Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum  




Selasa 21 Agustus 2018

13:09 WIB

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum
@prfmnews

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum
PRFMNewsChannel

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum
Sabtu 21 Juli 2018, 20:33 WIB

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum
Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum




Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Komunikasi Korupsi dari Fikom Unpad, Aceng Abdullah mengaku tidak kaget mengenai Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin, Wahid Husen yang tertangkap OTT KPK. 

Aceng menilai lembaga penegak hukum khususnya lapas masih rentan dengan aktivitas korupsi maupun praktik gratifikasi atau suap.

"Ga kaget ada petugas atau Kalapas apalagi Sukamiskin tertangkap KPK, sebab beberapa tahun kebelakang, di Sukamiskin pernah terjadi penyimpangan," kata Aceng kepada PRFM, Sabtu (21/7/2018). 

Ia mencontohkan di Lapas Sukamiskin dulu ada beberapa napi koruptor yang selnya di rombak menjadi sangat mewah. 

"Ada beberapa sel yang di rombak menjadi sangat mewah, ada home teater dan lain-lain. Bisa seperti itu, pasti karena suap," tambahnya.   

Bahkan tambah Aceng, ada seorang napi koruptor perempuan yang selnya mempunyai fasilitas mewah seperti hotel. 

"Karena dia pengusaha besar, dia rombak (sel) jadi seperti kamar hotel, tempat tidur pakai spring brad, ada alat kebugaran, dindingnya dihiasi foto keluarga, ada meja rias dan bisa perawatan tubuh. Bahkan secara berkala ada dokter spesialis kecantikan yang merawat dia," ungkapnya.  

Aceng menambahkan, ada indikasi bahwa petugas lapas bisa disuap. Karena, selain memberikan fasilitas mewah terhadap napi kelas kakap, kasus peredaran narkoba di lapas pun kerap terjadi. 

"Kita juga sering dengar narkoba beredar di lapas, gimana bisa itu, semua orang kan digeledeh. Oke, diselundupkan, tapi kan kalau sampai jual beli di dalam tentu jumlahnya banyak, pasti ada kongkalikong," ungkapnya.  

Lebih lanjut Aceng menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa di lapas, maka integritas aparat harus ditingkatkan.

"Paling penting adalah bagaimana meningkatkan integritas aparat, sehingga korupsi benar dianggap perbuatan yang hina atau dosa," tandasnya.



Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

 

BERITA TERKAIT


Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum
 

BERITA PILIHAN


Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

 

BERITA LAINNYA

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Raih Perak, Sri Wahyuni Menangis dan Minta Maaf
Selasa 21 Agustus 2018


Antrean Online Permohonan Paspor Dibuka Kembali 26 Agustus 2018
Selasa 21 Agustus 2018 Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum Venue Bekas Olimpiade di Beijing Jadi Tempat yang Menakutkan
Selasa 21 Agustus 2018 Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum Demokrat Optimis Jadi Partai Pemilu 2019
Selasa 21 Agustus 2018 Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum Juara Grup A, Timnas Indonesia Jumpa Uni Emirat Arab di 16 Besar
Selasa 21 Agustus 2018 Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum Perempuan Inggris yang Jatuh dari Kapal Pesiar Berhasil Diselamatkan
Senin 20 Agustus 2018 Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum Ombak Sampah Menghantam Pantai Manila
Senin 20 Agustus 2018 Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

 

 

BERITA TERKAIT

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum
Sabtu 21 Juli 2018, 20:33 WIB

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum
Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum


Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Komunikasi Korupsi dari Fikom Unpad, Aceng Abdullah mengaku tidak kaget mengenai Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin, Wahid Husen yang tertangkap OTT KPK. 

Aceng menilai lembaga penegak hukum khususnya lapas masih rentan dengan aktivitas korupsi maupun praktik gratifikasi atau suap.

"Ga kaget ada petugas atau Kalapas apalagi Sukamiskin tertangkap KPK, sebab beberapa tahun kebelakang, di Sukamiskin pernah terjadi penyimpangan," kata Aceng kepada PRFM, Sabtu (21/7/2018). 

Ia mencontohkan di Lapas Sukamiskin dulu ada beberapa napi koruptor yang selnya di rombak menjadi sangat mewah. 

"Ada beberapa sel yang di rombak menjadi sangat mewah, ada home teater dan lain-lain. Bisa seperti itu, pasti karena suap," tambahnya.   

Bahkan tambah Aceng, ada seorang napi koruptor perempuan yang selnya mempunyai fasilitas mewah seperti hotel. 

"Karena dia pengusaha besar, dia rombak (sel) jadi seperti kamar hotel, tempat tidur pakai spring brad, ada alat kebugaran, dindingnya dihiasi foto keluarga, ada meja rias dan bisa perawatan tubuh. Bahkan secara berkala ada dokter spesialis kecantikan yang merawat dia," ungkapnya.  

Aceng menambahkan, ada indikasi bahwa petugas lapas bisa disuap. Karena, selain memberikan fasilitas mewah terhadap napi kelas kakap, kasus peredaran narkoba di lapas pun kerap terjadi. 

"Kita juga sering dengar narkoba beredar di lapas, gimana bisa itu, semua orang kan digeledeh. Oke, diselundupkan, tapi kan kalau sampai jual beli di dalam tentu jumlahnya banyak, pasti ada kongkalikong," ungkapnya.  

Lebih lanjut Aceng menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa di lapas, maka integritas aparat harus ditingkatkan.

"Paling penting adalah bagaimana meningkatkan integritas aparat, sehingga korupsi benar dianggap perbuatan yang hina atau dosa," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Raih Perak, Sri Wahyuni Menangis dan Minta Maaf
Selasa 21 Agustus 2018
Asian Games 2018


Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Demokrat Optimis Jadi Partai Pemilu 2019
Selasa 21 Agustus 2018
Pileg 2019


Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum

 

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pengamat Nilai Rentan Terjadi Suap di Lembaga Penegak Hukum