Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi  




Sabtu 17 November 2018

00:51 WIB

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
@prfmnews

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
PRFMNewsChannel

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
Selasa 17 April 2018, 18:27 WIB
Pilgub Jabar 2018

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi




Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Rilis

BANDUNG, (PRFM) - Pembekalan antikorupsi merupakan bagian dari upaya membangun integritas dan memantapkan komitmen antikorupsi terutama bagi para penyelenggara negara. Hal ini disampaikan Ridwan Kamil saat mengikuti acara Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN hari ini di Gedung Sate, Bandung, Selasa (17/4/2018). 

Acara yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Ketua KPU Prov. Jawa Barat, Yayat Hidayat.

"Alhamdulillah, saat kami memimpin Kota Bandung, sejak awal sebagai Wali Kota kami sudah bekerjasama dengan KPK dalam upaya pencegahan korupsi," ungkap Emil dalam siaran persnya. 

Menurut Emil, keteladanan pemimpin memiliki pengaruh besar dalam upaya mencegah perilaku korupsi. Oleh karena itu, saat memimpin Kota Bandung, dirinya senantiasa mengingatkan seluruh jajaran pemerintah Kota Bandung untuk menghindari praktek-praktek korupsi.

"Tak hanya mengingatkan, kami juga membuat sistem yang tidak memungkinkan ASN kota Bandung, melakukan korupsi yaitu aplikasi e-budgeting, yang mengunci perencanaan dan pengelolaan keuangan Pemkot Bandung sejak dari awal," urainya.

Apa yang telah dilakukannya di Kota Bandung, menurut Emil, akan dibawanya ke Provinsi Jawa Barat, untuk juga diterapkan di 27 kabupaten/ Kota yang ada di Jabar. Ini karena pasangan RINDU memiliki komitmen untuk berpegang teguh pada nilai-nilai integritas dan antikorupsi.

Sementara itu menurut Komisioner KPK Basaria Pandjaitan, apa yang dilakukan KPK dengan membekali para calon gubernur dan wakil gubernur merupakan yang pertamakali dilakukan.

Tahun sebelumnya, kegiatan pembekalan dilakukan setelah kepala daerah terpilih. "Namun tahun ini, pembekalan dilakukan awal untuk memberikan pemahaman yang lebih preventif terkait korupsi, saat nantinya para calon terpilih menjadi kepala daerah," ungkap Basaria.

Senada dengan Basaria, Mendagri Tjahjo Kumolo yang menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam pembekalan ini menegaskan, pentingnya para calon kepala daerah mendapatkan pembekalan terkait pencegahan korupsi.

Tjahjo mencontohkan adanya beberapa kasus pemimpin daerah, yang tertangkap KPK karena membantu orang tuanya, yang sebelumnya adalah kepala daerah, atau yang dikenal dengan istilah politik dinasti. 

Selain itu, ditambahkan Tjahjo, area rawan lain selain hibah dan bansos, dalam praktek korupsi para kepala daerah adalah dalam bidang perencanaan keuangan daerah.

Tjahjo memuji upaya yang dilakukan beberapa daerah seperti Kota Bandung, Kota Bogor, Solo, Banyuwangi yang telah menerapkan perencananaan keuangan daerah secara baik dan juga telah menerapkan e-bujeting.



Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
 

BERITA PILIHAN


Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

 

BERITA LAINNYA

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Pengamat: Dibutuhkan Konsistensi untuk Menimbulkan Efek Jera
Jumat 16 November 2018


Pengamat: Dibutuhkan Konsistensi untuk Menimbulkan Efek Jera
Jumat 16 November 2018 Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi Potret Pemahaman Mahasiswa Terhadap Pemilu Serentak 2019
Jumat 16 November 2018 Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi Anggota DPR Sebut Pengelolaan Museum Perlu Dioptimalkan
Jumat 16 November 2018 Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi Lindungi Anak dari Jaringan Terorisme dan Paham Radikalisme
Jumat 16 November 2018 Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi Pemprov Ingin Tambah Gairah Kepariwisataan dengan FGS
Jumat 16 November 2018 Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi Laga PSM vs Persija Berakhir Imbang, Persib Masih Berpeluang Juara
Jumat 16 November 2018 Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

 

 

BERITA TERKAIT


Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
Selasa 17 April 2018, 18:27 WIB
Pilgub Jabar 2018

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi
Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi


Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Rilis


BANDUNG, (PRFM) - Pembekalan antikorupsi merupakan bagian dari upaya membangun integritas dan memantapkan komitmen antikorupsi terutama bagi para penyelenggara negara. Hal ini disampaikan Ridwan Kamil saat mengikuti acara Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN hari ini di Gedung Sate, Bandung, Selasa (17/4/2018). 

Acara yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Ketua KPU Prov. Jawa Barat, Yayat Hidayat.

"Alhamdulillah, saat kami memimpin Kota Bandung, sejak awal sebagai Wali Kota kami sudah bekerjasama dengan KPK dalam upaya pencegahan korupsi," ungkap Emil dalam siaran persnya. 

Menurut Emil, keteladanan pemimpin memiliki pengaruh besar dalam upaya mencegah perilaku korupsi. Oleh karena itu, saat memimpin Kota Bandung, dirinya senantiasa mengingatkan seluruh jajaran pemerintah Kota Bandung untuk menghindari praktek-praktek korupsi.

"Tak hanya mengingatkan, kami juga membuat sistem yang tidak memungkinkan ASN kota Bandung, melakukan korupsi yaitu aplikasi e-budgeting, yang mengunci perencanaan dan pengelolaan keuangan Pemkot Bandung sejak dari awal," urainya.

Apa yang telah dilakukannya di Kota Bandung, menurut Emil, akan dibawanya ke Provinsi Jawa Barat, untuk juga diterapkan di 27 kabupaten/ Kota yang ada di Jabar. Ini karena pasangan RINDU memiliki komitmen untuk berpegang teguh pada nilai-nilai integritas dan antikorupsi.

Sementara itu menurut Komisioner KPK Basaria Pandjaitan, apa yang dilakukan KPK dengan membekali para calon gubernur dan wakil gubernur merupakan yang pertamakali dilakukan.

Tahun sebelumnya, kegiatan pembekalan dilakukan setelah kepala daerah terpilih. "Namun tahun ini, pembekalan dilakukan awal untuk memberikan pemahaman yang lebih preventif terkait korupsi, saat nantinya para calon terpilih menjadi kepala daerah," ungkap Basaria.

Senada dengan Basaria, Mendagri Tjahjo Kumolo yang menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam pembekalan ini menegaskan, pentingnya para calon kepala daerah mendapatkan pembekalan terkait pencegahan korupsi.

Tjahjo mencontohkan adanya beberapa kasus pemimpin daerah, yang tertangkap KPK karena membantu orang tuanya, yang sebelumnya adalah kepala daerah, atau yang dikenal dengan istilah politik dinasti. 

Selain itu, ditambahkan Tjahjo, area rawan lain selain hibah dan bansos, dalam praktek korupsi para kepala daerah adalah dalam bidang perencanaan keuangan daerah.

Tjahjo memuji upaya yang dilakukan beberapa daerah seperti Kota Bandung, Kota Bogor, Solo, Banyuwangi yang telah menerapkan perencananaan keuangan daerah secara baik dan juga telah menerapkan e-bujeting.



 

BERITA LAINNYA



Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi

 

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Ridwan Kamil: Keteladanan Pemimpin Kunci Utama Pencegahan Korupsi