Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan  




Senin 10 Desember 2018

20:03 WIB

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
@prfmnews

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
PRFMNewsChannel

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Jumat 11 Mei 2018, 16:55 WIB

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan




Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : @sekretariat.kabinet

BANDUNG,(PRFM) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Pertemuan Trilateral antara Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (11/5/2018).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengemukakan, dalam kurun sembilan bulan, dirinya dua kali bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani yang mengundang Indonesia agar turut mendorong perdamaian di Afghanistan.

Demikian juga dengan Presiden Pakistan Mamnoon Hussain dan  Perdana Menteri Abbasi yang menyambut baik komitmen dan upaya Indonesia membantu peace building di Afghanistan.

Secara khusus, Presiden menilai peran penting ulama dalam mendorong perdamaian yang inklusif di Afghanistan. Ia menegaskan, Indonesia berkomitmen memfasilitasi peran konstruktif ulama.

“Pertemuan trilateral ini merupakan bagian dari komitmen dan upaya Indonesia untuk mengedepankan peran para ulama,” kata Presiden seraya menambahkan,  Indonesia sungguh merasa terhormat mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah.

Diakui Kepala Negara, bahwa jalan menuju perdamaian tidak pernah mudah. Namun sebagai orang beriman, Kepala Negara mengingatkan kita juga yakin pertolongan Allah SWT itu sangat dekat. “Kita tidak boleh putus harapan, apalagi putus asa,” ujarnya.

Di sinilah, lanjut Presiden Jokowi, peran kunci para ulama dalam menjaga momentum dan optimisme ummah akan perdamaian.

“Ulama adalah agen perdamaian, ulama didengar, ulama diturut, ulama diteladani oleh ummah, ulama memiliki kharisma, ulama memiliki otoritas, ulama memiliki kekuatan untuk membentuk wajah ummah yang damai,” tutur Presiden.

Melalui suara ulama, khususnya para ulama dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia, Presiden Jokowi berharap, kiranya semangat ukhuwah untuk perdamaian di Afghanistan dapat diperkuat.

Untuk itu, Presiden Jokowi menyerukan, agar pertemuan trilateral ulama itu diniatkan semata hanya untuk meraih rida Allah SWT,  melalui menabur benih-benih perdamaian dan menghindari kekerasan di antara hamba-hambanya.

“Dengan niat yang ikhlas pertemuan trilateral para ulama insyaallah akan menjadi kontribusi konkret bagi perdamaian di Afghanistan,” ucap Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.



Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

BERITA TERKAIT


Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
 

BERITA PILIHAN


Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

BERITA LAINNYA

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Desa Digital Bakal Dikembangkan ke 5.300 Desa di Seluruh Jabar
Senin 10 Desember 2018


Wabup Sumedang Cek Kehadiran ASN Saat Peringatan Hari HAM
Senin 10 Desember 2018 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Selebrasi Double Winner Persib U-19 dan U-16, Jalan Sulanjana Bakal Ditutup
Senin 10 Desember 2018 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Jelang Natal dan Tahun Baru Dinsosnangkis Terus Pantau PMKS
Senin 10 Desember 2018 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Disparbud Kab. Bandung Akan Launching Pasar Digital Cimenyan Akhir Tahun Ini
Senin 10 Desember 2018 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Sambut Tahun Baru, Kecamatan Gedebage Gelar Bazar Kepokmas Murah
Senin 10 Desember 2018 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan River Plate Juara Copa Libertadores 2018
Senin 10 Desember 2018 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

 

BERITA TERKAIT

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Jumat 11 Mei 2018, 16:55 WIB

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan


Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : @sekretariat.kabinet


BANDUNG,(PRFM) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Pertemuan Trilateral antara Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (11/5/2018).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengemukakan, dalam kurun sembilan bulan, dirinya dua kali bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani yang mengundang Indonesia agar turut mendorong perdamaian di Afghanistan.

Demikian juga dengan Presiden Pakistan Mamnoon Hussain dan  Perdana Menteri Abbasi yang menyambut baik komitmen dan upaya Indonesia membantu peace building di Afghanistan.

Secara khusus, Presiden menilai peran penting ulama dalam mendorong perdamaian yang inklusif di Afghanistan. Ia menegaskan, Indonesia berkomitmen memfasilitasi peran konstruktif ulama.

“Pertemuan trilateral ini merupakan bagian dari komitmen dan upaya Indonesia untuk mengedepankan peran para ulama,” kata Presiden seraya menambahkan,  Indonesia sungguh merasa terhormat mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah.

Diakui Kepala Negara, bahwa jalan menuju perdamaian tidak pernah mudah. Namun sebagai orang beriman, Kepala Negara mengingatkan kita juga yakin pertolongan Allah SWT itu sangat dekat. “Kita tidak boleh putus harapan, apalagi putus asa,” ujarnya.

Di sinilah, lanjut Presiden Jokowi, peran kunci para ulama dalam menjaga momentum dan optimisme ummah akan perdamaian.

“Ulama adalah agen perdamaian, ulama didengar, ulama diturut, ulama diteladani oleh ummah, ulama memiliki kharisma, ulama memiliki otoritas, ulama memiliki kekuatan untuk membentuk wajah ummah yang damai,” tutur Presiden.

Melalui suara ulama, khususnya para ulama dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia, Presiden Jokowi berharap, kiranya semangat ukhuwah untuk perdamaian di Afghanistan dapat diperkuat.

Untuk itu, Presiden Jokowi menyerukan, agar pertemuan trilateral ulama itu diniatkan semata hanya untuk meraih rida Allah SWT,  melalui menabur benih-benih perdamaian dan menghindari kekerasan di antara hamba-hambanya.

“Dengan niat yang ikhlas pertemuan trilateral para ulama insyaallah akan menjadi kontribusi konkret bagi perdamaian di Afghanistan,” ucap Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.



 

BERITA LAINNYA



Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan