Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!  




Jumat 22 Juni 2018

21:52 WIB

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!
@prfmnews

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!
PRFMNewsChannel

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!
Minggu 17 Desember 2017, 18:52 WIB

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!
Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!




Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat telah memunculkan banyak wirausahawan muda yang sukses di Indonesia. Kendati demikian, dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa, Indonesia masih membutuhkan lebih banyak wirausahawan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Demikian disampaikan Kepala Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Teten Masduki di Jakarta, Minggu (17/12/2017).


Sebagai upaya mendorong munculnya lebih banyak wirausahawan, untuk kedelapan kalinya pemerintah menggelar acara Entrepreneurs Wanted! Yaitu forum bincang-bincang edukatif antara wirausahawan yang sukses dengan para generasi muda.


Entrepreneurs Wanted! kali ini digelar pada 18 Desember 2017, di Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung. Acara ini akan dihadiri oleh ribuan peserta mahasiswa. Bahkan Presiden Joko Widodo juga akan hadir untuk memberikan pidato pembukaan. Selain itu acara ini juga diisi oleh dua pembicara lainnya, yaitu CEO dan Pendiri Tokopedia William Tanuwijaya serta CEO dan Pendiri Amartha Andi Taufan Garuda Putra.


“Peran wirausahawan dalam pembangunan Indonesia sangat penting. Selain memiliki andil dalam penciptaan lapangan kerja, para wirausahawan juga turut memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui bidang usahanya masing-masing. Namun, sayangnya jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong kecil,” ujar Teten.


Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, lanjutnya, jumlah wirausahawan pada 2017 baru mencapai 3,31 persen. Sementara standar Bank Dunia adalah sebesar 4 persen. Dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, jumlah wirausahawan Indonesia juga lebih kecil dari Singapura (7 persen), Malaysia (5 persen), dan Thailand (4,5 persen), serta tidak berbeda jauh dengan Vietnam (3,3 persen).


Teten mengatakan, pemerintah ingin merangsang pertumbuhan wirausahawan terutama di ranah industri digital, sesuai dengan cita-cita Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia dengan valuasi industri yang mencapai 130 miliar dolar AS di tahun 2020. Menurutnya, Indonesia memiliki semua potensi yang diperlukan untuk dapat menjadi pusat kekuatan ekonomi digital di Asia.


"Berdasarkan laporan Tetra Pak Index 2017, Indonesia memiliki 132 juta pengguna internet, dengan 40 persen  dari jumlah tersebut merupakan pengguna aktif media sosial. Laporan tersebut juga menyebutkan, jumlah pengguna internet yang mengakses media sosial melalui perangkat mobile mencapai 39 persen dari total pengguna internet," tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, Deputi III Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis KSP, Denni Puspa Purbasari mengatakan, Entrepreneurs Wanted! telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali sepanjang Tahun 2017. Dia berharap program ini mampu membuka wawasan dan memberikan inspirasi bagi putra-putri penerus bangsa, agar dapat menjadi wirausahawan tangguh di masa depan.


Denni mengatakan gelaran Entrepreneurs Wanted! yang kedelapan menjadi berbeda karena diadakan dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya. Jumlah peserta lebih dari 1.500 siswa yang berasal dari perguruan tinggi dan sekolah menengah atas di Kota Bandung, dan untuk pertama kalinya dihadiri langsung oleh Presiden.


“Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan jumlah wirausahawan di Tanah Air, lewat bincang-bincang edukatif ke kampus-kampus ini kami menyebarkan virus kewirausahaan, sehingga para penerus Republik ini dapat terinspirasi dan belajar untuk menjadi wirausahawan yang sukses,” tandas Denni.



Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

 

BERITA TERKAIT


Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!
 

BERITA PILIHAN


Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

 

BERITA LAINNYA

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Arus Balik di Terminal Cicaheum Naik 17% Dibanding Tahun 2017
Jumat 22 Juni 2018


Persib Tantang Persija di Stadion PTIK Jakarta
Jumat 22 Juni 2018 Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted! Awal Juni Ini Realisasi APBD Jabar TA 2018 Capai 36,73%
Jumat 22 Juni 2018 Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted! Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Simpatik di Cicaheum
Jumat 22 Juni 2018 Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted! Pengamat Nilai Pemerintah Hanya Fokus Pada Arus Mudik Lebaran
Jumat 22 Juni 2018 Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted! Tanggal 24 Juni 2018 Batas Akhir Penyerahan LPPDK Paslon Gubernur
Jumat 22 Juni 2018 Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted! Proyek Tol Bandung-Tasik Sudah Tahap Lelang Investasi
Jumat 22 Juni 2018 Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

 

 

BERITA TERKAIT

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted! Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!
Minggu 17 Desember 2017, 18:52 WIB

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!
Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!


Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat telah memunculkan banyak wirausahawan muda yang sukses di Indonesia. Kendati demikian, dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa, Indonesia masih membutuhkan lebih banyak wirausahawan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Demikian disampaikan Kepala Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Teten Masduki di Jakarta, Minggu (17/12/2017).


Sebagai upaya mendorong munculnya lebih banyak wirausahawan, untuk kedelapan kalinya pemerintah menggelar acara Entrepreneurs Wanted! Yaitu forum bincang-bincang edukatif antara wirausahawan yang sukses dengan para generasi muda.


Entrepreneurs Wanted! kali ini digelar pada 18 Desember 2017, di Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung. Acara ini akan dihadiri oleh ribuan peserta mahasiswa. Bahkan Presiden Joko Widodo juga akan hadir untuk memberikan pidato pembukaan. Selain itu acara ini juga diisi oleh dua pembicara lainnya, yaitu CEO dan Pendiri Tokopedia William Tanuwijaya serta CEO dan Pendiri Amartha Andi Taufan Garuda Putra.


“Peran wirausahawan dalam pembangunan Indonesia sangat penting. Selain memiliki andil dalam penciptaan lapangan kerja, para wirausahawan juga turut memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui bidang usahanya masing-masing. Namun, sayangnya jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong kecil,” ujar Teten.


Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, lanjutnya, jumlah wirausahawan pada 2017 baru mencapai 3,31 persen. Sementara standar Bank Dunia adalah sebesar 4 persen. Dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, jumlah wirausahawan Indonesia juga lebih kecil dari Singapura (7 persen), Malaysia (5 persen), dan Thailand (4,5 persen), serta tidak berbeda jauh dengan Vietnam (3,3 persen).


Teten mengatakan, pemerintah ingin merangsang pertumbuhan wirausahawan terutama di ranah industri digital, sesuai dengan cita-cita Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia dengan valuasi industri yang mencapai 130 miliar dolar AS di tahun 2020. Menurutnya, Indonesia memiliki semua potensi yang diperlukan untuk dapat menjadi pusat kekuatan ekonomi digital di Asia.


"Berdasarkan laporan Tetra Pak Index 2017, Indonesia memiliki 132 juta pengguna internet, dengan 40 persen  dari jumlah tersebut merupakan pengguna aktif media sosial. Laporan tersebut juga menyebutkan, jumlah pengguna internet yang mengakses media sosial melalui perangkat mobile mencapai 39 persen dari total pengguna internet," tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, Deputi III Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis KSP, Denni Puspa Purbasari mengatakan, Entrepreneurs Wanted! telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali sepanjang Tahun 2017. Dia berharap program ini mampu membuka wawasan dan memberikan inspirasi bagi putra-putri penerus bangsa, agar dapat menjadi wirausahawan tangguh di masa depan.


Denni mengatakan gelaran Entrepreneurs Wanted! yang kedelapan menjadi berbeda karena diadakan dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya. Jumlah peserta lebih dari 1.500 siswa yang berasal dari perguruan tinggi dan sekolah menengah atas di Kota Bandung, dan untuk pertama kalinya dihadiri langsung oleh Presiden.


“Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan jumlah wirausahawan di Tanah Air, lewat bincang-bincang edukatif ke kampus-kampus ini kami menyebarkan virus kewirausahaan, sehingga para penerus Republik ini dapat terinspirasi dan belajar untuk menjadi wirausahawan yang sukses,” tandas Denni.



 

BERITA LAINNYA



Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!

 

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pemerintah Sebarkan Virus Kewirausahaan Lewat Entrepreneurs Wanted!