Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak  




Senin 10 Desember 2018

20:00 WIB

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak
@prfmnews

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak
PRFMNewsChannel

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak
Senin 16 April 2018, 18:41 WIB

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak
Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak




Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Ilustrasi/net

BANDUNG, (PRFM) - Masyarakat dihebohkan dengan kabar pernikahan dini dari pasangan calon pengantin di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Pasangan yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan keduanya sampai mengajukan banding ke Pengadilan Agama saat permohonan pernikahan mereka ditolak Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaeng dengan alasan masih di bawah umur.


Namun, karena Pengadilan Agama memutuskan untuk mengabulkan permohonan dispensasi umur bagi pasangan tersebut maka mau tak mau KUA Kecamatan Bantaeng akhirnya menerima pendaftaran pernikahan pasangan belia ini.


Menanggapi hal itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) Retno Listyarti sangat menyayangkan pernikahan anak yang masih berusia sangat muda justru direstui orangtuanya dan juga pihak terkait memberikan izin.



"Dengan demikian ini sangat disayangkan ko bisa terjadi memang orangtua membolehkan dan diizinkan dari KUA setempat juga sama tapi tidak bisa seperti itu," ujarnya saat on air di PRFM, Senin 16 April 2018.


Menurut Retno, ada tiga pelanggaran hak anak yang terjadi dalam pernikahan usia dini. Pertama, perkawinan usia dini adalah pelanggaran dasar hak asasi anak, karena membatasi pendidikan, kesehatan, penghasilan, keselamatan, kemampuan anak, dan membatasi status dan peran.


Anak yang mengalami pernikahan dini terpaksa berhenti sekolah atau tidak memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jika yang bersangkutan anak perempuan, maka jika hamil di usia yang begitu belia sangat beresiko, karena organ-organ tubuhnya belum siap.


"Pernikahan anak usia dini melanggar hak anak. Anak yang menikah dini akan terpaksa berhenti sekolah. Kalau dia hamil maka akan beresiko tinggi saat mengasuh anak karnea membutuhkan mental dan kuat. Maka bisa menjadi pemicu kekerasan pada anak," pungkasnya.




Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

 

BERITA TERKAIT


Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak
 

BERITA PILIHAN


Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

 

BERITA LAINNYA

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Desa Digital Bakal Dikembangkan ke 5.300 Desa di Seluruh Jabar
Senin 10 Desember 2018


Wabup Sumedang Cek Kehadiran ASN Saat Peringatan Hari HAM
Senin 10 Desember 2018 Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak Selebrasi Double Winner Persib U-19 dan U-16, Jalan Sulanjana Bakal Ditutup
Senin 10 Desember 2018 Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak Jelang Natal dan Tahun Baru Dinsosnangkis Terus Pantau PMKS
Senin 10 Desember 2018 Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak Disparbud Kab. Bandung Akan Launching Pasar Digital Cimenyan Akhir Tahun Ini
Senin 10 Desember 2018 Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak Sambut Tahun Baru, Kecamatan Gedebage Gelar Bazar Kepokmas Murah
Senin 10 Desember 2018 Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak River Plate Juara Copa Libertadores 2018
Senin 10 Desember 2018 Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

 

 

BERITA TERKAIT

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak
Senin 16 April 2018, 18:41 WIB

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak
Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak


Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Ilustrasi/net


BANDUNG, (PRFM) - Masyarakat dihebohkan dengan kabar pernikahan dini dari pasangan calon pengantin di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Pasangan yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan keduanya sampai mengajukan banding ke Pengadilan Agama saat permohonan pernikahan mereka ditolak Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaeng dengan alasan masih di bawah umur.


Namun, karena Pengadilan Agama memutuskan untuk mengabulkan permohonan dispensasi umur bagi pasangan tersebut maka mau tak mau KUA Kecamatan Bantaeng akhirnya menerima pendaftaran pernikahan pasangan belia ini.


Menanggapi hal itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) Retno Listyarti sangat menyayangkan pernikahan anak yang masih berusia sangat muda justru direstui orangtuanya dan juga pihak terkait memberikan izin.



"Dengan demikian ini sangat disayangkan ko bisa terjadi memang orangtua membolehkan dan diizinkan dari KUA setempat juga sama tapi tidak bisa seperti itu," ujarnya saat on air di PRFM, Senin 16 April 2018.


Menurut Retno, ada tiga pelanggaran hak anak yang terjadi dalam pernikahan usia dini. Pertama, perkawinan usia dini adalah pelanggaran dasar hak asasi anak, karena membatasi pendidikan, kesehatan, penghasilan, keselamatan, kemampuan anak, dan membatasi status dan peran.


Anak yang mengalami pernikahan dini terpaksa berhenti sekolah atau tidak memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jika yang bersangkutan anak perempuan, maka jika hamil di usia yang begitu belia sangat beresiko, karena organ-organ tubuhnya belum siap.


"Pernikahan anak usia dini melanggar hak anak. Anak yang menikah dini akan terpaksa berhenti sekolah. Kalau dia hamil maka akan beresiko tinggi saat mengasuh anak karnea membutuhkan mental dan kuat. Maka bisa menjadi pemicu kekerasan pada anak," pungkasnya.




 

BERITA LAINNYA



Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak

 

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pernikahan Anak Usia Dini Langgar Hak Asasi Anak