Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik  




Senin 28 Mei 2018

06:23 WIB

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
@prfmnews

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
PRFMNewsChannel

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Rabu 06 Desember 2017, 10:36 WIB

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik




Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG,(PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menjadikan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dan pemilihan umum (umum) 2019 sebagai ajang wisata politik. 

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, pihaknya berkewajiban menyelenggarakan pemilihan gubernur (pilgub) Jabar sesuai dengan kehendak rakyat yang berlangsung secara jujur dan adil (jurdil) serta langsung,umum, bebas, rahasia (luber).

Untuk itu, guna menuju ke arah sana maka pelaksanaan pilkada harus terselenggara dalam suasana riang gembira, penuh suka cita dan senyum. Hal itu sesuai dengan jati diri orang Sunda yang terkenal dengan someah hade kasemah.  

"Jangan sampai gara-gara pilkada warga Jabar kehilangan keceriannya. Pilkada Jabar harus dilakukan suka cita yang pelaksanaannya akan kontras dengan provinsi sebelah,"kata Yayat kepada wartawan di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Selasa malam (5/12/2017)

Yayat berharap pilkada ini sebagai wisata politik sehingga wisatawan yang berkunjung ke Jabar bukan hanya menilmati kuliner dan pesona alamnya saja, tapi juga menjadikan momentum pilkada sebagai destinasi wisata, karena dinilai menarik dan jauh dari konflik.

"Kita ingin mewujudkan pilkada ini sebagai wisata politik. Membuat orang penasaran datang ke Jabar,"ungkap Yayat sebagaimana dikutip dari situs resmi pemprov Jabar.

Dia menambahkan, apabila penyelenggaran pilkada berlangsung lancar dan aman maka akan menciptakan persepsi yang positif bagi masyarakat. Sehingga masyarakat akan berbondong-bondong ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk memilih pemimpim yang diharapkannya. "Sebaliknya, jika susah meyakinkan masyarakat dalam menarik minatnya terhadap pilkada, maka  pesta demokrasi sesuai harapan akan jauh dari sasasran,"pungkasnya.



Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

BERITA TERKAIT


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
 

BERITA PILIHAN


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

BERITA LAINNYA

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Jalan Tol Fungsional Ditargetkan Bisa Digunakan Paling Lambat H-10 Lebaran
Senin 28 Mei 2018


Tahan Imbang Bali United, Persib Masih Tertahan di Papan Tengah
Minggu 27 Mei 2018 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik HT: Persib Tahan Imbang Bali United 0-0
Minggu 27 Mei 2018 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Oded Hadiri Launching Warwaman Buatan Warga Bandung
Minggu 27 Mei 2018 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Zulkifli Hasan Kunjungi Posko Pemenangan Nuruli
Minggu 27 Mei 2018 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Ini Starting XI Persib Kontra Bali United
Minggu 27 Mei 2018 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik ASYIKpreneur Gelar Workshop Kewirausahaan di Sukabumi
Minggu 27 Mei 2018 Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

 

BERITA TERKAIT

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Rabu 06 Desember 2017, 10:36 WIB

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik
Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG,(PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menjadikan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dan pemilihan umum (umum) 2019 sebagai ajang wisata politik. 

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, pihaknya berkewajiban menyelenggarakan pemilihan gubernur (pilgub) Jabar sesuai dengan kehendak rakyat yang berlangsung secara jujur dan adil (jurdil) serta langsung,umum, bebas, rahasia (luber).

Untuk itu, guna menuju ke arah sana maka pelaksanaan pilkada harus terselenggara dalam suasana riang gembira, penuh suka cita dan senyum. Hal itu sesuai dengan jati diri orang Sunda yang terkenal dengan someah hade kasemah.  

"Jangan sampai gara-gara pilkada warga Jabar kehilangan keceriannya. Pilkada Jabar harus dilakukan suka cita yang pelaksanaannya akan kontras dengan provinsi sebelah,"kata Yayat kepada wartawan di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Selasa malam (5/12/2017)

Yayat berharap pilkada ini sebagai wisata politik sehingga wisatawan yang berkunjung ke Jabar bukan hanya menilmati kuliner dan pesona alamnya saja, tapi juga menjadikan momentum pilkada sebagai destinasi wisata, karena dinilai menarik dan jauh dari konflik.

"Kita ingin mewujudkan pilkada ini sebagai wisata politik. Membuat orang penasaran datang ke Jabar,"ungkap Yayat sebagaimana dikutip dari situs resmi pemprov Jabar.

Dia menambahkan, apabila penyelenggaran pilkada berlangsung lancar dan aman maka akan menciptakan persepsi yang positif bagi masyarakat. Sehingga masyarakat akan berbondong-bondong ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk memilih pemimpim yang diharapkannya. "Sebaliknya, jika susah meyakinkan masyarakat dalam menarik minatnya terhadap pilkada, maka  pesta demokrasi sesuai harapan akan jauh dari sasasran,"pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

HT: Persib Tahan Imbang Bali United 0-0
Minggu 27 Mei 2018
PERSIB


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Oded Hadiri Launching Warwaman Buatan Warga Bandung
Minggu 27 Mei 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Zulkifli Hasan Kunjungi Posko Pemenangan Nuruli
Minggu 27 Mei 2018
Pilwalkot Bandung 2018


Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik

 

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pilkada Jabar Sebagai Ajang Wisata Politik