaikkan tersebut disinyalir telah terjadi sejak 3 Juli 2018 lalu.


Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar Tradisional, Iwan Suhermawan menilai pemerintah telah lalai dalam mengendalikan harga kepokmas. Padahal, daya beli masyarakat saat ini terbilang normal.  


“Ini kan salah satu kebutuhan vital masyarakat, pemerintah tidak bisa mengendalikan, ya mereka lalai, artinya ketersediaan bahan-bahan pokok seharusnya  tetap dijaga dan stabil dalam kondisi apapun, ini kan sedang dalam kondisi normal, bukan kondisi sedang ada bencana, cuaca buruk, atau pun ada hari besar,” ujar Iwan saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Jumat (13/7/2018). 


Iwan mensinyalir, ada permainan dalam kenaikkan harga kedua komoditi ini. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut merupakan sesuatu yang normal apabila ada pemakaian yang besar, seperti saat lebaran. 


“Kalau saya melihat, ini ada ketidaknormalan dan ini ada permainan harga, kalau kita menghadapi hari-hari besar, ini bisa masuk di akal. Kan sehabis lebaran itu Rp 40 ribu (daging ayam), dan waktu itu saya melihat ini sesuatu yang normal, karena ada pemakaian yang besar. Otomatis hukum pasar berlaku. Nah tapi kalau sekarang kan pemakaian normal-normal saja, bahkan cenderung di bawah normal, tapi harga bisa naik seperti ini,” terangnya. 


Iwa meminta pemerintah agar segera melakukan pemeriksaan dari hulu hingga hilir. Pemerintah harus bertindak tegas, dan memikirkan nasib masyarakat. Menurutnya, kenaikkan harga tersebut juga akan merugikan para pedagang karena ditinggal pembeli. 


“Saya meminta kepada pemerintah agar melakukan langkah-langkah konkret, memeriksa dari mulai hulu ke hilir. Ini kan harus diperiksa mulai dari distribusi pakan, docnya, sampai peternak ini kenapa bisa seperti ini. Kasihan masyarakat yang memerlukan gizi baik, mereka terkendala karena mahal, dan saya meminta pemerintah untuk bertindak tegas,” jelas Iwan. 




 

BERITA LAINNYA



Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Sekda Jabar Minta BPS Digitalisasi Data
Minggu 18 November 2018
Jawa Barat


Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas

 

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pemerintah Dinilai Lalai Kendalikan Harga Kepokmas