Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara  




Jumat 19 Januari 2018

16:50 WIB

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
@prfmnews

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
PRFMNewsChannel

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Sabtu 13 Januari 2018, 09:05 WIB

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara




Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Budi Satria-PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pesawat N219 atau yang dikenal dengan Pesawat Nurtanio diminati Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk digunakan sebagai ambulans udara.


Ketertarikan itu disampaikan oleh Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie yang datang bersama Wakilnya Udin Hianggio dan DPRD setempat, di kantor PT Dirgantara Indonesia (DI), Kota Bandung, Jumat (12/1/2018).

 

“Pertama niatnya adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di perbatasan dan pedalaman, lalu untuk pelayanan kesehatan”, kata Irianto.


Menurutnya, kondisi geografis yang luas, membuat kebutuhan pesawat angkut sangat mendesak. Sehingga salah satu tujuan pembelian Pesawat Nurtanio karena ingin mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kaltara. Mengingat kondisi hingga saat ini di Kaltara 70 persen wilayahnya merupakan kawasan hutan dan masih relatif tertinggal dari banyak daerah lain di Kalimantan.


Irianto berencana membeli satu unit N219 Nurtanio, bahkan jika memungkinkan akan membeli dua sampai tiga unit pesawat yang nantinya akan dijadikan sebagai pesawat semi komersial oleh BUMD setempat.


“Ini adalah sebagai wujud rasa bangga saya selaku Gubernur Kalimantan Utara atas produksi dari putera terbaik bangsa yang patut diberikan apresiasi dan dihargai, karena itu Provinsi Kalimantan Utara menjadi provinsi pertama yang membeli pesawat ini”, tambahnya dilansir jabarprov.go.id. 


Pesawat N219 sendiri saat ini masih dalam tahap ujicoba terbang dan menunggu sertifikat untuk dapat diproduksi secara masal. Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro menyampaikan, Pesawat Nurtanio masih harus menyelesaikan 350 jam terbang hingga mendapat sertifikat.



Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

BERITA TERKAIT


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
 

BERITA PILIHAN


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

BERITA LAINNYA

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Aher Targetkan Partisipasi Masyarakat di Pilkada Capai 70%
Jumat 19 Januari 2018


Pemkot Gelontorkan 12 Miliar Untuk Bandros
Jumat 19 Januari 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Pemkot Gelontorkan 12 Miliar Untuk Bandros
Jumat 19 Januari 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Para Difabel Jangan Membeli Kucing Dalam Karung
Jumat 19 Januari 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Disperindag Jabar: Jika Masih ada Pedagang Daging Mogok, Itu Inisiatif Pribadi
Jumat 19 Januari 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Cuti Kampanye, Keluarga Emil Pindah Ke Rumah Kontrakan
Jumat 19 Januari 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Cuti Kampanye, Keluarga Emil Pindah Ke Rumah Kontrakan
Jumat 19 Januari 2018 Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

 

BERITA TERKAIT

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Sabtu 13 Januari 2018, 09:05 WIB

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara
Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Budi Satria-PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pesawat N219 atau yang dikenal dengan Pesawat Nurtanio diminati Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk digunakan sebagai ambulans udara.


Ketertarikan itu disampaikan oleh Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie yang datang bersama Wakilnya Udin Hianggio dan DPRD setempat, di kantor PT Dirgantara Indonesia (DI), Kota Bandung, Jumat (12/1/2018).

 

“Pertama niatnya adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di perbatasan dan pedalaman, lalu untuk pelayanan kesehatan”, kata Irianto.


Menurutnya, kondisi geografis yang luas, membuat kebutuhan pesawat angkut sangat mendesak. Sehingga salah satu tujuan pembelian Pesawat Nurtanio karena ingin mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kaltara. Mengingat kondisi hingga saat ini di Kaltara 70 persen wilayahnya merupakan kawasan hutan dan masih relatif tertinggal dari banyak daerah lain di Kalimantan.


Irianto berencana membeli satu unit N219 Nurtanio, bahkan jika memungkinkan akan membeli dua sampai tiga unit pesawat yang nantinya akan dijadikan sebagai pesawat semi komersial oleh BUMD setempat.


“Ini adalah sebagai wujud rasa bangga saya selaku Gubernur Kalimantan Utara atas produksi dari putera terbaik bangsa yang patut diberikan apresiasi dan dihargai, karena itu Provinsi Kalimantan Utara menjadi provinsi pertama yang membeli pesawat ini”, tambahnya dilansir jabarprov.go.id. 


Pesawat N219 sendiri saat ini masih dalam tahap ujicoba terbang dan menunggu sertifikat untuk dapat diproduksi secara masal. Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro menyampaikan, Pesawat Nurtanio masih harus menyelesaikan 350 jam terbang hingga mendapat sertifikat.



 

BERITA LAINNYA



Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pemkot Gelontorkan 12 Miliar Untuk Bandros
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pemkot Gelontorkan 12 Miliar Untuk Bandros
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Para Difabel Jangan Membeli Kucing Dalam Karung
Jumat 19 Januari 2018
Pilgub Jabar 2018


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Cuti Kampanye, Keluarga Emil Pindah Ke Rumah Kontrakan
Jumat 19 Januari 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara

 

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pesawat Nurtanio Diminati Jadi Ambulans Udara