Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial  




Kamis 25 April 2019

18:55 WIB

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
@prfmnews

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
PRFMNewsChannel

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
Senin 15 April 2019, 18:26 WIB
Pemilu 2019

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial




Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Fauzi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menilai Jawa Barat aman dari potensi-potensi konflik menuju Pemilu 2019. Ia mengatakan, situasi media sosial yang ramai jauh berbeda dengan situasi nyata di masyarakat Jawa Barat.

"Misalkan di media sosial terjadi permasalahan, tetapi setelah roadshow dengan Pangdam ternyata aman. Dan ini sudah dilakukan sejak Pilkada tahun lalu. Di media sosial ramai sekali, hoaksnya banyak, kasus yang asli sedikit sekali. Untuk yang sekarang saja hanya dua saja yang masuk ke proses hukum," ungkapnya saat on air di PRFM, Senin (15/4/2019).

Ia pun mengapresiasi masyarakat Jawa Barat, karena telah menjaga kondusifitas selama massa kampanye hingga jelang hari H pemungutan suara pada 17 April mendatang. Sementara di ranah media sosial, lanjutnya, tim siber dari Polri terus mengawasi media sosial agar segera menindak potensi konflik.

"Saya berterimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Jawa Barat. Di era pesta demokrasi yang sangat panjang ini, hampir 7 bulan, tinggal 2 hari lagi puncaknya atau pemungutan suaranya. Wilayah hukum Jawa Barat itu tidak ada gangguan Kamtibmas yang berarti. Artinya tidak ada potensi-potensi konflik," ujarnya.

Kapolda menambahkan, Pemilu kali ini yang menggabungkan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Anggota Legislatif, berdampak pada tugas Kepolisian dalam melakukan pengawasan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Oleh karena itu Polri, kata Kapolda, membutuhkan TNI untuk saling melengkapi dalam mengawal Pemilu.

"TPS dengan konsekuensi lima surat suara disatukan, dan satu TPS juga tidak lebih dari 300 DPT. Dampaknya penambahan TPS di Jawa Barat itu nambah kurang lebih 30 ribu. Itu juga ada korelasinya dengan Kepolisian. Tadinya satu polisi bisa menjaga 4 TPS, bisa nambah jadi 6. Oleh karena itu Polri dalam hal ini Polda dibantu dengan kekuatan Kodam untuk mengisi kekosongan," ucapnya.



Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

 

BERITA TERKAIT


Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit

Selasa 25 September 2018

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
 

BERITA PILIHAN


Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

 

BERITA LAINNYA

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Ridwan Kamil Prihatin Wali Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka Korupsi
Kamis 25 April 2019


Rencana Gugatan ke PTUN Soal Jabatan Sekda, Pengamat: Oded Tak Menyalahi Aturan
Kamis 25 April 2019 Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial Ridwan Kamil Prihatin Wali Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka Korupsi
Kamis 25 April 2019 Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial Benny Bachtiar: Internal Pemkot Terpecah Karena Pelantikan Ema
Kamis 25 April 2019 Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial Gagal Jadi Sekda, Benny Duga Terjadi Maladministrasi
Kamis 25 April 2019 Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial Laga Leg 2 Persib Bandung vs Borneo FC Disarankan Mundur
Kamis 25 April 2019 Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial Laga Leg 2 Persib Bandung vs Borneo FC Disarankan Mundur
Kamis 25 April 2019 Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

 

 

BERITA TERKAIT


Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

KPU Jabar Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Senin 24 September 2018, 06:53 WIB Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

KTP-el dan DPT Ganda Hantui Persiapan Pemilu 2019
Senin 24 September 2018, 08:15 WIB Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit
Selasa 25 September 2018, 11:10 WIB Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
Senin 15 April 2019, 18:26 WIB
Pemilu 2019

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial
Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial


Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Fauzi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menilai Jawa Barat aman dari potensi-potensi konflik menuju Pemilu 2019. Ia mengatakan, situasi media sosial yang ramai jauh berbeda dengan situasi nyata di masyarakat Jawa Barat.

"Misalkan di media sosial terjadi permasalahan, tetapi setelah roadshow dengan Pangdam ternyata aman. Dan ini sudah dilakukan sejak Pilkada tahun lalu. Di media sosial ramai sekali, hoaksnya banyak, kasus yang asli sedikit sekali. Untuk yang sekarang saja hanya dua saja yang masuk ke proses hukum," ungkapnya saat on air di PRFM, Senin (15/4/2019).

Ia pun mengapresiasi masyarakat Jawa Barat, karena telah menjaga kondusifitas selama massa kampanye hingga jelang hari H pemungutan suara pada 17 April mendatang. Sementara di ranah media sosial, lanjutnya, tim siber dari Polri terus mengawasi media sosial agar segera menindak potensi konflik.

"Saya berterimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Jawa Barat. Di era pesta demokrasi yang sangat panjang ini, hampir 7 bulan, tinggal 2 hari lagi puncaknya atau pemungutan suaranya. Wilayah hukum Jawa Barat itu tidak ada gangguan Kamtibmas yang berarti. Artinya tidak ada potensi-potensi konflik," ujarnya.

Kapolda menambahkan, Pemilu kali ini yang menggabungkan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Anggota Legislatif, berdampak pada tugas Kepolisian dalam melakukan pengawasan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Oleh karena itu Polri, kata Kapolda, membutuhkan TNI untuk saling melengkapi dalam mengawal Pemilu.

"TPS dengan konsekuensi lima surat suara disatukan, dan satu TPS juga tidak lebih dari 300 DPT. Dampaknya penambahan TPS di Jawa Barat itu nambah kurang lebih 30 ribu. Itu juga ada korelasinya dengan Kepolisian. Tadinya satu polisi bisa menjaga 4 TPS, bisa nambah jadi 6. Oleh karena itu Polri dalam hal ini Polda dibantu dengan kekuatan Kodam untuk mengisi kekosongan," ucapnya.



 

BERITA LAINNYA



Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial

 

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Persiapan Pemilu 2019, Kapolda Jabar: Situasi Aman Tak Seperti di Media Sosial