Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah  




Kamis 25 April 2019

18:46 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
@prfmnews

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
PRFMNewsChannel

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Rabu 07 September 2016, 11:24 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah




Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Website Kabupaten Bandung

BANDUNG, (PRFM) - Terkait banyaknya polemik kenakalan karakter siswa akhir - akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, mengatakan, pendidikan karakter penting kehadirannya dalam keseharian siswa.

"Hal itu penting adanya, karena bukan proses pendidikan namanya kalau tidak ada pendidikan karakter", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Juhana juga menuturkan, pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun tanggung jawab bersama, karena proses pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan.

"Efektifitas pendidikan karakter akan gagal total jika hanya ada disekolah, tapi di rumah, bahkan lingkungan sekitar pun wajib memberikan pendidikan karakter", ujar Juhana.

Ia menambahkan, agar siswa memiliki karakter yang baik, harus adanya proses pendidikan sosial, intelektual, spiritual, dan emosional. Dengan itu, siswa akan memiliki bekal karakter baik untuk dibawa ke lingkungan.

Selain itu, menurutnya, para guru di sekolah harus mendidik siswanya dengan metodologi yang benar juga, salah satunya ialah kasih sayang guru pada siswa. Dengan begitu siswa pun akan merasa nyaman berada dalam proses pembelajaran.

"Metodologinya harus bener, jangan bikin stress siswa, harus dibikin nyaman, salah satunya adalah kasih sayang guru, dengan itu semua beres", tutup Juhana.



Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

BERITA TERKAIT


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
 

BERITA PILIHAN


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

BERITA LAINNYA

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Gagal Jadi Sekda, Benny Duga Terjadi Maladministrasi
Kamis 25 April 2019


Oded Persilahkan Benny Bachtiar Menggugat
Kamis 25 April 2019 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Sepekan Jelang Ramadhan, Stok Telur Menipis
Kamis 25 April 2019 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Permainan Mengerucut Pada Ezechiel, Pengamat: Permainan Monoton
Kamis 25 April 2019 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Persib Kembali Kalah, Pengamat Nilai Radovic Tambah Catatan Minus
Kamis 25 April 2019 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Optimistis Leg Kedua, Persib Punya Modal Gol Tandang
Kamis 25 April 2019 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Persib Akhiri Kontrak Lopicic
Rabu 24 April 2019 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

 

BERITA TERKAIT

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Rabu 07 September 2016, 11:24 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Website Kabupaten Bandung


BANDUNG, (PRFM) - Terkait banyaknya polemik kenakalan karakter siswa akhir - akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, mengatakan, pendidikan karakter penting kehadirannya dalam keseharian siswa.

"Hal itu penting adanya, karena bukan proses pendidikan namanya kalau tidak ada pendidikan karakter", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Juhana juga menuturkan, pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun tanggung jawab bersama, karena proses pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan.

"Efektifitas pendidikan karakter akan gagal total jika hanya ada disekolah, tapi di rumah, bahkan lingkungan sekitar pun wajib memberikan pendidikan karakter", ujar Juhana.

Ia menambahkan, agar siswa memiliki karakter yang baik, harus adanya proses pendidikan sosial, intelektual, spiritual, dan emosional. Dengan itu, siswa akan memiliki bekal karakter baik untuk dibawa ke lingkungan.

Selain itu, menurutnya, para guru di sekolah harus mendidik siswanya dengan metodologi yang benar juga, salah satunya ialah kasih sayang guru pada siswa. Dengan begitu siswa pun akan merasa nyaman berada dalam proses pembelajaran.

"Metodologinya harus bener, jangan bikin stress siswa, harus dibikin nyaman, salah satunya adalah kasih sayang guru, dengan itu semua beres", tutup Juhana.



 

BERITA LAINNYA



Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Oded Persilahkan Benny Bachtiar Menggugat
Kamis 25 April 2019
Kota Bandung


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Sepekan Jelang Ramadhan, Stok Telur Menipis
Kamis 25 April 2019
Kota Bandung


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah