Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang  




Minggu 20 Oktober 2019

20:35 WIB

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang
@prfmnews

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang
PRFMNewsChannel

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang
Selasa 06 November 2018, 12:48 WIB

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang
Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang




Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : PRFM

(PRFM) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 sebanyak 131,01 juta orang, dengan rincian sebanyak 124,01 juta orang adalah penduduk bekerja, sedangkan sebanyak 7 juta orang menganggur.

“Dibanding setahun yang lalu, jumlah penduduk bekerja bertambah 2,99 juta orang, sedangkan pengangguran berkurang 40 ribu orang,” kata Kepala BPS, Suhariyanto, dalam konperensi pers di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Struktur penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan pada Agustus 2018, menurut Kepala BPS, masih didominasi oleh tiga lapangan pekerjaan utama, yaitu: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 28,79 persen; Perdagangan sebesar 18,61 persen; dan Industri Pengolahan sebesar 14,72 persen.

Berdasarkan tren lapangan pekerjaan selama Agustus 2017–Agustus 2018, BPS mencatat lapangan usaha yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terutama pada Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (0,47 persen poin), Industri Pengolahan (0,21 persen poin), dan Transportasi (0,17 persen poin).

Sementara lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan utamanya pada Pertanian (0,89 persen poin), Jasa Lainnya (0,11 persen poin), dan Jasa Pendidikan (0,05 persen poin).

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, dari seluruh penduduk bekerja pada Agustus 2018, status pekerjaan utama yang terbanyak sebagai buruh/karyawan/pegawai (39,70 persen). Diikuti status berusaha sendiri (19,05 persen), berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar (15,76 persen), dan pekerja keluarga (12,21 persen).

“Sementara penduduk yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap memiliki persentase yang paling kecil, yaitu sebesar 3,46 persen,” sambung Suhariyanto.

Dalam setahun terakhir (Agustus 2017–Agustus 2018), menurut Kepala BPS, peningkatan persentase penduduk bekerja terdapat pada status berusaha dibantu buruh tidak tetap (0,87 persen poin) dan berusaha dibantu buruh tetap (0,20 persen poin).

Sedangkan penurunan terjadi pada status pekerja bebas di pertanian sebesar 0,63 persen poin, pekerja bebas di nonpertanian sebesar 0,30 persen poin, berusaha sendiri sebesar 0,08 persen poin, pekerja keluarga sebesar 0,05 persen poin, dan buruh/karyawan/pegawai sebesar 0,01 persen poin.

Ditambahkan Suhariyanto, pada Agustus 2018 sebanyak 53,52 juta orang (43,16 persen) penduduk bekerja pada kegiatan formal dan sebanyak 70,49 juta orang (56,84 persen) bekerja pada kegiatan informal.

“Selama setahun terakhir, pekerja informal turun sebesar 0,19 persen poin dibanding Agustus 2017,” ungkap Suhariyanto.

Adapun berdasarkan tingkat pendidikan, Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, penyerapan tenaga kerja hingga Agustus 2018 masih didominasi oleh penduduk bekerja berpendidikan SD ke bawah sebanyak 50,46 juta orang (40,69 persen), SMP sebanyak 22,43 juta orang (18,09 persen), SMA sebanyak 22,34 juta orang (18,01 persen), dan SMK sebanyak 13,68 juta orang (11,03 persen).

“Penduduk bekerja berpendidikan tinggi (Diploma ke atas) ada sebanyak 15,10 juta orang (12,18 persen) mencakup 3,45 juta orang berpendidikan Diploma dan 11,65 juta orang berpendidikan Universitas,” pungkas Suhariyanto.










 

BERITA TERKAIT


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang
 

BERITA PILIHAN


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

 

BERITA LAINNYA

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Harapan GMKI Bandung di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi
Minggu 20 Oktober 2019


Pengamat Kritik Jokowi Tak Singgung Pemberantasan Korupsi dalam Pidatonya
Minggu 20 Oktober 2019 Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang Besok, Jokowi Akan Perkenalkan Para Menteri Kabinet Periode 2019-2024
Minggu 20 Oktober 2019 Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang Ucapan Selamat dan Harapan Ridwan Kamil Untuk Jokowi-Maruf Amin
Minggu 20 Oktober 2019 Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang Joko Widodo dan Maruf Amin Resmi Dilantik sebagai Presiden dan Wapres
Minggu 20 Oktober 2019 Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang Pidato Lengkap Jokowi Setelah Dilantik Jadi Presiden RI 2019-2024
Minggu 20 Oktober 2019 Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang Joko Widodo dan Maruf Amin Resmi Dilantik sebagai Presiden dan Wapres
Minggu 20 Oktober 2019 Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

 

 

BERITA TERKAIT

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang
Selasa 06 November 2018, 12:48 WIB

Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang
Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : PRFM


(PRFM) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 sebanyak 131,01 juta orang, dengan rincian sebanyak 124,01 juta orang adalah penduduk bekerja, sedangkan sebanyak 7 juta orang menganggur.

“Dibanding setahun yang lalu, jumlah penduduk bekerja bertambah 2,99 juta orang, sedangkan pengangguran berkurang 40 ribu orang,” kata Kepala BPS, Suhariyanto, dalam konperensi pers di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Struktur penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan pada Agustus 2018, menurut Kepala BPS, masih didominasi oleh tiga lapangan pekerjaan utama, yaitu: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 28,79 persen; Perdagangan sebesar 18,61 persen; dan Industri Pengolahan sebesar 14,72 persen.

Berdasarkan tren lapangan pekerjaan selama Agustus 2017–Agustus 2018, BPS mencatat lapangan usaha yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terutama pada Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (0,47 persen poin), Industri Pengolahan (0,21 persen poin), dan Transportasi (0,17 persen poin).

Sementara lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan utamanya pada Pertanian (0,89 persen poin), Jasa Lainnya (0,11 persen poin), dan Jasa Pendidikan (0,05 persen poin).

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, dari seluruh penduduk bekerja pada Agustus 2018, status pekerjaan utama yang terbanyak sebagai buruh/karyawan/pegawai (39,70 persen). Diikuti status berusaha sendiri (19,05 persen), berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar (15,76 persen), dan pekerja keluarga (12,21 persen).

“Sementara penduduk yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap memiliki persentase yang paling kecil, yaitu sebesar 3,46 persen,” sambung Suhariyanto.

Dalam setahun terakhir (Agustus 2017–Agustus 2018), menurut Kepala BPS, peningkatan persentase penduduk bekerja terdapat pada status berusaha dibantu buruh tidak tetap (0,87 persen poin) dan berusaha dibantu buruh tetap (0,20 persen poin).

Sedangkan penurunan terjadi pada status pekerja bebas di pertanian sebesar 0,63 persen poin, pekerja bebas di nonpertanian sebesar 0,30 persen poin, berusaha sendiri sebesar 0,08 persen poin, pekerja keluarga sebesar 0,05 persen poin, dan buruh/karyawan/pegawai sebesar 0,01 persen poin.

Ditambahkan Suhariyanto, pada Agustus 2018 sebanyak 53,52 juta orang (43,16 persen) penduduk bekerja pada kegiatan formal dan sebanyak 70,49 juta orang (56,84 persen) bekerja pada kegiatan informal.

“Selama setahun terakhir, pekerja informal turun sebesar 0,19 persen poin dibanding Agustus 2017,” ungkap Suhariyanto.

Adapun berdasarkan tingkat pendidikan, Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, penyerapan tenaga kerja hingga Agustus 2018 masih didominasi oleh penduduk bekerja berpendidikan SD ke bawah sebanyak 50,46 juta orang (40,69 persen), SMP sebanyak 22,43 juta orang (18,09 persen), SMA sebanyak 22,34 juta orang (18,01 persen), dan SMK sebanyak 13,68 juta orang (11,03 persen).

“Penduduk bekerja berpendidikan tinggi (Diploma ke atas) ada sebanyak 15,10 juta orang (12,18 persen) mencakup 3,45 juta orang berpendidikan Diploma dan 11,65 juta orang berpendidikan Universitas,” pungkas Suhariyanto.






 

BERITA LAINNYA



Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Harapan GMKI Bandung di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi
Minggu 20 Oktober 2019
Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Pengamat Kritik Jokowi Tak Singgung Pemberantasan Korupsi dalam Pidatonya
Minggu 20 Oktober 2019
Pidato Presiden Joko Widodo


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Besok, Jokowi Akan Perkenalkan Para Menteri Kabinet Periode 2019-2024
Minggu 20 Oktober 2019
Menteri Kabinet RI Periode 2019-2024


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Ucapan Selamat dan Harapan Ridwan Kamil Untuk Jokowi-Maruf Amin
Minggu 20 Oktober 2019
Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Joko Widodo dan Maruf Amin Resmi Dilantik sebagai Presiden dan Wapres
Minggu 20 Oktober 2019
Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024


Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Pidato Lengkap Jokowi Setelah Dilantik Jadi Presiden RI 2019-2024
Minggu 20 Oktober 2019
Pelantikan Presiden RI Periode 2019-2024