Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan  




Selasa 24 April 2018

14:29 WIB

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan
@prfmnews

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan
PRFMNewsChannel

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan
Rabu 11 Januari 2017, 07:26 WIB

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan
Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan




Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG (PRFM) - Gagasan Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan yang memperbolehkan asing menamai pulau-pulau tertentu di Indonesia dikritisi Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi.

"Terasa sangat kasar, masalahnya kesannya seperti menggadaikan, dan  seluruh proses dikelola asing," ujarnya kepada PRFM, Selasa (10/1/2017) malam.

Pemerintah menilai 4000 pulau tak bernama memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tempat wisata, sehingga mereka membuka peluang orang asing untuk mengelola pulau tersebut, termasuk soal pemberian nama.

Terkait hal tersebut, Siswanto mengatakan bahwa penamaan pulau oleh asing mencoreng harga diri bangsa Indonesia karena aspek kewilayahan merupakan elemen kedaulatan.

"Kita harus kasih nama dulu, jangan orang asing yang kasih nama. Setelah diberi nama oleh kita baru bisa disewakan. Jika seperti itu, sama saja seperti menjual pulau. Meski cuma menyewakan, tapi rasanya seperti melepas kedaulatan kita yang diberikan pada orang asing", pungkasnya

Ia menambahkan pemerintah seharusnya melihat potensi yang lain daripada harus menyewakan pulau.

"Sebetulnya kita bisa menggali maritim yang lain. Pemerintah punya uang, mereka punya dana, hanya saja alokasinya tidak tepat sasaran," pungkasnya.



Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

 

BERITA TERKAIT


Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan
 

BERITA PILIHAN


Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

 

BERITA LAINNYA

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Ridwan Kamil Siap Atasi Permasalahan Nelayan di Indramayu
Selasa 24 April 2018


Ridwan Kamil Siap Atasi Permasalahan Nelayan di Indramayu
Selasa 24 April 2018 Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan Ini Tanggapan DPU Soal Banjir yang Kembali Mengepung Bandung
Selasa 24 April 2018 Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan Persib Tetap Incar Kemenangan di Jakarta
Selasa 24 April 2018 Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan Persib Tetap Incar Kemenangan di Jakarta
Selasa 24 April 2018 Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan Grand Final Liga Seni Budaya Bandung Berlangsung Semarak Sekaligus Menegangkan
Senin 23 April 2018 Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan Pemerintah Upayakan Persoalan Lahan Dua Megaproyek di Sukabumi Tuntas Tahun ini
Senin 23 April 2018 Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

 

 

BERITA TERKAIT

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan
Rabu 11 Januari 2017, 07:26 WIB

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan
Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan


Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG (PRFM) - Gagasan Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan yang memperbolehkan asing menamai pulau-pulau tertentu di Indonesia dikritisi Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi.

"Terasa sangat kasar, masalahnya kesannya seperti menggadaikan, dan  seluruh proses dikelola asing," ujarnya kepada PRFM, Selasa (10/1/2017) malam.

Pemerintah menilai 4000 pulau tak bernama memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tempat wisata, sehingga mereka membuka peluang orang asing untuk mengelola pulau tersebut, termasuk soal pemberian nama.

Terkait hal tersebut, Siswanto mengatakan bahwa penamaan pulau oleh asing mencoreng harga diri bangsa Indonesia karena aspek kewilayahan merupakan elemen kedaulatan.

"Kita harus kasih nama dulu, jangan orang asing yang kasih nama. Setelah diberi nama oleh kita baru bisa disewakan. Jika seperti itu, sama saja seperti menjual pulau. Meski cuma menyewakan, tapi rasanya seperti melepas kedaulatan kita yang diberikan pada orang asing", pungkasnya

Ia menambahkan pemerintah seharusnya melihat potensi yang lain daripada harus menyewakan pulau.

"Sebetulnya kita bisa menggali maritim yang lain. Pemerintah punya uang, mereka punya dana, hanya saja alokasinya tidak tepat sasaran," pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Ridwan Kamil Siap Atasi Permasalahan Nelayan di Indramayu
Selasa 24 April 2018
Pilgub Jabar 2018


Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Ridwan Kamil Siap Atasi Permasalahan Nelayan di Indramayu
Selasa 24 April 2018
Pilgub Jabar 2018


Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Persib Tetap Incar Kemenangan di Jakarta
Selasa 24 April 2018
PERSIB


Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Persib Tetap Incar Kemenangan di Jakarta
Selasa 24 April 2018
PERSIB


Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan

 

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pengamat: Penamaan Pulau Oleh Asing Sama Saja Dengan Menggadaikan