PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya  




Senin 19 November 2018

20:48 WIB

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya
@prfmnews

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya
PRFMNewsChannel

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya
Kamis 08 November 2018, 14:27 WIB

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya
PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya




PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Istimewa

(PRFM) - Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla resmi membuka Indo Defence 2018 Expo dan Forum  Rabu 7 November 2018. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu beserta Jajaran Direksi BUMN Industri Strategis (BUMNIS). Acara tersebut berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 7-10 November 2018. Dan Booth PTDI terletak di BUMNIS Paviliun, Hall D.

PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) menampilkan produk andalannya, seperti CN235-220, NC212i, KFX/IFX dan juga produk terbaru karya anak bangsa N219 Nurtanio. Bertepatan dengan penyelenggaraan Indo Defence, Aerospace, Helicopter and Marine 2018 Expo & Forum, PTDI melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dengan Tim Fasilitasi Pemerintah dalam Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA), tentang Fasilitasi Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah Terhadap Penerima Modal (Investee).

“PTDI sebagai salah satu BUMN Industri Strategis dan Industri Pertahanan RI ikut serta dalam kegiatan Indodefence 2018 Expo & Forum ini adalah untuk memperluas pangsa pasar, jaringan dan juga sebagai langkah dalam peningkatan ekspor produk PTDI”, kata Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima PRFM.

Pengunjung dapat melihat pesawat model dan mendapatkan informasi terbaru dari Kiosk (media interaktif) yang menampilkan berbagai produk dan jasa yang dihasilkan PTDI, diantaranya :

CN235-220

Pesawat CN235, merupakan pesawat multirole dengan konfigurasi yang dapat diubah secara cepat (Quick Change Configurations) untuk digunakan dalam berbagai misi, mulai dari misi pengintaian dan patroli maritim, angkutan pasukan bersenjata, evakuasi medis, angkutan penumpang dan VVIP, hingga angkutan barang. Hingga saat ini, PTDI telah mampu mengekspor pesawat CN235 ke beberapa negara, seperti Thailand, Malaysia, Uni Emirat Arab, Senegal, Burkina Faso, Brunei Darussalam, Pakistan dan Korea Selatan. 

Pangsa pasar pesawat CN235 masih sangat menjanjikan, khususnya di Afrika. Dalam 10 tahun ke depan terdapat potensi replacement (mengganti populasi pesawat yang berumur diatas 30 tahun) untuk pesawat sekelas CN235 di negara-negara Afrika adalah sebanyak 95 (sembilan puluh lima) unit, sedangkan untuk pesawat NC212i adalah sebanyak 29 (dua puluh sembilan) unit dan pesawat N219 sebanyak 111 (seratus sebelas) unit.

Target ekspor pesawat CN235 di Afrika saat ini selain Senegal dan Pantai Gading adalah Sudan, Kenya, Nigeria, Mozambique, Madagascar. Selain kelima negara tersebut, beberapa negara lain di Afrika yang dijadikan target adalah Sierra Leone, Mali dan The Gambia.

Selain di benua Afrika, PTDI juga memiliki target pasar di wilayah Asia Pasifik, Oceania dan Timur Tengah. 

NC212i

Pesawat NC212i yang merupakan pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan daya angkut 28 penumpang, memiliki ramp door, kabin yang luas dikelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern, biaya operasi yang lebih rendah namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil. Pesawat NC212i dapat juga digunakan sebagai pembuat hujan, patroli maritim dan penjaga pantai. 

Pada 2018, PTDI telah berhasil melakukan serah terima 2 unit NC212i untuk Philippine Air Force dan 3 unit pesawat NC212i Military Transport untuk Vietnam Air Force. 

PTDI juga memiliki Kontrak Berjalan Ekspor periode tahun 2018-2020 sebanyak 2 unit pesawat NC212i Paratroop version untuk Ministry of Agriculture, Thailand, 1 unit CN235-220 Troop & Paratroop version untuk Nepalese Army dan 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft untuk Senegal Air Force.

N219 Nurtanio 

Pesawat N219, saat ini kami masih menjalani serangkaian pengujian sertifikasi. Proses sertifikasi merupakan proses penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan karena akan digunakan oleh customer dan masyarakat umum.

Prototype ke-2 pesawat N219 Nurtanio, saat ini sudah melalui tahap Fuel Calibration Test dan Ground Run Test. Prototype ke-2 pesawat N219 Nurtanio ditargetkan akan segera diuji terbang paling lambat akhir bulan ini.

PTDI bersama Kementerian Perhubungan terus berupaya untuk mempercepat proses sertifikasi sehingga pesawat N219 dapat segera dikomersialkan. 

Pesawat N219 akan diproduksi secara bertahap. Pada awalnya akan diproduksi 6 unit dengan menggunakan kapasitas produksi eksisting, kemudian dengan menjalankan sistem automasi pada proses manufacturing, secara bertahap kemampuan delivery akan terus meningkat sampai mencapai 36 unit per tahun.

KFX/IFX

Pesawat tempur yang dikembangkan berdasarkan requirement dan konsep operasi TNI AU dan ROKAF. Medium class 4.5 Generation Multi Role Fighter Aircraft dengan kemampuan F16++.

1. Semi-Stealth (Low Observable)

2. Smart Avionics with Sensor Fusion

3. Beyond & Within Visual Range Weapon System

4. Highly Maneuverable

5. Interoperability Concept




PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

 

BERITA TERKAIT


PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya
 

BERITA PILIHAN


PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

 

BERITA LAINNYA

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

Yuk Berperilaku Sehat Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Senin 19 November 2018


Irfan Suryanagara Siap Tingkatkan Prestasi Olahraga Rugbi di Jabar
Senin 19 November 2018 PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya "Masih Biru", Bobotoh Sambut Hangat Miljan Radovic
Senin 19 November 2018 PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya Persib Butuh Evaluasi
Senin 19 November 2018 PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya Miljan Radovic Kembali ke Persib
Senin 19 November 2018 PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya Ridwan Kamil Lakukan Transformasi Birokrasi untuk Kemajuan Jabar
Senin 19 November 2018 PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya Manajemen Segera Selesaikan Masalah Internal Persib
Senin 19 November 2018 PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

 

 

BERITA TERKAIT

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya
Kamis 08 November 2018, 14:27 WIB

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya
PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya


PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Istimewa


(PRFM) - Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla resmi membuka Indo Defence 2018 Expo dan Forum  Rabu 7 November 2018. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu beserta Jajaran Direksi BUMN Industri Strategis (BUMNIS). Acara tersebut berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 7-10 November 2018. Dan Booth PTDI terletak di BUMNIS Paviliun, Hall D.

PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) menampilkan produk andalannya, seperti CN235-220, NC212i, KFX/IFX dan juga produk terbaru karya anak bangsa N219 Nurtanio. Bertepatan dengan penyelenggaraan Indo Defence, Aerospace, Helicopter and Marine 2018 Expo & Forum, PTDI melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dengan Tim Fasilitasi Pemerintah dalam Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA), tentang Fasilitasi Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah Terhadap Penerima Modal (Investee).

“PTDI sebagai salah satu BUMN Industri Strategis dan Industri Pertahanan RI ikut serta dalam kegiatan Indodefence 2018 Expo & Forum ini adalah untuk memperluas pangsa pasar, jaringan dan juga sebagai langkah dalam peningkatan ekspor produk PTDI”, kata Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima PRFM.

Pengunjung dapat melihat pesawat model dan mendapatkan informasi terbaru dari Kiosk (media interaktif) yang menampilkan berbagai produk dan jasa yang dihasilkan PTDI, diantaranya :

CN235-220

Pesawat CN235, merupakan pesawat multirole dengan konfigurasi yang dapat diubah secara cepat (Quick Change Configurations) untuk digunakan dalam berbagai misi, mulai dari misi pengintaian dan patroli maritim, angkutan pasukan bersenjata, evakuasi medis, angkutan penumpang dan VVIP, hingga angkutan barang. Hingga saat ini, PTDI telah mampu mengekspor pesawat CN235 ke beberapa negara, seperti Thailand, Malaysia, Uni Emirat Arab, Senegal, Burkina Faso, Brunei Darussalam, Pakistan dan Korea Selatan. 

Pangsa pasar pesawat CN235 masih sangat menjanjikan, khususnya di Afrika. Dalam 10 tahun ke depan terdapat potensi replacement (mengganti populasi pesawat yang berumur diatas 30 tahun) untuk pesawat sekelas CN235 di negara-negara Afrika adalah sebanyak 95 (sembilan puluh lima) unit, sedangkan untuk pesawat NC212i adalah sebanyak 29 (dua puluh sembilan) unit dan pesawat N219 sebanyak 111 (seratus sebelas) unit.

Target ekspor pesawat CN235 di Afrika saat ini selain Senegal dan Pantai Gading adalah Sudan, Kenya, Nigeria, Mozambique, Madagascar. Selain kelima negara tersebut, beberapa negara lain di Afrika yang dijadikan target adalah Sierra Leone, Mali dan The Gambia.

Selain di benua Afrika, PTDI juga memiliki target pasar di wilayah Asia Pasifik, Oceania dan Timur Tengah. 

NC212i

Pesawat NC212i yang merupakan pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan daya angkut 28 penumpang, memiliki ramp door, kabin yang luas dikelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern, biaya operasi yang lebih rendah namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil. Pesawat NC212i dapat juga digunakan sebagai pembuat hujan, patroli maritim dan penjaga pantai. 

Pada 2018, PTDI telah berhasil melakukan serah terima 2 unit NC212i untuk Philippine Air Force dan 3 unit pesawat NC212i Military Transport untuk Vietnam Air Force. 

PTDI juga memiliki Kontrak Berjalan Ekspor periode tahun 2018-2020 sebanyak 2 unit pesawat NC212i Paratroop version untuk Ministry of Agriculture, Thailand, 1 unit CN235-220 Troop & Paratroop version untuk Nepalese Army dan 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft untuk Senegal Air Force.

N219 Nurtanio 

Pesawat N219, saat ini kami masih menjalani serangkaian pengujian sertifikasi. Proses sertifikasi merupakan proses penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan karena akan digunakan oleh customer dan masyarakat umum.

Prototype ke-2 pesawat N219 Nurtanio, saat ini sudah melalui tahap Fuel Calibration Test dan Ground Run Test. Prototype ke-2 pesawat N219 Nurtanio ditargetkan akan segera diuji terbang paling lambat akhir bulan ini.

PTDI bersama Kementerian Perhubungan terus berupaya untuk mempercepat proses sertifikasi sehingga pesawat N219 dapat segera dikomersialkan. 

Pesawat N219 akan diproduksi secara bertahap. Pada awalnya akan diproduksi 6 unit dengan menggunakan kapasitas produksi eksisting, kemudian dengan menjalankan sistem automasi pada proses manufacturing, secara bertahap kemampuan delivery akan terus meningkat sampai mencapai 36 unit per tahun.

KFX/IFX

Pesawat tempur yang dikembangkan berdasarkan requirement dan konsep operasi TNI AU dan ROKAF. Medium class 4.5 Generation Multi Role Fighter Aircraft dengan kemampuan F16++.

1. Semi-Stealth (Low Observable)

2. Smart Avionics with Sensor Fusion

3. Beyond & Within Visual Range Weapon System

4. Highly Maneuverable

5. Interoperability Concept




 

BERITA LAINNYA



PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

Yuk Berperilaku Sehat Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Senin 19 November 2018
Kota Bandung


PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

Persib Butuh Evaluasi
Senin 19 November 2018
PERSIB


PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

Miljan Radovic Kembali ke Persib
Senin 19 November 2018
PERSIB


PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya

 

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

PTDI Ikuti Indo Defence 2018 Tampilkan Pesawat Terbaiknya