Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal  




Kamis 18 Oktober 2018

04:11 WIB

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal
@prfmnews

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal
PRFMNewsChannel

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal
Kamis 11 Oktober 2018, 14:39 WIB

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal
Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal




Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan, keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak boleh gagal, karena mandatnya sudah terkandung dari konstitusi dan undang-undang, yakni “melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia”. Pernyataan tersebut ia sampaikan menanggapi masalah defist BPJS Kesehatan. 

“Kata-kata "perlindungan" di situ, tentu berkaitan atau berhubungan dengan perlindungan, dalam hal ini jaminan kesehatan sebagai jaminan dasar. Selain jaminan-jaminan sebagai pemenuh dari tujuan bernegara,” jelas Fahri dilansir laman DRI RI, Kamis (11/10/2018). 

Sebelumnya, Fahri juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas perihal persoalan defisit yang dihadapi BPJS Kesehatan. Dia mengatakan, tujuan dari FGD tersebut adalah menemukan masalah yang mungkin akan dibawa dalam rapat konsultasi yang lebih luas.

“Kemarin kami juga sudah melakukan kunjungan ke BPJS Kesehatan, dan juga bertemu dengan beberapa pihak yang memiliki dan berkaitan dengan situasi yang kita hadapi dalam implementasi sistem penjaminan nasional kita, yang umurnya relatif baru," ungkap Fahri. 

Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu juga ingin mendengarkan pendapat dari pihak BPJS Kesehatan, dengan harapan nantinya bisa dibahas dalam Komisi terkait di DPR RI. Sehingga nanti saat rapat dengan pemerintah, DPR RI bisa mengambil kesimpulan yang lebih tajam.

“Secara umum, temuan yang kemarin kita miliki lebih daripada bagaimana mengatasi defisit yang bisa berakibat pada berkurangnya pelayanan. Bagaimana memberikan ruang kepada BPJS untuk mengambil solusi yang permanen,” kata legislator dapil Nusa Tenggara Barat itu. 



Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

 

BERITA TERKAIT


Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal
 

BERITA PILIHAN


Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

 

BERITA LAINNYA

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018


Hilang Setahun, Jasad Mak Titing Hanya Tersisa Tulang Belulang
Rabu 17 Oktober 2018 Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal Asyik, UMP 2019 Naik 8,03 Persen
Rabu 17 Oktober 2018 Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal Mendagri Tegaskan Program Pemerintah Fokus Jabarkan Nawa Cita
Rabu 17 Oktober 2018 Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal Mensos : Kebutuhan Pekerja Sosial Masih Tinggi
Rabu 17 Oktober 2018 Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal Jumlah Pelamar CPNS 2018 Meleset dari Perkiraan Awal
Rabu 17 Oktober 2018 Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal Pulihkan Pasca Bencana, Pemerintah Bangun Kota Palu Baru dalam 2 Tahun
Rabu 17 Oktober 2018 Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

 

 

BERITA TERKAIT

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal
Kamis 11 Oktober 2018, 14:39 WIB

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal
Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal


Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan, keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak boleh gagal, karena mandatnya sudah terkandung dari konstitusi dan undang-undang, yakni “melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia”. Pernyataan tersebut ia sampaikan menanggapi masalah defist BPJS Kesehatan. 

“Kata-kata "perlindungan" di situ, tentu berkaitan atau berhubungan dengan perlindungan, dalam hal ini jaminan kesehatan sebagai jaminan dasar. Selain jaminan-jaminan sebagai pemenuh dari tujuan bernegara,” jelas Fahri dilansir laman DRI RI, Kamis (11/10/2018). 

Sebelumnya, Fahri juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas perihal persoalan defisit yang dihadapi BPJS Kesehatan. Dia mengatakan, tujuan dari FGD tersebut adalah menemukan masalah yang mungkin akan dibawa dalam rapat konsultasi yang lebih luas.

“Kemarin kami juga sudah melakukan kunjungan ke BPJS Kesehatan, dan juga bertemu dengan beberapa pihak yang memiliki dan berkaitan dengan situasi yang kita hadapi dalam implementasi sistem penjaminan nasional kita, yang umurnya relatif baru," ungkap Fahri. 

Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu juga ingin mendengarkan pendapat dari pihak BPJS Kesehatan, dengan harapan nantinya bisa dibahas dalam Komisi terkait di DPR RI. Sehingga nanti saat rapat dengan pemerintah, DPR RI bisa mengambil kesimpulan yang lebih tajam.

“Secara umum, temuan yang kemarin kita miliki lebih daripada bagaimana mengatasi defisit yang bisa berakibat pada berkurangnya pelayanan. Bagaimana memberikan ruang kepada BPJS untuk mengambil solusi yang permanen,” kata legislator dapil Nusa Tenggara Barat itu. 



 

BERITA LAINNYA



Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018
Kota Bandung


Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Asyik, UMP 2019 Naik 8,03 Persen
Rabu 17 Oktober 2018
Jawa Barat


Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal

 

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan Tak Boleh Gagal