Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat  




Rabu 16 Januari 2019

12:44 WIB

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat
@prfmnews

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat
PRFMNewsChannel

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat
Minggu 13 Januari 2019, 07:29 WIB
Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat
Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat




Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

Foto: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Barat di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Sabtu (12/1/2019).

BANDUNG, (PRFM) - Kekuatan pembangunan suatu negara atau wilayah perlu didukung oleh semua elemen yang ada. Percepatan pembangunan tidak bisa hanya bisa dilakukan satu pihak. Maka hadir konsep pembangunan pentahelix dimana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Barat di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Sabtu (12/1/2019).

"Membangun peradaban manusia tidak bisa dilakukan oleh satu elemen. Dalam teori perubahan ada istilah pentahelix, penta adalah lima dan helix adalah jalinan," ucapnya.

Dijelaskan Emil sapaan akrabnya, unsur pemerintah mempunyai political power untuk merumuskan sebuah kebijakan melalui keputusan. Sementara masyarakat atau komunitas disebut social power. Di sinilah peran Muhammadiyah diharapkan terlibat dalam proses pembangunan di Jawa Barat.

“Muhammadiyah dengan kekuatannya, ukhuwah islamiyah-nya menghadirkan perubahan. Tidak hanya berdakwah dari sisi agama tapi muamalah kemasyarakat menjadi sebuah citra paling positif dari gerakan Muhammadiyah,” ujarnya.

"Yang ketiga, ada akademisi. Melalui kekuatan knowledge power menghadirkan ilmu yang menghadirkan hidup ini lebih cepat, lebih murah, lebih berfaidah," sambung Emil.

Unsur keempat pentahelix, yaitu pebisnis atau pengusaha. Emil menekankan, para pebisnis perlu paham tentang Pancasila, agar ada kepedulian terhadap keadilan sosial. Apabila ekonomi Indonesia tidak berbasis Pancasila, dikhawatirkan akan muncul kapitalis yang tidak peduli dengan keadilan sosial di masyarakat.

“Yang terakhir (unsur kelima) dalam pentahelix adalah media,” ungkap Emil.

Untuk itu, Emil meminta peran serta Muhammadiyah dalam proses pembangunan di Jawa Barat. Dia menilai Pemdaprov Jawa Barat dan Muhammadiyah setara. Terlebih Muhammadiyah mempunyai kekuatan ekonomi, sosial, juga kekuatan akademisi.

“Kami seperlima perubahan bertemu dengan seperlima perubahan di Muhammadiyah. Ditambah lagi Muhammadiyah punya kekuatan sosial juga ekonomi juga akademisi. Jadi, sebenarnya sudah tiga per lima hadir di sosok organisasi Muhammadiyah,” tandasnya.

Musypimwil Muhammadiyah Jawa Barat ini dihadiri pimpinan Muhammadiyah Jawa Barat, pimpinan Aisyiyah Jawa Barat, pimpinan daerah Muhammadiyah se-Jawa Barat, serta para rektor atau ketua perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. Musypimwil kali ini akan membahas program-program keumatan di Jawa Barat, seperti pengelolaan tanah wakaf, percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga program penanggulangan bencana.




Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

 

BERITA TERKAIT


Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat
 

BERITA PILIHAN


Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

 

BERITA LAINNYA

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

DPRD Jawa Barat Sambut Baik Penghapusan SKTM oleh Mendikbud
Rabu 16 Januari 2019


Permendikbud Nomor 51 Dibuat Berdasarkan Evaluasi Program Sebelumnya
Rabu 16 Januari 2019 Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat Kota Bandung Jangan Murni Terapkan Permendikbud Terkait dengan Zonasi
Rabu 16 Januari 2019 Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat Penghapusan SKTM untuk PPDB Berpotensi Timbulkan Kecurangan
Rabu 16 Januari 2019 Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat DPR Harap Merpati Airlines Cepat Kembali Mengudara
Rabu 16 Januari 2019 Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat DPR Harap Merpati Airlines Cepat Kembali Mengudara
Rabu 16 Januari 2019 Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat Jawa Barat Tunggu Kucuran Dana 600 Milyar untuk Program Citarum Harum
Rabu 16 Januari 2019 Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

 

 

BERITA TERKAIT


Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat
Minggu 13 Januari 2019, 07:29 WIB
Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat
Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat


Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


Foto: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Barat di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Sabtu (12/1/2019).

BANDUNG, (PRFM) - Kekuatan pembangunan suatu negara atau wilayah perlu didukung oleh semua elemen yang ada. Percepatan pembangunan tidak bisa hanya bisa dilakukan satu pihak. Maka hadir konsep pembangunan pentahelix dimana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Barat di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Sabtu (12/1/2019).

"Membangun peradaban manusia tidak bisa dilakukan oleh satu elemen. Dalam teori perubahan ada istilah pentahelix, penta adalah lima dan helix adalah jalinan," ucapnya.

Dijelaskan Emil sapaan akrabnya, unsur pemerintah mempunyai political power untuk merumuskan sebuah kebijakan melalui keputusan. Sementara masyarakat atau komunitas disebut social power. Di sinilah peran Muhammadiyah diharapkan terlibat dalam proses pembangunan di Jawa Barat.

“Muhammadiyah dengan kekuatannya, ukhuwah islamiyah-nya menghadirkan perubahan. Tidak hanya berdakwah dari sisi agama tapi muamalah kemasyarakat menjadi sebuah citra paling positif dari gerakan Muhammadiyah,” ujarnya.

"Yang ketiga, ada akademisi. Melalui kekuatan knowledge power menghadirkan ilmu yang menghadirkan hidup ini lebih cepat, lebih murah, lebih berfaidah," sambung Emil.

Unsur keempat pentahelix, yaitu pebisnis atau pengusaha. Emil menekankan, para pebisnis perlu paham tentang Pancasila, agar ada kepedulian terhadap keadilan sosial. Apabila ekonomi Indonesia tidak berbasis Pancasila, dikhawatirkan akan muncul kapitalis yang tidak peduli dengan keadilan sosial di masyarakat.

“Yang terakhir (unsur kelima) dalam pentahelix adalah media,” ungkap Emil.

Untuk itu, Emil meminta peran serta Muhammadiyah dalam proses pembangunan di Jawa Barat. Dia menilai Pemdaprov Jawa Barat dan Muhammadiyah setara. Terlebih Muhammadiyah mempunyai kekuatan ekonomi, sosial, juga kekuatan akademisi.

“Kami seperlima perubahan bertemu dengan seperlima perubahan di Muhammadiyah. Ditambah lagi Muhammadiyah punya kekuatan sosial juga ekonomi juga akademisi. Jadi, sebenarnya sudah tiga per lima hadir di sosok organisasi Muhammadiyah,” tandasnya.

Musypimwil Muhammadiyah Jawa Barat ini dihadiri pimpinan Muhammadiyah Jawa Barat, pimpinan Aisyiyah Jawa Barat, pimpinan daerah Muhammadiyah se-Jawa Barat, serta para rektor atau ketua perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. Musypimwil kali ini akan membahas program-program keumatan di Jawa Barat, seperti pengelolaan tanah wakaf, percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga program penanggulangan bencana.




 

BERITA LAINNYA



Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat

 

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pentahelix Jadi Kekuatan Pembangunan di Jawa Barat