Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah  




Kamis 18 Januari 2018

02:47 WIB

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah
@prfmnews

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah
PRFMNewsChannel

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah
Senin 09 Januari 2017, 22:13 WIB

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah
Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah




Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRM) - Menjelang bergulirnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang akan digelar tahun 2018 mendatang sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan. Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Pengamat dari Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI), Munanto mengaku, kedua nama tersebut menjadi yang paling terdepan untuk maju di Pilgub Jabar 2018 nanti. Pasalnya, kedua tokoh itu hampir selalu diberitakan oleh semua pihak baik di media sosial ataupun media cetak.

"Kalau diliat dari beberapa geliat yang keliatan dari tokoh yang muncul memang nama Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi paling banyak disorot terutama di medsos dan media massa lain. Tapi ada juga yang lebih menyoroti keberadaan parpol", kata Munanto kepada Radio PRFM, Senin, (9/1/2017).

Meskipun masih akan berlangsung 2 tahun lagi, namun menurutnya para tokoh ini sudah memiliki elektabilitas bila dibanding dengan tokoh yang lainnya. Lebih lanjut Munanto menambahkan, keberadaan partai politik pun masih menjadi andalan dalam mengusung sejumlah tokoh pada Pilgub Jabar nanti.

"Jadi memang konfigurasi tokoh ini keliatan walaupun masih lama tapi untuk jalin elektabilitas butuh waktu yang lama. Sehingga siapa nanti yang diusung parpol itulah yang jadi kandidat kuat di Pilgub Jawa Barat," pungkasnya.



Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

 

BERITA TERKAIT


Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah
 

BERITA PILIHAN


Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

 

BERITA LAINNYA

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Okto Maniani Ikut Seleksi di Persib
Rabu 17 Januari 2018


Panpel Pastikan Laga Lanjutan Grup A Piala Presiden Tetap di GBLA
Rabu 17 Januari 2018 Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah Kurang dari 24 Jam Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Jambret yang Viral
Rabu 17 Januari 2018 Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah Berkas Administrasi Bapaslon Masih Perlu Perbaikan
Rabu 17 Januari 2018 Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah Masalah LHK, Aries : Segera Diurus
Rabu 17 Januari 2018 Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah Berkas Administrasi Bapaslon Masih Perlu Perbaikan
Rabu 17 Januari 2018 Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah RSUD Pangandaran Disiapkan Menjadi Rumah Sakit Kelas A
Rabu 17 Januari 2018 Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

 

 

BERITA TERKAIT

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah
Senin 09 Januari 2017, 22:13 WIB

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah
Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah


Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRM) - Menjelang bergulirnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang akan digelar tahun 2018 mendatang sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan. Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Pengamat dari Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI), Munanto mengaku, kedua nama tersebut menjadi yang paling terdepan untuk maju di Pilgub Jabar 2018 nanti. Pasalnya, kedua tokoh itu hampir selalu diberitakan oleh semua pihak baik di media sosial ataupun media cetak.

"Kalau diliat dari beberapa geliat yang keliatan dari tokoh yang muncul memang nama Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi paling banyak disorot terutama di medsos dan media massa lain. Tapi ada juga yang lebih menyoroti keberadaan parpol", kata Munanto kepada Radio PRFM, Senin, (9/1/2017).

Meskipun masih akan berlangsung 2 tahun lagi, namun menurutnya para tokoh ini sudah memiliki elektabilitas bila dibanding dengan tokoh yang lainnya. Lebih lanjut Munanto menambahkan, keberadaan partai politik pun masih menjadi andalan dalam mengusung sejumlah tokoh pada Pilgub Jabar nanti.

"Jadi memang konfigurasi tokoh ini keliatan walaupun masih lama tapi untuk jalin elektabilitas butuh waktu yang lama. Sehingga siapa nanti yang diusung parpol itulah yang jadi kandidat kuat di Pilgub Jawa Barat," pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Okto Maniani Ikut Seleksi di Persib
Rabu 17 Januari 2018
PERSIB


Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Berkas Administrasi Bapaslon Masih Perlu Perbaikan
Rabu 17 Januari 2018
Pilgub Jabar 2018


Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Masalah LHK, Aries : Segera Diurus
Rabu 17 Januari 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Berkas Administrasi Bapaslon Masih Perlu Perbaikan
Rabu 17 Januari 2018
Pilgub Jabar 2018


Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah

 

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pengamat Nilai Partai Politik Jadi Penentu Calon Pemimpin Daerah