Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi  




Minggu 18 November 2018

09:31 WIB

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi
@prfmnews

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi
PRFMNewsChannel

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi
Kamis 12 Juli 2018, 06:26 WIB
Pilkada 2018

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi
Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi




Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat memiliki sejumlah catatan terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar,  meskipun  penyelenggaraan pilkada serentak di Jawa Barat berjalan lancar dan aman. 


Komisioner Bawaslu Jabar Abdullah mengatakan, saat pencoblosan pada 27 Juni 2018, salah satu masalah yang telihat ialah, masih terdapat daftar pemilih tetap (DPT) yang bermasalah seperti ditemukannya data ganda, calon pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT. 


"Adapula pemilih yang tidak berhak masuk ke dalam DPT," kata Abdullah, Rabu 11 Juli 2018.


Selain itu lanjut Abdullah, Bawaslu Jabar juga mencatat keterlambatan logistik menjadi masalah serius dalam pilkada kali ini. Keterlambatan logistik pilkada hampir terjadi di seluruh daerah di Jabar. Hal ini, berdampak terhadap penyelenggaraan pilkada di tempat pemungutan suara (TPS). 


"kita punya akses, bukan kepulauan. Seharusnya, hal semacam ini tidak terjadi di kemudian hari. Ini menjadi catatan kritis kami kepada KPU Jabar," tegasnya.


Abdullah menyebutkan, seluruh catatan Bawaslu Jabar terkait penyelenggaraan Pilkada Jabar bisa menjadi rekomendasi KPU Jabar untuk lebih baik lagi kedepannya. 


"Termasuk, soal rekrutmen anggota PPK untuk penyelenggaraan pilkada yang akan datang," pungkasnya dikutip jabarprov.go.id. 




Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

 

BERITA TERKAIT


Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi
 

BERITA PILIHAN


Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

 

BERITA LAINNYA

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Bandung Diprediksi Hujan Ringan Hingga Malam
Minggu 18 November 2018


Manajemen Minta Bobotoh Pahami Putusan Banding Soal Nonton Tanpa Atribut
Minggu 18 November 2018 Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi Kebakaran di Terusan Pasirkoja: 42 Kios Terbakar, 1 Orang Luka
Minggu 18 November 2018 Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi Preview Persib vs PSIS: Maung Bandung Harus Tampil Percaya Diri
Minggu 18 November 2018 Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi Ini Penyebab Kekalahan Indonesia atas Thailand di AFF 2018
Minggu 18 November 2018 Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi Sekda Jabar Minta BPS Digitalisasi Data
Minggu 18 November 2018 Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi Toko Penjual Kayu Bekas di Terusan Pasirkoja Hangus Terbakar
Minggu 18 November 2018 Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

 

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi
Kamis 12 Juli 2018, 06:26 WIB
Pilkada 2018

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi
Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi


Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat memiliki sejumlah catatan terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar,  meskipun  penyelenggaraan pilkada serentak di Jawa Barat berjalan lancar dan aman. 


Komisioner Bawaslu Jabar Abdullah mengatakan, saat pencoblosan pada 27 Juni 2018, salah satu masalah yang telihat ialah, masih terdapat daftar pemilih tetap (DPT) yang bermasalah seperti ditemukannya data ganda, calon pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT. 


"Adapula pemilih yang tidak berhak masuk ke dalam DPT," kata Abdullah, Rabu 11 Juli 2018.


Selain itu lanjut Abdullah, Bawaslu Jabar juga mencatat keterlambatan logistik menjadi masalah serius dalam pilkada kali ini. Keterlambatan logistik pilkada hampir terjadi di seluruh daerah di Jabar. Hal ini, berdampak terhadap penyelenggaraan pilkada di tempat pemungutan suara (TPS). 


"kita punya akses, bukan kepulauan. Seharusnya, hal semacam ini tidak terjadi di kemudian hari. Ini menjadi catatan kritis kami kepada KPU Jabar," tegasnya.


Abdullah menyebutkan, seluruh catatan Bawaslu Jabar terkait penyelenggaraan Pilkada Jabar bisa menjadi rekomendasi KPU Jabar untuk lebih baik lagi kedepannya. 


"Termasuk, soal rekrutmen anggota PPK untuk penyelenggaraan pilkada yang akan datang," pungkasnya dikutip jabarprov.go.id. 




 

BERITA LAINNYA



Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Sekda Jabar Minta BPS Digitalisasi Data
Minggu 18 November 2018
Jawa Barat


Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi

 

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pilkada 2018 Banyak Kekurangan, Bawaslu Jabar Akan Evaluasi