Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara  




Selasa 19 Juni 2018

09:54 WIB

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
@prfmnews

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
PRFMNewsChannel

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Sabtu 13 Januari 2018, 09:05 WIB

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara




Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Budi Satria-PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pesawat N219 atau yang dikenal dengan Pesawat Nurtanio diminati Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk digunakan sebagai ambulans udara.


Ketertarikan itu disampaikan oleh Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie yang datang bersama Wakilnya Udin Hianggio dan DPRD setempat, di kantor PT Dirgantara Indonesia (DI), Kota Bandung, Jumat (12/1/2018).

 

“Pertama niatnya adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di perbatasan dan pedalaman, lalu untuk pelayanan kesehatan”, kata Irianto.


Menurutnya, kondisi geografis yang luas, membuat kebutuhan pesawat angkut sangat mendesak. Sehingga salah satu tujuan pembelian Pesawat Nurtanio karena ingin mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kaltara. Mengingat kondisi hingga saat ini di Kaltara 70 persen wilayahnya merupakan kawasan hutan dan masih relatif tertinggal dari banyak daerah lain di Kalimantan.


Irianto berencana membeli satu unit N219 Nurtanio, bahkan jika memungkinkan akan membeli dua sampai tiga unit pesawat yang nantinya akan dijadikan sebagai pesawat semi komersial oleh BUMD setempat.


“Ini adalah sebagai wujud rasa bangga saya selaku Gubernur Kalimantan Utara atas produksi dari putera terbaik bangsa yang patut diberikan apresiasi dan dihargai, karena itu Provinsi Kalimantan Utara menjadi provinsi pertama yang membeli pesawat ini”, tambahnya dilansir jabarprov.go.id. 


Pesawat N219 sendiri saat ini masih dalam tahap ujicoba terbang dan menunggu sertifikat untuk dapat diproduksi secara masal. Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro menyampaikan, Pesawat Nurtanio masih harus menyelesaikan 350 jam terbang hingga mendapat sertifikat.



Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

BERITA TERKAIT


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
 

BERITA PILIHAN


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

BERITA LAINNYA

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

50 Ribu Pengunjung Padati Bandung Zoo di Libur Lebaran
Selasa 19 Juni 2018


Kapolri Tinjau Arus Balik di Cikopo
Selasa 19 Juni 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Petugas Berlakukan One Way di Tol Jakarta-Cikampek
Selasa 19 Juni 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Pilkada dan Asian Games, Dua dari Tiga PR Terdekat Pj Gubernur
Selasa 19 Juni 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara 61 Ribu Kendaraan Melintasi Kabupaten Bandung Barat pada H+1 Sampai H+3
Selasa 19 Juni 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Waspadai Titik Rawan Antrean Arus Balik di Jalur Utara
Selasa 19 Juni 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara 2 Gol Harry Kane Antar Inggris Bekuk Tunisia
Selasa 19 Juni 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

 

BERITA TERKAIT

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Sabtu 13 Januari 2018, 09:05 WIB

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Budi Satria-PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pesawat N219 atau yang dikenal dengan Pesawat Nurtanio diminati Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk digunakan sebagai ambulans udara.


Ketertarikan itu disampaikan oleh Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie yang datang bersama Wakilnya Udin Hianggio dan DPRD setempat, di kantor PT Dirgantara Indonesia (DI), Kota Bandung, Jumat (12/1/2018).

 

“Pertama niatnya adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di perbatasan dan pedalaman, lalu untuk pelayanan kesehatan”, kata Irianto.


Menurutnya, kondisi geografis yang luas, membuat kebutuhan pesawat angkut sangat mendesak. Sehingga salah satu tujuan pembelian Pesawat Nurtanio karena ingin mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kaltara. Mengingat kondisi hingga saat ini di Kaltara 70 persen wilayahnya merupakan kawasan hutan dan masih relatif tertinggal dari banyak daerah lain di Kalimantan.


Irianto berencana membeli satu unit N219 Nurtanio, bahkan jika memungkinkan akan membeli dua sampai tiga unit pesawat yang nantinya akan dijadikan sebagai pesawat semi komersial oleh BUMD setempat.


“Ini adalah sebagai wujud rasa bangga saya selaku Gubernur Kalimantan Utara atas produksi dari putera terbaik bangsa yang patut diberikan apresiasi dan dihargai, karena itu Provinsi Kalimantan Utara menjadi provinsi pertama yang membeli pesawat ini”, tambahnya dilansir jabarprov.go.id. 


Pesawat N219 sendiri saat ini masih dalam tahap ujicoba terbang dan menunggu sertifikat untuk dapat diproduksi secara masal. Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro menyampaikan, Pesawat Nurtanio masih harus menyelesaikan 350 jam terbang hingga mendapat sertifikat.



 

BERITA LAINNYA



Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Kapolri Tinjau Arus Balik di Cikopo
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Petugas Berlakukan One Way di Tol Jakarta-Cikampek
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Waspadai Titik Rawan Antrean Arus Balik di Jalur Utara
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara