Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018  




Kamis 18 Oktober 2018

18:28 WIB

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018
@prfmnews

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018
PRFMNewsChannel

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018
Kamis 31 Mei 2018, 15:33 WIB
Jawa Barat

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018
Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018




Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Pemprov Jabar mengalokasikan dana Rp 20 milyar untuk kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) menjelang Lebaran 2018. OPM sendiri diselenggarakan dalam rangka menghadapi kenaikan harga beberapa komoditi menjelang hari raya Idul Fitri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat, Mohamad Arifin Soedjayana mengatakan anggaran Rp 20 milyar tersebut dialokasikan untuk beberapa komoditi.

"Untuk beberapa komoditi seperti beras premium, gula kristal putih, minyak goreng, telur ayam negeri, daging ayam boyler dan daging sapi beku impor," ujar Arifin kepada PRFM, Kamis (31/5/2018).

Pemprov Jabar sudah berkordinasi dengan 27 kabupaten/kota untuk melaksanakan OPM ini. Skema pembagian sendiri dibagi menurut jumlah rumah tangga miskin (RTM) yang datanya ada di BPS (Badan Pusat Statistik) dan Dinsos Kabupaten/kota masing-masing.

"Jadi acuannya data yang dari BPS dan Dinsos (Kabupaten/kota -red), data itu yang dipakai itu untuk menentukan jumlah RTM yang mendapat PKH dan Rasta, kita serahkan penentuannya kepada masing-masing kabupaten/kota." sambungnya.

Anggaran Rp 20 milyar tersebut dibagikan secara proporsional, artinya tergantung jumlah RTM di masing-masing kabupaten/kota.

"Kita dapat data hampir 235.019 KK RTM dan sudah teralokasi di masing-masing kabupaten/kota," ungkapnya. 

Dengan diselenggarkannya OPM, Arifin berharap menghadapi kenaikan harga jelang Lebaran, masyarakat bisa tenang dan tidak panik, para penjual juga tetap bertahan sesuai mekanisme pasar. 

"Diharapkan penjual tetap bertahan sesuai mekanisme pasar tidak melakukan penimbunan dan tidak menaikan harga seenaknya. Karena manakala ada kenaikan harga yang tidak wajar, pemerintah pasti langsung menyelenggarakan OPM," tandasnya. 



Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

 

BERITA TERKAIT


Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018
 

BERITA PILIHAN


Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

 

BERITA LAINNYA

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

DT Peduli Akan Segera Realisasikan Family Shelter di Palu
Kamis 18 Oktober 2018


Kemenag Kaji Masa Tinggal di Hotel Transit Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus
Kamis 18 Oktober 2018 Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018 Kemenag Kaji Masa Tinggal di Hotel Transit Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus
Kamis 18 Oktober 2018 Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018 DPR Pertanyakan Alasan Pemerintah Tidak Mau Subsidi Premium dan Pertalite
Kamis 18 Oktober 2018 Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018 Pemkot Bandung Gelar Audiensi dengan Pedagang Pasar Baru
Kamis 18 Oktober 2018 Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018 Piala AFC Dimulai, Ini Jadwal Timnas U-19 Indonesia
Kamis 18 Oktober 2018 Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018 Piala AFC Dimulai, Ini Jadwal Timnas U-19 Indonesia
Kamis 18 Oktober 2018 Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

 

 

BERITA TERKAIT


Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018 Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018
Kamis 31 Mei 2018, 15:33 WIB
Jawa Barat

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018
Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018


Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Pemprov Jabar mengalokasikan dana Rp 20 milyar untuk kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) menjelang Lebaran 2018. OPM sendiri diselenggarakan dalam rangka menghadapi kenaikan harga beberapa komoditi menjelang hari raya Idul Fitri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat, Mohamad Arifin Soedjayana mengatakan anggaran Rp 20 milyar tersebut dialokasikan untuk beberapa komoditi.

"Untuk beberapa komoditi seperti beras premium, gula kristal putih, minyak goreng, telur ayam negeri, daging ayam boyler dan daging sapi beku impor," ujar Arifin kepada PRFM, Kamis (31/5/2018).

Pemprov Jabar sudah berkordinasi dengan 27 kabupaten/kota untuk melaksanakan OPM ini. Skema pembagian sendiri dibagi menurut jumlah rumah tangga miskin (RTM) yang datanya ada di BPS (Badan Pusat Statistik) dan Dinsos Kabupaten/kota masing-masing.

"Jadi acuannya data yang dari BPS dan Dinsos (Kabupaten/kota -red), data itu yang dipakai itu untuk menentukan jumlah RTM yang mendapat PKH dan Rasta, kita serahkan penentuannya kepada masing-masing kabupaten/kota." sambungnya.

Anggaran Rp 20 milyar tersebut dibagikan secara proporsional, artinya tergantung jumlah RTM di masing-masing kabupaten/kota.

"Kita dapat data hampir 235.019 KK RTM dan sudah teralokasi di masing-masing kabupaten/kota," ungkapnya. 

Dengan diselenggarkannya OPM, Arifin berharap menghadapi kenaikan harga jelang Lebaran, masyarakat bisa tenang dan tidak panik, para penjual juga tetap bertahan sesuai mekanisme pasar. 

"Diharapkan penjual tetap bertahan sesuai mekanisme pasar tidak melakukan penimbunan dan tidak menaikan harga seenaknya. Karena manakala ada kenaikan harga yang tidak wajar, pemerintah pasti langsung menyelenggarakan OPM," tandasnya. 



 

BERITA LAINNYA



Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018

 

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pemprov Jabar Alokasikan Rp 20 Milyar Untuk Pasar Murah Lebaran 2018