Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah  




Senin 23 Oktober 2017

06:09 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
@prfmnews

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
PRFMNewsChannel

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Rabu 07 September 2016, 11:24 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah




Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Website Kabupaten Bandung

BANDUNG, (PRFM) - Terkait banyaknya polemik kenakalan karakter siswa akhir - akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, mengatakan, pendidikan karakter penting kehadirannya dalam keseharian siswa.

"Hal itu penting adanya, karena bukan proses pendidikan namanya kalau tidak ada pendidikan karakter", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Juhana juga menuturkan, pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun tanggung jawab bersama, karena proses pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan.

"Efektifitas pendidikan karakter akan gagal total jika hanya ada disekolah, tapi di rumah, bahkan lingkungan sekitar pun wajib memberikan pendidikan karakter", ujar Juhana.

Ia menambahkan, agar siswa memiliki karakter yang baik, harus adanya proses pendidikan sosial, intelektual, spiritual, dan emosional. Dengan itu, siswa akan memiliki bekal karakter baik untuk dibawa ke lingkungan.

Selain itu, menurutnya, para guru di sekolah harus mendidik siswanya dengan metodologi yang benar juga, salah satunya ialah kasih sayang guru pada siswa. Dengan begitu siswa pun akan merasa nyaman berada dalam proses pembelajaran.

"Metodologinya harus bener, jangan bikin stress siswa, harus dibikin nyaman, salah satunya adalah kasih sayang guru, dengan itu semua beres", tutup Juhana.



Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

BERITA TERKAIT


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
 

BERITA PILIHAN


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

BERITA LAINNYA

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Persib Takluk di Lamongan
Minggu 22 Oktober 2017


Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Eddy Brokoli : Persib Main "Eweuh Getihan"
Jumat 20 Oktober 2017 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Dituding Jadi Penyebab Menurunnya Performa Persib, Umuh Siap Tuntut Balik
Selasa 17 Oktober 2017 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Dituding Jadi Penyebab Menurunnya Performa Persib, Umuh Siap Tuntut Balik
Selasa 17 Oktober 2017 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Ini Tanggapan Henhen Soal Aksi Tak Terpuji Zulham Zamrun
Senin 16 Oktober 2017 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

 

BERITA TERKAIT

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Rabu 07 September 2016, 11:24 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Website Kabupaten Bandung


BANDUNG, (PRFM) - Terkait banyaknya polemik kenakalan karakter siswa akhir - akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, mengatakan, pendidikan karakter penting kehadirannya dalam keseharian siswa.

"Hal itu penting adanya, karena bukan proses pendidikan namanya kalau tidak ada pendidikan karakter", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Juhana juga menuturkan, pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun tanggung jawab bersama, karena proses pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan.

"Efektifitas pendidikan karakter akan gagal total jika hanya ada disekolah, tapi di rumah, bahkan lingkungan sekitar pun wajib memberikan pendidikan karakter", ujar Juhana.

Ia menambahkan, agar siswa memiliki karakter yang baik, harus adanya proses pendidikan sosial, intelektual, spiritual, dan emosional. Dengan itu, siswa akan memiliki bekal karakter baik untuk dibawa ke lingkungan.

Selain itu, menurutnya, para guru di sekolah harus mendidik siswanya dengan metodologi yang benar juga, salah satunya ialah kasih sayang guru pada siswa. Dengan begitu siswa pun akan merasa nyaman berada dalam proses pembelajaran.

"Metodologinya harus bener, jangan bikin stress siswa, harus dibikin nyaman, salah satunya adalah kasih sayang guru, dengan itu semua beres", tutup Juhana.



 

BERITA LAINNYA



Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Persib Takluk di Lamongan
Minggu 22 Oktober 2017
PERSIB


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Eddy Brokoli : Persib Main \"Eweuh Getihan\"
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah