Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik  




Minggu 17 Desember 2017

01:39 WIB

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
@prfmnews

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
PRFMNewsChannel

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Rabu 06 Desember 2017, 10:36 WIB

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik




Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG,(PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menjadikan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dan pemilihan umum (umum) 2019 sebagai ajang wisata politik. 

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, pihaknya berkewajiban menyelenggarakan pemilihan gubernur (pilgub) Jabar sesuai dengan kehendak rakyat yang berlangsung secara jujur dan adil (jurdil) serta langsung,umum, bebas, rahasia (luber).

Untuk itu, guna menuju ke arah sana maka pelaksanaan pilkada harus terselenggara dalam suasana riang gembira, penuh suka cita dan senyum. Hal itu sesuai dengan jati diri orang Sunda yang terkenal dengan someah hade kasemah.  

"Jangan sampai gara-gara pilkada warga Jabar kehilangan keceriannya. Pilkada Jabar harus dilakukan suka cita yang pelaksanaannya akan kontras dengan provinsi sebelah,"kata Yayat kepada wartawan di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Selasa malam (5/12/2017)

Yayat berharap pilkada ini sebagai wisata politik sehingga wisatawan yang berkunjung ke Jabar bukan hanya menilmati kuliner dan pesona alamnya saja, tapi juga menjadikan momentum pilkada sebagai destinasi wisata, karena dinilai menarik dan jauh dari konflik.

"Kita ingin mewujudkan pilkada ini sebagai wisata politik. Membuat orang penasaran datang ke Jabar,"ungkap Yayat sebagaimana dikutip dari situs resmi pemprov Jabar.

Dia menambahkan, apabila penyelenggaran pilkada berlangsung lancar dan aman maka akan menciptakan persepsi yang positif bagi masyarakat. Sehingga masyarakat akan berbondong-bondong ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk memilih pemimpim yang diharapkannya. "Sebaliknya, jika susah meyakinkan masyarakat dalam menarik minatnya terhadap pilkada, maka  pesta demokrasi sesuai harapan akan jauh dari sasasran,"pungkasnya.



Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

BERITA TERKAIT


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
 

BERITA PILIHAN


Tol Bocimi Rampung Maret 2018

Sabtu 16 Desember 2017

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

BERITA LAINNYA

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017


Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik DPRD Pesimis Revitalisasi Pasar Berjalan Mulus di Tahun Ini
Jumat 15 Desember 2017 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

 

BERITA TERKAIT

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Rabu 06 Desember 2017, 10:36 WIB

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG,(PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menjadikan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dan pemilihan umum (umum) 2019 sebagai ajang wisata politik. 

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, pihaknya berkewajiban menyelenggarakan pemilihan gubernur (pilgub) Jabar sesuai dengan kehendak rakyat yang berlangsung secara jujur dan adil (jurdil) serta langsung,umum, bebas, rahasia (luber).

Untuk itu, guna menuju ke arah sana maka pelaksanaan pilkada harus terselenggara dalam suasana riang gembira, penuh suka cita dan senyum. Hal itu sesuai dengan jati diri orang Sunda yang terkenal dengan someah hade kasemah.  

"Jangan sampai gara-gara pilkada warga Jabar kehilangan keceriannya. Pilkada Jabar harus dilakukan suka cita yang pelaksanaannya akan kontras dengan provinsi sebelah,"kata Yayat kepada wartawan di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Selasa malam (5/12/2017)

Yayat berharap pilkada ini sebagai wisata politik sehingga wisatawan yang berkunjung ke Jabar bukan hanya menilmati kuliner dan pesona alamnya saja, tapi juga menjadikan momentum pilkada sebagai destinasi wisata, karena dinilai menarik dan jauh dari konflik.

"Kita ingin mewujudkan pilkada ini sebagai wisata politik. Membuat orang penasaran datang ke Jabar,"ungkap Yayat sebagaimana dikutip dari situs resmi pemprov Jabar.

Dia menambahkan, apabila penyelenggaran pilkada berlangsung lancar dan aman maka akan menciptakan persepsi yang positif bagi masyarakat. Sehingga masyarakat akan berbondong-bondong ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk memilih pemimpim yang diharapkannya. "Sebaliknya, jika susah meyakinkan masyarakat dalam menarik minatnya terhadap pilkada, maka  pesta demokrasi sesuai harapan akan jauh dari sasasran,"pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017
Purwakarta Istimewa


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017
Kota Bandung


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik