Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah  




Minggu 19 Agustus 2018

12:26 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
@prfmnews

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
PRFMNewsChannel

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Rabu 07 September 2016, 11:24 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah




Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Website Kabupaten Bandung

BANDUNG, (PRFM) - Terkait banyaknya polemik kenakalan karakter siswa akhir - akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, mengatakan, pendidikan karakter penting kehadirannya dalam keseharian siswa.

"Hal itu penting adanya, karena bukan proses pendidikan namanya kalau tidak ada pendidikan karakter", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Juhana juga menuturkan, pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun tanggung jawab bersama, karena proses pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan.

"Efektifitas pendidikan karakter akan gagal total jika hanya ada disekolah, tapi di rumah, bahkan lingkungan sekitar pun wajib memberikan pendidikan karakter", ujar Juhana.

Ia menambahkan, agar siswa memiliki karakter yang baik, harus adanya proses pendidikan sosial, intelektual, spiritual, dan emosional. Dengan itu, siswa akan memiliki bekal karakter baik untuk dibawa ke lingkungan.

Selain itu, menurutnya, para guru di sekolah harus mendidik siswanya dengan metodologi yang benar juga, salah satunya ialah kasih sayang guru pada siswa. Dengan begitu siswa pun akan merasa nyaman berada dalam proses pembelajaran.

"Metodologinya harus bener, jangan bikin stress siswa, harus dibikin nyaman, salah satunya adalah kasih sayang guru, dengan itu semua beres", tutup Juhana.



Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

BERITA TERKAIT


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
 

BERITA PILIHAN


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

BERITA LAINNYA

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Kebutuhan Pembangunan Infrastruktur di Jabar Sudah Mendesak
Minggu 19 Agustus 2018


Luas Sawah di Jabar yang Mengalami Kekeringan Masih Relatif Kecil
Minggu 19 Agustus 2018 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Wacana Pelarangan Striker Asing Terlalu Dipaksakan
Minggu 19 Agustus 2018 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Asian Games 2018 Torehkan Sejarah Baru
Minggu 19 Agustus 2018 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Kofi Annan Tutup Usia
Minggu 19 Agustus 2018 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Anies Harap Jakarta Jadi Tuan Rumah Asian Games Yang Baik
Sabtu 18 Agustus 2018 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Kim Targetkan Turun di Laga Persib Melawan Arema FC
Sabtu 18 Agustus 2018 Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

 

BERITA TERKAIT

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Rabu 07 September 2016, 11:24 WIB

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah
Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Website Kabupaten Bandung


BANDUNG, (PRFM) - Terkait banyaknya polemik kenakalan karakter siswa akhir - akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, mengatakan, pendidikan karakter penting kehadirannya dalam keseharian siswa.

"Hal itu penting adanya, karena bukan proses pendidikan namanya kalau tidak ada pendidikan karakter", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Juhana juga menuturkan, pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun tanggung jawab bersama, karena proses pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan.

"Efektifitas pendidikan karakter akan gagal total jika hanya ada disekolah, tapi di rumah, bahkan lingkungan sekitar pun wajib memberikan pendidikan karakter", ujar Juhana.

Ia menambahkan, agar siswa memiliki karakter yang baik, harus adanya proses pendidikan sosial, intelektual, spiritual, dan emosional. Dengan itu, siswa akan memiliki bekal karakter baik untuk dibawa ke lingkungan.

Selain itu, menurutnya, para guru di sekolah harus mendidik siswanya dengan metodologi yang benar juga, salah satunya ialah kasih sayang guru pada siswa. Dengan begitu siswa pun akan merasa nyaman berada dalam proses pembelajaran.

"Metodologinya harus bener, jangan bikin stress siswa, harus dibikin nyaman, salah satunya adalah kasih sayang guru, dengan itu semua beres", tutup Juhana.



 

BERITA LAINNYA



Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Asian Games 2018 Torehkan Sejarah Baru
Minggu 19 Agustus 2018
Asian Games 2018


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Kofi Annan Tutup Usia
Minggu 19 Agustus 2018
LUAR NEGERI


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Anies Harap Jakarta Jadi Tuan Rumah Asian Games Yang Baik
Sabtu 18 Agustus 2018
Asian Games 2018


Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah

 

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pendidikan Karakter Dinilai Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah