Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan  




Minggu 24 Maret 2019

07:32 WIB

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
@prfmnews

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
PRFMNewsChannel

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Jumat 11 Mei 2018, 16:55 WIB

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan




Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : @sekretariat.kabinet

BANDUNG,(PRFM) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Pertemuan Trilateral antara Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (11/5/2018).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengemukakan, dalam kurun sembilan bulan, dirinya dua kali bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani yang mengundang Indonesia agar turut mendorong perdamaian di Afghanistan.

Demikian juga dengan Presiden Pakistan Mamnoon Hussain dan  Perdana Menteri Abbasi yang menyambut baik komitmen dan upaya Indonesia membantu peace building di Afghanistan.

Secara khusus, Presiden menilai peran penting ulama dalam mendorong perdamaian yang inklusif di Afghanistan. Ia menegaskan, Indonesia berkomitmen memfasilitasi peran konstruktif ulama.

“Pertemuan trilateral ini merupakan bagian dari komitmen dan upaya Indonesia untuk mengedepankan peran para ulama,” kata Presiden seraya menambahkan,  Indonesia sungguh merasa terhormat mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah.

Diakui Kepala Negara, bahwa jalan menuju perdamaian tidak pernah mudah. Namun sebagai orang beriman, Kepala Negara mengingatkan kita juga yakin pertolongan Allah SWT itu sangat dekat. “Kita tidak boleh putus harapan, apalagi putus asa,” ujarnya.

Di sinilah, lanjut Presiden Jokowi, peran kunci para ulama dalam menjaga momentum dan optimisme ummah akan perdamaian.

“Ulama adalah agen perdamaian, ulama didengar, ulama diturut, ulama diteladani oleh ummah, ulama memiliki kharisma, ulama memiliki otoritas, ulama memiliki kekuatan untuk membentuk wajah ummah yang damai,” tutur Presiden.

Melalui suara ulama, khususnya para ulama dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia, Presiden Jokowi berharap, kiranya semangat ukhuwah untuk perdamaian di Afghanistan dapat diperkuat.

Untuk itu, Presiden Jokowi menyerukan, agar pertemuan trilateral ulama itu diniatkan semata hanya untuk meraih rida Allah SWT,  melalui menabur benih-benih perdamaian dan menghindari kekerasan di antara hamba-hambanya.

“Dengan niat yang ikhlas pertemuan trilateral para ulama insyaallah akan menjadi kontribusi konkret bagi perdamaian di Afghanistan,” ucap Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.



Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

BERITA TERKAIT


Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
 

BERITA PILIHAN


Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

BERITA LAINNYA

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Setiap Harinya 20 Orang Indonesia Meninggal Akibat Kanker
Sabtu 23 Maret 2019


Warga Heran Pemkot Tak Juga Angkat Lurah Batununggal
Sabtu 23 Maret 2019 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Done! Fabiano Beltrame Resmi Berseragam Persib
Sabtu 23 Maret 2019 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Rusak Gembok Pagar, Kawanan Pencuri Gondol 4 Motor di Puri Ayu Pratama Arcamanik
Sabtu 23 Maret 2019 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Kapolda Sebut Tingkat Kerawanan Pemilu 2019 di Jabar Nol
Sabtu 23 Maret 2019 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Skuat Garuda Muda Harus Terus Tingkatkan Performa
Sabtu 23 Maret 2019 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Lupakan Thailand, Mari Berbenah Hadapi Vietnam
Sabtu 23 Maret 2019 Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

 

BERITA TERKAIT

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Jumat 11 Mei 2018, 16:55 WIB

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan
Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan


Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : @sekretariat.kabinet


BANDUNG,(PRFM) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Pertemuan Trilateral antara Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (11/5/2018).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengemukakan, dalam kurun sembilan bulan, dirinya dua kali bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani yang mengundang Indonesia agar turut mendorong perdamaian di Afghanistan.

Demikian juga dengan Presiden Pakistan Mamnoon Hussain dan  Perdana Menteri Abbasi yang menyambut baik komitmen dan upaya Indonesia membantu peace building di Afghanistan.

Secara khusus, Presiden menilai peran penting ulama dalam mendorong perdamaian yang inklusif di Afghanistan. Ia menegaskan, Indonesia berkomitmen memfasilitasi peran konstruktif ulama.

“Pertemuan trilateral ini merupakan bagian dari komitmen dan upaya Indonesia untuk mengedepankan peran para ulama,” kata Presiden seraya menambahkan,  Indonesia sungguh merasa terhormat mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah.

Diakui Kepala Negara, bahwa jalan menuju perdamaian tidak pernah mudah. Namun sebagai orang beriman, Kepala Negara mengingatkan kita juga yakin pertolongan Allah SWT itu sangat dekat. “Kita tidak boleh putus harapan, apalagi putus asa,” ujarnya.

Di sinilah, lanjut Presiden Jokowi, peran kunci para ulama dalam menjaga momentum dan optimisme ummah akan perdamaian.

“Ulama adalah agen perdamaian, ulama didengar, ulama diturut, ulama diteladani oleh ummah, ulama memiliki kharisma, ulama memiliki otoritas, ulama memiliki kekuatan untuk membentuk wajah ummah yang damai,” tutur Presiden.

Melalui suara ulama, khususnya para ulama dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia, Presiden Jokowi berharap, kiranya semangat ukhuwah untuk perdamaian di Afghanistan dapat diperkuat.

Untuk itu, Presiden Jokowi menyerukan, agar pertemuan trilateral ulama itu diniatkan semata hanya untuk meraih rida Allah SWT,  melalui menabur benih-benih perdamaian dan menghindari kekerasan di antara hamba-hambanya.

“Dengan niat yang ikhlas pertemuan trilateral para ulama insyaallah akan menjadi kontribusi konkret bagi perdamaian di Afghanistan,” ucap Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.



 

BERITA LAINNYA



Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan

 

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Presiden Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan