Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah  




Kamis 19 Juli 2018

05:01 WIB

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah
@prfmnews

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah
PRFMNewsChannel

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah
Minggu 14 Januari 2018, 08:42 WIB

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah
Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah




Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Sepak Bola dari Top Skor, Arif Nugraha menilai komunikasi yang terjalin antara 3 institusi yakni BOPI, PSSI dan PT. Liga Indonesai Baru (PT. LIB) masih lemah. Hal ini berakibat pada tidak dikeluarkannya surat rekomendasi terkait izin penyelenggaraan Piala Presiden 2018.


Seperti diketahui,  gelaran Piala Presiden 2018, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengeluarkan pernyataan mengejutkan yang bisa membuat turnamen pramusim ini tertunda atau mundur.


Organisasi yang dipimpin M Noor Aman itu disebut tidak akan menerbitkan rekomendasi Piala Presiden 2018 sebelum verifikasi dilakukan. BOPI bahkan mengimbau Polri tak menerbitkan izin penyelenggaraan pertandingan Piala Presiden.


"Ini kan hanya komunikasi dan koordinasi. Jadi Piala Presiden ini tidak resmi tapi mungkin hanya masalah waktu saja. Sebetulnya yang harus memverifikasi itu PSSI dan PT. LIB karena sebagai pelakasana Piala Presiden," ungkapnya saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018). 


Menurut Arif, jika PSSI dan PT.LIB sudah memverifikasi klub peserta lalu berkas verifikasi diserahkan ke BOPI maka kejadian seperti ini tidak akan selalu terulang di setiap event olah raga cabor sepak bola.Imbau BOPI kepada pihak kepolisian untuk tidak mengeluarkan izin keramaian Piala Presiden 2018 sambung Arif terbilang wajar karena keduanya merupakan institusi penegak hukum. 


"Memang izin keramaian itu harus dilengkapi dengan kelengkapan venue, dan perizinan dari verifikasi BOPI," tuturnya.


Maka dari itu ke depan, Arif pun menyarankan agar para institusi tersebut bisa saling menghargai terutama dalam penegakan hukum terlebih soal ketertiban administrasi. 


"Pada intinya PSSI harus menghargai badan pengawas olah raga nasional termasuk BOPI jadi jangan hanya berpatokan ke statuta FIFA saja," pungkasnya.




Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

 

BERITA TERKAIT


Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah
 

BERITA PILIHAN


Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

 

BERITA LAINNYA

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

DPRD Kota Bandung Akan Tindaklanjuti Kenaikan Harga Daging dan Telur Ayam
Rabu 18 Juli 2018


Emil Tekankan Pengelola Pasar Baru Kedepannya Mesti Berlaku Adil
Rabu 18 Juli 2018 Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah Kredit Mesra Di Perluas, Pelayanan Air Bersih Dikembangkan
Rabu 18 Juli 2018 Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah Kredit Mesra Di Perluas, Pelayanan Air Bersih Dikembangkan
Rabu 18 Juli 2018 Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah Evaluasi Ulang Proyek Perluasan Pangleseran - Cibatu Pangandaran Dinilai Janggal
Rabu 18 Juli 2018 Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah Produk IKM Kabupaten Bandung Akan Hiasi Perhelatan Asian Games 2018
Rabu 18 Juli 2018 Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah Sekda Jabar Ungkap Peran Motekar Bagi Keluarga di Jabar
Rabu 18 Juli 2018 Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

 

 

BERITA TERKAIT

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah
Minggu 14 Januari 2018, 08:42 WIB

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah
Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah


Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Sepak Bola dari Top Skor, Arif Nugraha menilai komunikasi yang terjalin antara 3 institusi yakni BOPI, PSSI dan PT. Liga Indonesai Baru (PT. LIB) masih lemah. Hal ini berakibat pada tidak dikeluarkannya surat rekomendasi terkait izin penyelenggaraan Piala Presiden 2018.


Seperti diketahui,  gelaran Piala Presiden 2018, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengeluarkan pernyataan mengejutkan yang bisa membuat turnamen pramusim ini tertunda atau mundur.


Organisasi yang dipimpin M Noor Aman itu disebut tidak akan menerbitkan rekomendasi Piala Presiden 2018 sebelum verifikasi dilakukan. BOPI bahkan mengimbau Polri tak menerbitkan izin penyelenggaraan pertandingan Piala Presiden.


"Ini kan hanya komunikasi dan koordinasi. Jadi Piala Presiden ini tidak resmi tapi mungkin hanya masalah waktu saja. Sebetulnya yang harus memverifikasi itu PSSI dan PT. LIB karena sebagai pelakasana Piala Presiden," ungkapnya saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018). 


Menurut Arif, jika PSSI dan PT.LIB sudah memverifikasi klub peserta lalu berkas verifikasi diserahkan ke BOPI maka kejadian seperti ini tidak akan selalu terulang di setiap event olah raga cabor sepak bola.Imbau BOPI kepada pihak kepolisian untuk tidak mengeluarkan izin keramaian Piala Presiden 2018 sambung Arif terbilang wajar karena keduanya merupakan institusi penegak hukum. 


"Memang izin keramaian itu harus dilengkapi dengan kelengkapan venue, dan perizinan dari verifikasi BOPI," tuturnya.


Maka dari itu ke depan, Arif pun menyarankan agar para institusi tersebut bisa saling menghargai terutama dalam penegakan hukum terlebih soal ketertiban administrasi. 


"Pada intinya PSSI harus menghargai badan pengawas olah raga nasional termasuk BOPI jadi jangan hanya berpatokan ke statuta FIFA saja," pungkasnya.




 

BERITA LAINNYA



Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah

 

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pengamat Nilai Komunikasi BOPI dan PSSI Masih Lemah