Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor  




Selasa 24 April 2018

00:45 WIB

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
@prfmnews

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
PRFMNewsChannel

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
Senin 16 April 2018, 13:11 WIB
Pilgub Jabar 2018

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor




Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil berkomitmen untuk memekarkan tiga wilayah baru di Kabupaten Bogor yaitu Kabupaten Bogor Timur, Bogor Barat dan Bogor Selatan. Hal tersebut ia ungkapkan setelah mendengar berbagai permasalahan yang mendasari pemekaran saat temu dengar dengan Presidium Calon Daerah Otonomi Baru Wilayah Bogor di Olympic Renotel, Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (15/4/2018). 


“Tidak diminta (oleh Presidium) punsaya akan bawa ke pemerintah pusat untuk dimekarkan, karena saya ikut merasakan ketimpangan yang ada di Jawa Barat. Pemekaran wilayah adalah komitmen politik yang menjadi visi misi dari pasangan Rindu,” ujar Ridwan Kamil. 


Pria yang akrab disapa Kang Emil pun membandingkan ketimpangan antara Bali yang berpenduduk empat juta jiwa dengan Bogor yang hampir enam juta jiwa.


“Bali penduduknya hanya empat juta tapi diurus oleh sembilan wilayah, sedangkan Bogor ini hampir enam juta penduduknya tapi hanya diurus oleh satu kepala daerah. Bisa dilihat sendiri mana yang lebih sejahtera,” tambah Kang Emil. 


Sementara itu Sekjen Forum Komunikasi Nasional Calon Daerah Otonomi Baru, Bayu Rusnandar mengatakan, pemekaran tiga wilayah baru di Bogor ini bukanlah sebuah produk instan demi transaksional politik semata, tapi telah melalui kajian ilmiah mendalam dan didasari atas kebutuhan mendesak karena ketimpangan dan kurang meratanya perhatian dari pemerintah baik itu pusat maupun daerah. 


“Pemekaran itu bukan produk instan, juga bukan karena kepentingan transaksional politik. Pemekaran Bogor esensinya adalah memperjuangkan kesejahteraan rakyat, karena di Bogor itu unik, daerahnya sangat luas, penduduknya padat, PAD-nya tinggi tapi banyak ketimpangan,” ujarnya.

 

Ditambahkan Bayu, diantara pasangan calon Gubernur lainnya, hanya Pasangan Rindu (Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum) yang betul-betul memberi perhatian terhadap permasalahan pemekaran ini. 


“Kami sangat mengapresiasi, maka dari itu kami akan dukung untuk memenangkan Pasangan Rindu yang benar-benar peduli terhadap permasalahan pemekaran ini.” tegasnya.


Sementara itu Dewan Penasihat Daerah Otonomi Baru Bogor Timur, Zaenal Abidin berharap bahwa Ridwan Kamil mampu mewujudkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Bogor Timur. 


“Daerah timur adalah daerah yang paling kacau, terutama infrastruktur dan pelayanan publiknya. Padahal dari sumbangan (PAD) besar karena wilayah industri. Mohon ini bukan hanya dikawal, tapi sebagai aspirasi yang ingin diwujudkan oleh Kang Emil,” pinta Zaenal. 


Senada dengan Zaenal, H. Agus Halamdani, perwakilan dari Bogor Barat juga menyampaikan harapan yang sama. 


“Kondisi infrastruktur di Barat sangat buruk, jalan itu sama seperti kali, dan juga di kami masalah pendidikan jauh dibawah standar, jangankan SMP, SD saja banyak yang tidak lulus. Kami minta ke Kang Emil nanti jika jadi Gubernur jangan ada lagi daerah yang di anaktirikan,” 


Ketua Presidium Bogor Selatan, Isman Kadar juga menilai kondisi ekonomi yang ada di Bogor Selatan tidak sebanding dengan Infrastruktur yang ada. 


“Yang paling dirasakan adalah wilayah Puncak, karena jalannya itu-itu saja, tidak pernah diperbesar, sistem one way tidak membantu. Padahal dari segi ekonomi pendapatan dari wisata sangat bagus sekali. Ini yang tidak diperhatikan, banyak yang dirugikan karena kemacetan,” katanya. 


Konsep pengembangan Bogor Selatan menurut Guru Besar Lingkungan Hidup Universitas Pakuan ini nantinya akan berbasis ekowisata yang mengedepankan budaya sebagai daya tarik wisatanya. 


“Pengembangan infrastruktur sangat penting tapi harus juga memperhatikan lingkungan, nantinya akan dibuat cluster-cluster untuk wilayah wisata,” katanya.




Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
 

BERITA PILIHAN


Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

 

BERITA LAINNYA

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Sempat Alami Gangguan Server, Pelaksanaan UNBK SMP Diklaim Berjalan Lancar
Senin 23 April 2018


Polsek Kadipaten Amankan Ribuan Liter Tuak yang Akan Dikirim ke Cicalengka
Senin 23 April 2018 Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor Polsek Kadipaten Amankan Ribuan Liter Tuak yang Akan Dikirim ke Cicalengka
Senin 23 April 2018 Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor DLH KBB Masih Tunggu Hasil Lab Sampel Limbah Pabrik PT Brother
Senin 23 April 2018 Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor DLH KBB Masih Tunggu Hasil Lab Sampel Limbah Pabrik PT Brother
Senin 23 April 2018 Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor Pemprov Jabar Bakal Perketat Pengawasan TKA
Senin 23 April 2018 Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor Aher Ajak Mahasiswa Ciptakan Solusi untuk Kesejahteraan Rakyat
Senin 23 April 2018 Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

 

 

BERITA TERKAIT


Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
Senin 16 April 2018, 13:11 WIB
Pilgub Jabar 2018

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor
Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor


Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil berkomitmen untuk memekarkan tiga wilayah baru di Kabupaten Bogor yaitu Kabupaten Bogor Timur, Bogor Barat dan Bogor Selatan. Hal tersebut ia ungkapkan setelah mendengar berbagai permasalahan yang mendasari pemekaran saat temu dengar dengan Presidium Calon Daerah Otonomi Baru Wilayah Bogor di Olympic Renotel, Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (15/4/2018). 


“Tidak diminta (oleh Presidium) punsaya akan bawa ke pemerintah pusat untuk dimekarkan, karena saya ikut merasakan ketimpangan yang ada di Jawa Barat. Pemekaran wilayah adalah komitmen politik yang menjadi visi misi dari pasangan Rindu,” ujar Ridwan Kamil. 


Pria yang akrab disapa Kang Emil pun membandingkan ketimpangan antara Bali yang berpenduduk empat juta jiwa dengan Bogor yang hampir enam juta jiwa.


“Bali penduduknya hanya empat juta tapi diurus oleh sembilan wilayah, sedangkan Bogor ini hampir enam juta penduduknya tapi hanya diurus oleh satu kepala daerah. Bisa dilihat sendiri mana yang lebih sejahtera,” tambah Kang Emil. 


Sementara itu Sekjen Forum Komunikasi Nasional Calon Daerah Otonomi Baru, Bayu Rusnandar mengatakan, pemekaran tiga wilayah baru di Bogor ini bukanlah sebuah produk instan demi transaksional politik semata, tapi telah melalui kajian ilmiah mendalam dan didasari atas kebutuhan mendesak karena ketimpangan dan kurang meratanya perhatian dari pemerintah baik itu pusat maupun daerah. 


“Pemekaran itu bukan produk instan, juga bukan karena kepentingan transaksional politik. Pemekaran Bogor esensinya adalah memperjuangkan kesejahteraan rakyat, karena di Bogor itu unik, daerahnya sangat luas, penduduknya padat, PAD-nya tinggi tapi banyak ketimpangan,” ujarnya.

 

Ditambahkan Bayu, diantara pasangan calon Gubernur lainnya, hanya Pasangan Rindu (Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum) yang betul-betul memberi perhatian terhadap permasalahan pemekaran ini. 


“Kami sangat mengapresiasi, maka dari itu kami akan dukung untuk memenangkan Pasangan Rindu yang benar-benar peduli terhadap permasalahan pemekaran ini.” tegasnya.


Sementara itu Dewan Penasihat Daerah Otonomi Baru Bogor Timur, Zaenal Abidin berharap bahwa Ridwan Kamil mampu mewujudkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Bogor Timur. 


“Daerah timur adalah daerah yang paling kacau, terutama infrastruktur dan pelayanan publiknya. Padahal dari sumbangan (PAD) besar karena wilayah industri. Mohon ini bukan hanya dikawal, tapi sebagai aspirasi yang ingin diwujudkan oleh Kang Emil,” pinta Zaenal. 


Senada dengan Zaenal, H. Agus Halamdani, perwakilan dari Bogor Barat juga menyampaikan harapan yang sama. 


“Kondisi infrastruktur di Barat sangat buruk, jalan itu sama seperti kali, dan juga di kami masalah pendidikan jauh dibawah standar, jangankan SMP, SD saja banyak yang tidak lulus. Kami minta ke Kang Emil nanti jika jadi Gubernur jangan ada lagi daerah yang di anaktirikan,” 


Ketua Presidium Bogor Selatan, Isman Kadar juga menilai kondisi ekonomi yang ada di Bogor Selatan tidak sebanding dengan Infrastruktur yang ada. 


“Yang paling dirasakan adalah wilayah Puncak, karena jalannya itu-itu saja, tidak pernah diperbesar, sistem one way tidak membantu. Padahal dari segi ekonomi pendapatan dari wisata sangat bagus sekali. Ini yang tidak diperhatikan, banyak yang dirugikan karena kemacetan,” katanya. 


Konsep pengembangan Bogor Selatan menurut Guru Besar Lingkungan Hidup Universitas Pakuan ini nantinya akan berbasis ekowisata yang mengedepankan budaya sebagai daya tarik wisatanya. 


“Pengembangan infrastruktur sangat penting tapi harus juga memperhatikan lingkungan, nantinya akan dibuat cluster-cluster untuk wilayah wisata,” katanya.




 

BERITA LAINNYA



Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor

 

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Ridwan Kamil Komitmen Mekarkan Tiga Wilayah Baru di Bogor